Oleh: Ali Aminulloh
Ketika bangsa Indonesia beramai-ramai menurunkan Sang Merah Putih pada sore 17 Agustus, Syaykh Al-Zaytun justru mengajukan pertanyaan yang tidak lazim: mengapa bendera yang pagi harinya dinaikkan dengan penuh kehormatan harus diturunkan hanya beberapa jam kemudian? Pertanyaan sederhana itu membongkar sebuah ironi...
Di tengah gencarnya upaya Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan penghijauan dan memperluas ruang terbuka hijau (RTH) antara lain dengan mengampanyekan gerakan menanam pohon, justru masih terjadi penebangan, pembakaran dan penyiksaan pohon di beberapa tempat yang dilakukan ‘instansi’ pemerintah.
Oleh Prof. Dr. Romli Atmasasmita: Hui-mui sebaik apa pun penyusunannya, sepanjang dilakukan manusia, tetap saja hilang kesempurnaan dan nilai kemanusiaannya ketika dijalankan dalam praktik- Hal ini sudah tentu di luar jangkauan persepsi dan pemikiran para pembentuk undang-undang dan para ahli teori hukum yang tak pernah menyelami realitas hukum dalam kehidupan sehari-hari.
Republik ini, telah melahirkan negarawan-negarawan hebat seperti Bung Karno, Bung Hatta, Kyai Haji Agus Salim, Syahrir, Kyai Wahid Hasyim, Jenderal Sudirman, Letjen TB Simatupang dan masih banyak lagi. Mereka sungguh tulus mengabdikan diri untuk kepentingan bangsa dan negaranya di atas kepentingan diri dan kelompoknya sendiri.
Oleh Ahmad Syafii Maarif | Rezim ini sudah sejak awal sarat dililit oleh berbagai borok: skandal Bank Century dan kriminalisasi Antasari, Bibit- Chandra, serta Susno Duadji. Satu borok dicoba ditutup, borok yang lain mencuat. Panorama ini belum akan berakhir sampai terciptanya sebuah perubahan yang mendasar. Kini muncul pula kasus Muhammad Nazaruddin yang sangat memalukan kita semua.
Oleh Prof. Dr. Daoed Joesoef | Di zaman edan sekarang, praktik Parpol kita malah cenderung mengembangkan jiwa pengkhianatan di kalangan para politikus. Mereka adalah orang-orang yang seenaknya pindah dari satu partai ke lain partai bagai bajing loncat.
Amir Syamsuddin, SH, Menteri Hukum dan HAM (2011-2014) / Pawang Integritas Kemenkum dan HAM | 27 Mei 1946 | Direktori | A | Laki-laki, Islam, Sulawesi Selatan, Menteri, UI, hukum, pengacara, hukum dan HAM, Ikadin
Franciscus Xaverius Seda, Menteri Keuangan (1966-1968) / Dedikasi dan Integritas untuk Bangsa | 4 Okt 1926 - 31 Des 2009 | Ensiklopedi | F | Laki-laki, Kristen Katolik, Nusa Tenggara Timur, Menteri, Duta Besar, Atmajaya, Dekan, DPA
Pantau Tahun II Nomor 015 – Juli 2001: Namanya mulai dikenal ketika ia mengumumkan hasil analisis keabsahan suara Jaksa Agung Andi Muhammad Ghalib dengan Presiden B.J. Habibie kala itu. Majalah Panji memuat transkrip percakapan keduanya. Isinya Habibie secara halus minta Ghalib bersikap lunak terhadap Soeharto, diktator Orde Baru dan mentor Habibie itu.
Rita Sri Wahyusih Subowo, Ketua Umum KONI Pusat 2007-2011 / Ketua Umum KONI Pusat | 27 Jul 1948 | Ensiklopedi | R | Perempuan, Islam, DI Yogyakarta, Ketua Umum, KONI
Budi Hardjono, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) / Seorang Politikus Tulen | 9 Sept 1939 - 3 Sept 2003 | Ensiklopedi | B | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, Politisi, PDI
Dr. Hassan Wirayuda, Menteri Luar Negeri (2001-2004 dan 2004-2009) / Berjanji Pulihkan Citra Indonesia | 9 Jul 1948 | Ensiklopedi | H | Laki-laki, Islam, Banten, Menteri, UI, dirjen, Watimpres
Hartono Mardjono. H, S.H., Anggota DPRD I, DKI Jakarta, 1971-1982 / Pakar Penerapan Syariat Islam | 17 Jul 1937 - 15 Jun 2003 | Ensiklopedi | H | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, muhammadiyah, ICMI, DPR, MPR, Dosen, HMI, DPA
Abdul Khaliq Ahmad, Sekjen DPP PKB (2002-2005) / Islah PKB Setelah Proses Hukum | 8 Agts 1961 | Direktori | A | Laki-laki, Islam, DKI Jakarta, PKB, MPR, Guru, UI, sekjen, IKIP
Prof. DR. H. Agustitin Setyobudi, SE, MM, Ketua STAI ACPRILESMA / Aplikator Politik Keikhlasan | 8 Agts 1960 | Direktori | A | Member | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, PPP, Guru Besar, STIA, Acprilesma, PGRI
Puan Maharani Nakshatra Kusyala, Anggota DPR-RI (2009-2014) dari PDI Perjuangan / Penerus Dinasti Soekarno | 6 Sept 1973 | Direktori | P | Perempuan, Islam, DKI Jakarta, PDIP, Politisi, DPR, dinasti, PDI Perjuangan
Ketika Indonesia sedang dilanda krisis, dia mampu mampu membangun sebuah kelompok usaha yang menaungi delapan perusahaan dari kondisi awal yang ia sebut "tidak ada apa-apanya" menjadi memiliki asset sekitar US$ 400 juta. Luar biasa. Demikian ungkapan yang pas untuk mengomentari sepak terjang bisnis bintang Star Group ini.
Yanti Nisro, Direktur/Data Acquisition Leader untuk Wilayah SEA South (Indonesia,Singapura dan Malaysia). 2008-sekarang / Hidup Positif Yanti Nisro | 11 Mei 1966 | Wiki-tokoh | Y | Perempuan, Islam, Jawa Tengah, direktur, nielsen
Tjilik Riwut, Gubernur Kalimantan Tengah / Pria Terhormat dari Kalimantan | 2 Feb 1918 - 17 Agts 1987 | Pahlawan | T | Laki-laki, Islam, Kalimantan Tengah, pahlawan nasional, Bupati, Pahlawan, DPR, laksamana, DPA
Dr. Ferdinand Lumban Tobing, Menteri Negara Urusan Transmigrasi / Dokter Pejuang Masa Revolusi | 19 Feb 1899 - 7 Okt 1962 | Pahlawan | F | Laki-laki, Kristen Protestan, Sumatera Utara, Pahlawan, Menteri, Gubernur, dokter, Pahlawan Kemerdekaan Nasional
Letnan Jenderal Anumerta Mas Tirtodarmo Haryono, Atase Militer RI di Negara Belanda (1950) / Fasih Tiga Bahasa Internasional | 20 Jan 1924 - 1 Okt 1965 | Pahlawan | M | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, Pahlawan, letjen, Pahlawan Revolusi, HBS, TNI-AD, TKR, Atase
Raden Pradnya Paramitha Chandra Devi Rusady, Aktris, Penyanyi / Sudah Lalui Banyak Dunia | 11 Agts 1966 | Selebriti | P | Perempuan, Islam, Sulawesi Selatan, Penyanyi, cantik, aktris
SK Trimurti, wartawan tiga jaman, pejuang dan mantan Menteri Perburuhan kelahiran 11 Mei 1912 itu meninggal dunia dalam usia 96 tahun, Selasa 20 Mei 2008 di RS Pusat Angkatan Darat, Jakarta. Jenazah mantan istri mendiang penulis naskah proklamasi Sayuti Melik itu sebelum dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Rabu 21/5 disemayamkan di rumah duka RSPAD, Jakarta dan di Gedung Pola, Jakarta.
Di Banda Naira ia bukan saja tokoh, tapi juga 'pusat komunikasi' sebagai tempat mengadu, berkeluh kesah, meminta petunjuk untuk memecahkan masalah. Di Jakarta, ia terkenal sebagai pelobi tingkat tinggi dan simbol masyarakat Banda. Lalu, siapa Des Alwi?
Dia pemimpin yang bijak dan bersahaja. Wakil Gubernur DKI Jakarta ini didukung Koalisi Rakyat Jakarta yang dimotori Partai Demokrat, PDIP, PPP, Partai Golkar dan beberapa partai dan Ormas lainnya untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta 2008-2003. Arsitektur putra bangsa asli Betawi ini diyakini akan memenangkan Pilkada Gubernur DKI Jakarta, Agustus 2007 untuk menjamin kelanjutan pembangunan dan kerukunan warga Jakarta yang heterogen.