SBY dan Peluang Prabowo

Capres Gerindra, Prabowo Subianto, membuka peluang menjadi pesaing sepadan petahana Jokowi setelah SBY menyatakan dukungannya. Dukungan SBY dan Partai Demokrat tersebut menjadi darah segar...

Alot, Siapa Cawapres!

Jokowi dan Prabowo hampir dipastikan akan maju sebagai Capres 2019. Yang alot adalah siapa Cawapres pendamping keduanya. Apalagi siapa Cawapres pendamping Prabowo, jika salah...

Tokoh Hebat Pesaing Jokowi

Ulasan ringan dan singkat ini sebuah prediksi bukan fiksi. Kebalikan dari novel Armada Hantu (Ghost Fleet) yang dikira prediksi padahal fiksi. Kendati terinspirasi oleh...

Prabowo Merujuk Novel Armada Hantu

Betapa lugunya kita, jika merujuk buku novel fiksi berjudul 'Armada Hantu: Novel Perang Dunia Berikutnya' (Ghost Fleet: a Novel of The Next World War)...

Kampus Kecerdasan Iman

Al-Zaytun menggelar kuliah umum bertajuk: “The Protestant Reformation: What Was It About and Why Is It Important?” Reformasi Protestan: Apa hal itu dan mengapa...

Indonesia, Mestinya Adidaya

Indonesia mestinya menjadi negara adidaya. Posisi geografisnya strategis, tanahnya subur, kekayaan alamnya melimpah, dan potensi penduduknya besar serta ideologi negaranya Pancasila. Tapi kenyataan, sampai...
Pimpinan KPK Jilid 4

KPK Berpotensi Abuse of Power

Catatan Kilas: Ada 11 temuan sementara DPR melalui Panitia Khusus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansus Angket KPK) terkait pelaksanaan tugas dan kewenangan KPK....

E-KTP, Korupsi Sistemik

Kali ini, KPK secara parsial1] mulai mengungkap korupsi sistemik. Membongkar kasus mega korupsi e-KTP yang cukup ‘sempurna’sebagai model korupsi sistemik yang telah lama menggurita di negeri ini.Catatan: Ch. Robin Simanullang

Suara Pemilih Kebhinnekaan

Siapa pemilih Ahok-Djarot? Mereka umumnya adalah para pemilih (rakyat) yang toleran dan menghargai kemajemukan (Pancasila). Sementara mereka yang intoleran dan bersikap anti atau ambivalen terhadap kemajemukan (Pancasila) sangat kecil kemungkinannya memilih Ahok-Djarot.

Menanti Vonis yang Adil dan Saintifik

Proses peradilan kasus dugaan penistaan agama yang didakwakan kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Gubernur DKI Jakarta (cuti), menyita perhatian publik. Bagaimana prinsip equality before the law ditegakkan dalam proses peradilan ini? Akankah ada keputusan yang adil dan saintifik? Catatan: Ch. Robin Simanullang Wartawan TokohIndonesia.com
Advertisement
Pre-Order Buku Hita Batak A Cultural Strategy

Terbaru

Pengaduan Kepada Gubernur DKI Jakarta

Petugas TPU Pondok Kelapa yang dikelola Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta membakar dan ‘membunuh’ pohon-pohon di Taman Pemakaman Umum tersebut. Puluhan pohon...
Advertisement

Follow Us on Facebook

26,568FansSuka