Melangkah Tegap dengan ‘Boots’

Sepatu boot atau bot buatan Tegep Oktaviansyah diproduksi di tengah krisis moneter 1997. Bot dari Bandung, Jawa Barat, itu tidak tergoyahkan ketika badai krisis ekonomi datang lagi belakangan ini. Sepatunya dikenakan artis, pejabat, hingga ekspatriat.

‘Bos Toprak’ dan Seni Tradisi

Luluk Sumiarso bisa disebut sosok dengan dua identitas. Pada satu sisi, ia seorang birokrat dengan pengalaman aneka ragam, sebagai direktur jenderal, sekretaris jenderal, dan komisaris. Di sisi lain ia dikenal sebagai penggiat budaya, khususnya terkait dengan seni tradisi.

Semangat Cerdaskan Anak-anak Gunung

Sakit hati tak selalu berbuah dendam. Sebaliknya, sakit hati diakui Nurul Karimah justru melecut energi positif untuk mendirikan komunitas belajar, layanan pendidikan gratis bagi anak-anak putus sekolah di lereng Gunung Sumbing. Komunitas Belajar Cendekia Mandiri didirikan Yayasan Cendekia Mandiri, yang diketuai Nurul. Letaknya di lereng Gunung Sumbing, Dusun Kemloko, Desa Kemloko, Kecamatan Tembarak, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Melestarikan Budaya dengan Miniatur

Tampak dari luar, rumah di Jalan Sekeloa Selatan II, Dipati Ukur, Kota Bandung, itu tak berbeda dengan bangunan di sekitarnya. Rumah itu berada di antara kepadatan daerah yang menjadi lokasi beberapa perguruan tinggi, seperti Universitas Padjadjaran, Institut Teknologi Harapan Bangsa, dan Universitas Komputer Indonesia. Bedanya, di depan rumah itu ada papan nama bertulisan Museum Miniatur Kebudayaan. 

Hidup Positif Yanti Nisro

Setiap orang yang datang ke Yanti harus pulang menjadi lebih baik dan bahagia. Itulah moto hidup Yanti Nisro dan banyak orang telah membuktikan kebenarannya.

Siang Jadi Guru, Malam Jaga Sekolah

Pada siang hari Amos Palu menjadi guru merangkap Kepala Sekolah SMKN Kelautan Miangas. Ketika malam datang, dia menjadi penjaga di sekolah yang terletak di ujung Desa Miangas, kawasan ujung utara Indonesia ini.

Dalang Inovatif Cenk Blonk

Ia terlahir dari keluarga petani miskin dan tak punya leluhur berdarah seni mendalang wayang kulit. Namun, keuletan belajar dan kecintaan terhadap seni mengantarkannya menjadi dalang wayang kulit bali. Ia sukses dan populer sejak 15 tahun lalu dengan sebutan dalang inovatif Cenk Blonk. Dialah I Wayan Nardayana.

Berlatih Dengan Mengejar Motor

Terpilih memperkuat Timnas Indonesia U-23 Pra-Olimpiade 2012 tanpa seleksi secara tidak langsung menunjukkan kemampuan kelas wahid Yongki dalam mengolah si kulit bundar.

Mengatasi Bau Karet dengan ‘Asap Cair’

Anda pernah mencium bau gumpalan getah karet atau bokar (bahan olahan karet) yang sudah berminggu-minggu? Baunya sungguh tak sedap. Dari pabrik pengolahan karet alam, bau tak sedap itu bisa menyebar sampai radius beberapa ratus meter.

Asep dan Propaganda Sejarah

"Untuk menghancurkan suatu bangsa, hancurkanlah ingatan sejarah generasi mudanya." Asep Kambali memahami kebenaran kalimat itu. Dengan gigih, pendiri Komunitas Historia Indonesia ini melakukan propaganda sejarah, membuka mata generasi muda akan pentingnya pemahaman terhadap sejarah bangsa.

Terpopuler

Menimang Capres 2014

Perbincangan tentang calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) sudah makin hangat. Publik dan partai-partai politik yang dinyatakan lolos verifikasi administrasi dan faktual oleh KPU, telah mulai menimang-nimang siapa gerangan Capres – Cawapres yang akan diusung pada Pilpres 2014. Ch. Robin Simanullang | TokohIndonesia.com

Wiranto

Rhoma Irama

Advertisement