Berani Bersuara dan Berbuat

Ketua Umum PP Himpunan Mahasiswa & Sarjana Tridharma Indonesia 1996-2001, ini mengaku menjadi berani karena dididik di kampus yang memang berani. Di kampus itu, Institut Sains & Teknologi Nasional (ISTN) Jakarta, ia mengaku dididik memikirkan demokrasi, menjadi hebat dan berani bersuara. Aktivis yang kini Kandidat Program Doktor Bidang Ekonomi ini mengatakan bukan lagi waktunya untuk turun ke jalan, tetapi langkah perbaikan yang konkrit.

Penemu Kata Carik Kenangan

Dia seorang jurnalis dan filatelis berkebangsaan Indonesia yang berdomisili di Tokyo, Jepang. Pria kelahiran Jakarta 15 Maret, ini selain aktif sebagai wartawan, juga berperan sebagai Kordinator Forum Ekonomi Jepang- Indonesia dan Direktur Japan Spa Association (JSPA). Filatelis ini adalah penemu kata 'carik kenangan' sebagai terjemahan dari Souvenir Sheet (1985).

Menjadikan Pengantin Bangga Budayanya

Mengantar pengantin menjalani hari bahagianya dengan kenangan indah dan menjadikan mereka bangga akan budayanya. Itu sebagian kecil ambisi perias pengantin Yustine Apriyanto. Selain itu, Yustine yang memulai bisnisnya tahun 1995 tersebut dengan jeli menekuni rias pengantin Batak yang jarang diminati para rekan seprofesinya.

Terpopuler

Berdialog lewat Komik

Sekitar tiga bulan lalu ada setumpuk komik yang diperbanyak dengan cara fotokopi. Salah satu dari komik itu dijilid rapi, judulnya "Komik Palsu". Salah satu ceritanya berjudul "Konversi Minyak Tanah".?

Nia Dinata

Advertisement