BIOGRAFI TERBARU

Continue to the category
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
26.7 C
Jakarta
Populer Hari Ini
Populer Minggu Ini
Populer (All Time)

Wiki Tokoh

Membangkitkan Nasionalisme lewat Seni

Setelah dahulu dikenal sebagai penari latar Madonna, Eko Supriyanto kini salah satu sosok di balik kebangkitandrama musikal Indonesia. Ia yakin seni bisa membangkitkan nasionalisme.

Agar PRT Menjadi Profesi Bernilai

Mantan pekerja rumah tangga (PRT) ini telah menggenggam gelar master dari Jerman. Dina Nuriyati kini berjuang memperbaiki nasib PRT lainnya.

Menjaga Budaya Banjar Lewat Buku

Rumah Syamsiar Seman di Jalan Anggrek 2 Kebun Bunga, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, bisa dikatakan sederhana. Ruang tamu tempat tinggal penulis yang menggeluti budaya Banjar di Kalsel dalam 33 tahun terakhir ini bersahaja. Di ruangan ini hanya ada satu set meja lengkap dengan kursi tamu.

Tidak Ingin Menjadi Sekadar Guru

Besar di daerah tandus,Gunung Kidul, tak membuat Triyem puas dengan kapasitasnya sebagai guru yang segitu-gitu saja.

Mengisahkan Kei Lewat Musik

Lebih dari separuh hidup Eky Talaut dihabiskan untuk memperkenalkan Kei, kampung halamannya di Maluku Tenggara, kepada masyarakat Indonesia. Melalui musik dan lagu, ia ingin berkisah banyak tentang kearifan di tanah leluhurnya.
Majalah Horas Indonesia Edisi 08

Berhitung Horizontal

Merasa jemu berhitung dengan konsep vertikal, Stephanus Ivan Goenawan mengembangkan penghitungan secara horizontal atau mendatar, sejak duduk di bangku SMP. Penemuan strategi berhitung dengan metode horizontal atau dinamakan Metris, lalu berkembang menjadi Gen Metris. Dosen Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta itu dengan gigih mengembangkan Metris.

Bangun Ujung Nusantara

Mencari makan di mana pun harus menggunakan hati. Jika tidak, hasil keringat tak akan pernah membawa kebaikan bagi sesama. Begitulah filosofi yang dipegang teguh Max Johanes Rahabeat dalam melakoni obsesinya mentransformasikan kecakapan pertukangan bangunan fisik kepada warga Distrik Kimaam, Merauke, Papua.

Sang Perempuan Wali Kota

Dengan runut ia menguraikan cita-citanya membangun Tanjung Pinang sebagai kota yang maju, sekaligus sebagai salah satu pusat kebangkitan budaya Melayu di Nusantara. Dengan santun, ia menguraikan kerumitan persoalan, termasuk dinamika politik lokal, yang tahun-tahun terakhir ini bak gelombang pasang.

Populer

Programer Aksara Bali Simbar

Berawal dari rasa penasaran I Made Suatjana yang awalnya berprofesi sebagai konsultan bangunan. Berkat kesabarannya mengutak-atik program aksara Bali dengan komputer. Karya pria kelahiran Gadungan, Tabanan, Bali 14 Mei 1947 ini, mengetik aksara Bali menjadi lebih mudah dan praktis. Program yang sudah beredar sejak 2009 dengan label Bali Simbar Dwijendra itu sudah terdaftar dalam Unicode, sehingga penggunaannya baku secara internasional. 

Kesetiaan Seorang Kartunis

Basuki adalah kartunis yang menelurkan karya setiap hari kerja selama 36 tahun. Selama masa itu ia melahirkan dan memopulerkan dua tokoh kartun. Salah satu tokoh yang dimunculkannya itu diterbitkan dalam seri prangko bersama figur kartun nasional.

Membangun Karier dan Bisnis dari Nol

Sudiro sempat menjadi pencuci mobil salah seorang pejabat. Kini ia harus mengembangkan perusahaan yang baru saja bertransformasi.

Artikel Lainnya

Mengobati si Bongkok dengan Hati

Lucu memang, sebagai negara penghasil udang terbesar keempat di dunia, Indonesia hingga saat ini belum punya satu pun ahli diagnosis penyakit udang. Petani udang hanya bisa pasrah siap-siap panen dini saat udangudang sakit.

Mendorong ‘Narsisisme’ Cagar Budaya

Eddy Supangkat galau. Begitu banyak bangunan cagar budaya di kota kelahirannya, Salatiga, Jawa Tengah, berganti bangunan modern yang seragam. Padahal, keindahan arsitektur bangunan kuno itu yang membuat semasa kolonial Belanda, Salatiga dijuluki "de schoonste stad van midden Java", kota terindah di Jawa Tengah.

Terpesona Kejujuran Berekspresi Anak

Demi kepribadian anak, Jose Rizal Manua membebaskan anak-anak asuhannya berakting seorisinal mungkin. Tanpa dikte, hanya stimulasi.

Thomson Hs dan Opera Batak

Tak ada yang tahu persis kapan Opera Batak pertama kali dipentaskan. Hanya yang pasti, nama Tilhang Oberlin Gultom selalu disebut sebagai perintis Opera Batak. Semasa jayanya, Opera Batak pimpinan Tilhang diundang Presiden Soekarno berpentas di Istana. Namun sejak awal 1980-an, Opera Batak perlahan surut, ditinggalkan penonton.

Demi Ragam Flora Indonesia

Berbekal DNA, ia bisa melacak praktik penebangan ilegal sampai memperkaya kandungan karotena ubi kayu.

Yusril Yusuf dan Penelitian tentang Otot

Peneliti Yusril Yusuf menolak terperangkap keterbatasan. Di tengah minimnya sarana penelitian di Indonesia, dosen Fisika Fakultas Matematika dan IPA Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, itu tidak putus berusaha mengembangkan penelitiannya. Berkat keuletannya tersebut, Yusril terpilih sebagai satu-satunya wakil Indonesia dalam pertemuan ilmiah internasional Lindau Nobel Laureta ke-60 di Lindau, Jerman, 27 Juni–2 Juli lalu.

Berdialog lewat Komik

Sekitar tiga bulan lalu ada setumpuk komik yang diperbanyak dengan cara fotokopi. Salah satu dari komik itu dijilid rapi, judulnya "Komik Palsu". Salah satu ceritanya berjudul "Konversi Minyak Tanah".?

Bunda bagi Kaum Miskin

Butuh perjuangan untuk mempertahankan idealisme menjadi teman untuk mereka yang termarjinalkan. Apalagi selalu ada sindikat yang memosisikan kalangan termarjinalkan itu untuk menjadi korban.

Serat Nano untuk Energi Surya

Rasanya sudah tidak tepat lagi jika kita masih merengek soal keterbatasan energi listrik saat negara lain berpacu mengembangkan teknologi energi matahari.

Menggugat Kesewenangan Lewat Teater

"CUT! Kamu jangan terlalu cepat ngomongnya. Ini kan inti dari seluruh cerita, nanti penonton nggak bisa paham artinya," kata Tya Setiawati kepada seorang pemain teater yang sedang berada di atas panggung di ruang pertunjukan Goethe Haus, Jakarta, Kamis (15/4) sore.

Penulis The Lollypop Days

Citradewa Garini, putri kelahiran Jakarta, 25 Desember 1990 adalah penulis dan pengusaha muda yang memfokuskan diri pada produk seni. Pada usia 19, Citra sudah berani mendirikan perusahaan penerbitan sendiri yang bernama The Guardian Angel Art Management dan produk pertama dari perusahaannya itu adalah buku pertamanya yang berjudul The Lollypop Days.

Doktor Pemulung Botol di Jerman

Demi menyelesaikan studi jenjang doktoral di Brandenburgische Technische Universität Cottbus, Jerman, Dor. Ing. Suhendra berusaha mencukupi kekurangan uangnya dengan memulung botol di Berlin. Kemandiriannya berbuah pada penguasaan kemampuan spesifik hingga menjadikan dia satu-satunya doktor dari negara lain yang dibutuhkan sebuah institusi Pemerintah Jerman.

Advertisement

spot_img