Setiap kali percakapan tentang fondasi kebangsaan dibuka kembali, kita menyaksikan negara kerap terjebak dalam ambivalensi Pancasila. Sebuah frasa populer kerap diucapkan untuk melunakkan ketegangan: “Indonesia bukan negara Islam, tetapi negara Islami.” Sepintas, ungkapan ini terdengar menyejukkan. Namun, jika timbangan egaliter diletakkan secara jujur...
Jakarta (TI 26 Juni 2011) Tingkat kepuasan publik atas kinerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menurun tajam 9,5 persen, dari tingkat kepuasaan sebanyak 56,7 persen pada Januari 2011 menjadi 47,2 persen pada Juni 2011. Penurunan tersebut dibuktikan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang dilaksanakan pada 1-7 Juni 2011 dengan 1.200 responden di 33 provinsi, menggunakan teknik wawancara tatap muka dan tingkat kesalahan 2,9 persen.
Catatan Kilas Ch. Robin Simanullang (10/2/2011) | Bagi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), yang tercermin dari sikap ketua umumnya, Megawati Soekarnoputri, berpolitik itu sebuah kepastian, ada visi dan prinsip yang teguh. Sikap ini seringkali dimanfaatkan partai dan politisi lain demi kepentingan politik mereka, terutama politik transaksional. Tampaknya, PDIP juga menyadari hal ini, sehingga dalam implementasi prinsipnya sudah semakin matang.
Oleh Prof. Dr. Romli Atmasasmita, SH, LLM | Kondisi negara hukum di Indonesia saat ini selain diisi oleh aktivitas lembaga penegak hukum, juga dipenuhi aktivitas mafia hukum dan peradilan jalanan. Pengadilan sebagai benteng terakhir menggapai keadilan sejak masa lampau dalam praktik di Indonesia ternyata kalah pengaruh dari "peradilan jalanan".
Oleh Prof. Dr. Azyumardi Azra | Ambang krisis yang dihadapi rezim Yudhoyono bisa meningkat menjadi krisis sepenuhnya jika masyarakat tetap tak melihat adanya tanda-tanda meyakinkan bagi perbaikan keadaan. Guna mencegah krisis sepenuhnya, presiden seyogianya mengambil kebijakan dan langkah drastis. Kepemimpinan nasional memerlukan keberanian dan ketegasan.
Oleh Dr. Donny Gahral Adian, M.Hum | Kesantunan adalah ukuran politik yang berbahaya. Kesantunan dapat menyembunyikan semacam otoritarianisme baru yang halus dan hegemonik. Pemimpin otoriter dapat mengaburkan otoritarianismenya dengan kesantunan sehingga rakyat pun menjadi bimbang untuk segera memberikan penilaian.
KH Muhammad Ilyas Ruchyat, Anggota DPA Komisi Kesra (1998-2003 / Ajengan Pesantren Cipasung | 31 Jan 1934 - 18 Des 2007 | Ensiklopedi | M | Laki-laki, Islam, Jawa Barat, Nahdlatul Ulama, MPR, Pesantren, NU
DR. H. Salim Segaf Al Jufri, MA, Menteri Sosial dalam Kabinet Indonesia Bersatu II, 2010-2014 / Dorong Kemensos Lebih Profesional | 17 Jul 1954 | Ensiklopedi | S | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, Menteri, sosial, LSM, pekerja sosial, kesejahteraan sosial, anak jalanan
Rizal Ramli, Menteri Keuangan Kabinet Persatuan / Merasa Reformis Tulen | 10 Mei 1953 | Direktori | R | Laki-laki, Islam, Sumatera Barat, Menteri, keuangan, Perekonomia, Econit, Universitas Boston
Titi Qadarsih, Pemimpin dan guru Titi Studio Club (1978 -2000) / Embah Modelling Indonesia | 22 Sept 1945 | Direktori | T | Perempuan, Islam, Jawa Timur, Guru, film, pemain, peragawati, pengisi, suara
Franklin Hubert Sahilatua, Penyanyi, pencipta lagu / Rindu Indonesia Jaya | 16 Agts 1953 - 20 Apr 2011 | Direktori | F | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, Penyanyi, aktivis, kritik sosial, balada
Roedjito (Mas Djito), Skenografer / Tokoh Seni di Balik Layar | 21 Jun 1932 - 26 Sept 2003 | Direktori | R | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, pendiri, skenografer, IKJ
Prof Dr Sri Widiyantoro, Guru Besar Pertama di ITB dan Indonesia dalam bidang Seismologi / Membedah Lempeng Bumi | 5 Des 1962 | Wiki-tokoh | S | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, Dosen, peneliti, geofisika, seismolog, gempa
Abdullah, Membuat komik dan mengelola komikpalsu.blogspot.com / Berdialog lewat Komik | 14 Agts 1975 | Wiki-tokoh | A | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, hukum, Komikus
H Tegep Oktaviansyah, S.Sin, Pemilik dan desainer Tegep Boots, 1999-sekarang / Melangkah Tegap dengan Boots | 31 Okt 1972 | Wiki-tokoh | T | Laki-laki, Lainnya, Jawa Barat, desainer, sepatu bot
Jenderal Besar Sudirman, Panglima Besar TKR/TNI / Panglima dan Jenderal Besar Pertama RI | 24 Jan 1916 - 29 Jan 1950 | Pahlawan | S | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, Pahlawan, TNI, Jenderal Besar, Panglima, Guru, PETA, Pahlawan pembela kemerdekaan, TKR
Prof Mr. R. H. Iwa Kusuma Sumantri, Menteri Sosial dalam kabinet presidensial pertama / Pejuang Multi Bidang | 31 Mei 1899 - 27 Nov 1971 | Pahlawan | I | Laki-laki, Islam, Jawa Barat, pahlawan nasional, Pahlawan, Menteri, Rektor, DPA
Mayor Jenderal Anumerta Donald Isac Panjaitan, Atase Militer RI di Bonn, Jerman Barat / Pembongkar Konspirasi PKI - RRC | 9 Jun 1925 - 1 Okt 1965 | Pahlawan | P | Laki-laki, Kristen Protestan, Sumatera Utara, Pahlawan, Pahlawan Revolusi, TNI-AD, Mayjen, TKR, Atase