Tokoh Sentral Laskar Pelangi

Demam novel Laskar Pelangi melanda Indonesia sepanjang tahun 2006-2007. Setelah itu menyusul novel Sang Pemimpi, Edensor, dan Maryamah Karpov yang merupakan bagian dari tetralogi Laskar Pelangi. Keberhasilan dari novel-novel itu tidak lepas dari kepiawaian Andrea Hirata meramu dengan indah dan membumi tema keluarga, pendidikan dan budaya sehingga meninggalkan jejak pesan moral di hati pembacanya.

Inspektur Jenderal TNI AL

IRJENAL Mayjen TNI (Mar) Achmad Rifai keahiran Sidoarjo, 22 Agustus 1950. Sebelumnya, lulusan KRA-30 Lemhannas 1997/1998, ini menjabat Komandan Kormar. Putra bangsa dari suku bangsa Jawa ini telah menerima beberapa tanda jasa, di antaranya Bt. Jalasena Nararya, Sl. Seroja, Sl. Veteran, Sl. Kesetiaan XXIV dan Sl. Dwidya Sistha.tsl

Pendiri PAN yang Teguh Prinsip

Abdillah Toha, pria kelahiran Solo, Jawa Tengah, 29 April 1942 adalah seorang politisi yang santun, dan teguh pada prinsip pluralisme, kepentingan masyarakat, bangsa dan NKRI. Salah seorang pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut, sangat menyayangkan perjalanan PAN yang sedikit demi sedikit tapi pasti telah bermetamorfosa menjadi partai pragmatis berorientasi kekuasaan.

Profesor Riset Bidang Politik

Doktor ilmu politik yang juga menjabat Kepala Pusat Penelitian Politik (P2P) LIPI ini dikenal mempunyai pandangan yang tajam dan lugas. Ia bicara blak-blakan tentang situasi yang ia rasakan, tanpa berusaha bersembunyi, apalagi "menjilat" penguasa. Ratusan tulisan telah dihasilkannya, baik dalam bentuk buku, artikel di jurnal, maupun kolom di berbagai media cetak. 

‘Harus Bisa’ Jadi Penerus SBY

Dr. Dino Patti Djalal penulis buku best seller "Harus Bisa!" berisi cerita-cerita politik, anekdot, dan pelajaran kepemimpinan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang diambil dari buku harian pribadinya sebagai Juru Bicara Presiden, itu menjadi salah seorang calon penerus kepemimpinan Presiden SBY. Dia konseptor ulung, kaya ide dan wacana, sama seperti SBY.

Bankir Bermental Ikan Karper

Omar Abdalla, mantan Direktur Utama Bank Bumi Daya, seorang bankir ulet dan tabah bagaikan ikan Karper, lahir di Tebingtinggi, Sumatera Utara, 3 Juni 1926. Dengan ulet, kemauan keras dan ketabahan, seperti ikan karper, ayah empat anak ini pun berhasil memimpin Bank Bumi Daya (BBD) yang pada 1977 dalam keadaan krisis, antara lain karena kredit macet.

Melestarikan Masakan Nusantara

Ahli tata boga dan pengisi acara masak-memasak di sejumlah televisi sejak tahun 90-an ini terbilang setia memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia lewat masakan-masakan Nusantara. Sebagai seorang pelopor entertainer masak pria, ia mendemonstrasikan bahwa memasak itu bisa santai, menghibur, mendidik dan mendatangkan pahala. Inovasinya dalam dunia memasak sudah ia tuangkan dalam sejumlah buku. 

Wakil Kepala Staf TNI AU

Marsda Wresniwiro menjabat Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara menggantikan Marsekal Madya Herman Prayitno yang sudah diangkat menjadi KASAU. Pengangkatan ini tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Skep/48/II/2006 tertanggal 10 Februari 2006. Wresniwiro, sebelumnya menjabat Asisten Personel KSAU sejak tahun 2003.

Pelopor Pendidikan Holistik Berbasis Karakter

Dia perempuan cerdas dan berkarakter kuat. Muslimah bergelar doktor dan post doctoral, ini adalah pelopor pendidikan holistik berbasis karakter di Indonesia.

Kaya Ide Rektor 20 Tahun

Tak banyak orang jadi rektor selama 20 tahun tanpa henti dengan perguruan tinggi yang berbeda-beda. Tetapi, Prof Dr Michael Sastrapratedja SJ melakukannya. Tahun 1980-1984 sebagai Penjabat Ketua Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara Jakarta; di lembaga yang sama ia diangkat sebagai ketua pada tahun 1984-1988. Tahun 1989-1993 sebagai Rektor Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang, dan tahun 1993-2001 sebagai Rektor Universitas Sanata Dharma (USD), Yogyakarta.
Advertisement
Pre-Order Buku Hita Batak A Cultural Strategy

Terbaru

Pengaduan Kepada Gubernur DKI Jakarta

Petugas TPU Pondok Kelapa yang dikelola Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta membakar dan ‘membunuh’ pohon-pohon di Taman Pemakaman Umum tersebut. Puluhan pohon...
Advertisement

Follow Us on Facebook

26,568FansSuka