Jaminan Sosial Perlu Direformasi

Deregulasi dan diiringi maraknya berdiri lembaga yang mengurusi dana pensiun pegawai negeri, swasta dan BUMN malah melahirkan kekhawatiran baru bagi Achmad Subianto. Direktur Utama PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen), kelahiran Cilacap ini bahkan merasakan ada keanehan dengan sistem pengelolaan dana pensiun yang berlaku di Indonesia saat ini.

Ketua Komisi Pemilihan Umum

Lahir di Bireuen, Aceh, pada 5 November 1944, Nazaruddin Sjamsuddin menamatkan pendidikan sampai SMA di Provinsi yang sekarang bernama Nanggroe Aceh Darussalam itu. Setelah meraih gelar sarjana ilmu politik di Universitas Indonesia pada awal 1970, tahun tahun berikutnya dihabiskan di Monash University, Melbourne, Australia, dimana ia memperoleh gelar MA dan PhD, juga dalam ilmu politik.

Dukung Angket DPT, Dipecat

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa yang vokal dan punya integritas. Namun malah dipecat sebagai Ketua Fraksi PKB DPR karena pria yang akrab disapa Gus Choi, itu memimpin FKB mendukung angket kecurangan daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2009 usulan FPDIP yang ditolak FPD dan FPKS.

Terpilih Lagi Secara Demokratis

Irman Gusman, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) periode 2009-2014, terpilih kembali untuk periode 2014-2019 dalam Rapat Paripurna Pemilihan pimpinan DPD yang berlangsung demokratis di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10/2014) malam. Dia pun berjanji akan menjembatani Koalisi Merah Putih dengan Koalisi Indonesia Hebat.

Merasa Reformis Tulen

Mantan Menko Perekonomian dan Menteri Keuangan Kabinet Persatuan, iniĀ  seringkali menyebut Megawati Soekarnoputri dan jajaran pemerintahan Kabinet Gotong-Royong sebagai reformis gadungan. Dia pun aktif dalam tim sukses Jenderal TNI (Purn) Wiranto dalam Pemilu Presiden putaran pertama 2004. Pria yang tampaknya merasa reformis tulen, ini mendeklarasikan diri menjadi Capres Pemilu 2009 dengan menggalang Blok Perubahan.
Advertisement
Pre-Order Buku Hita Batak A Cultural Strategy

Terbaru

Baptisan Batak Pertama

Pada perayaan Paskah 31 Maret 1861 di Sipirok, sebelum Rheinische MissionsGesellschaft (RMG) Jerman, resmi mengawali misinya di Tanah Batak, 7 Oktober 1861, Van Asselt...
Advertisement

Follow Us on Facebook

26,568FansSuka