Witoelar tak Menyesal

Isi buku ini adalah artikel dan kolom saya era lengser." Kalimat guyonan ini meluncur dari Abdurrahman Wahid di depan hadirin yang menyesaki ruangan sebuah hotel mewah di Jakarta Pusat, akhir Februari 2002. Hadirin menyambutnya dengan gemuruh suara gerrr. Hari itu, di sana diluncurkan buku karya Greg Barton, penulis asal Australia, berjudul Gus Dur the authorized biography of Abdurrahman Wahid dan No Regrets karya Wimar Witoelar, juru bicara presiden Indonesia di era Wahid.

Modernisasi Duniawi dan Sekularisme Batak

Ciri yang paling mencolok dari kehidupan religius modern, termasuk Gereja-gereja Batak, adalah hancur-leburnya pemahaman pemisahan antara yang sakral dan sekuler, agama dan sekularisme, Gereja...

Terbaru

Ketika Korban Pembunuhan Difitnah (1)

Pembunuhan sadis Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. sangat menyita perhatian masyarakat luas. Perhatian publik tersebut selain dipicu oleh rilis kepolisian yang dinilai...
Advertisement

Follow Us on Facebook

26,568FansSuka