Page 19 - Majalah Tokoh Indonesia Edisi 02

Basic HTML Version

19
Tokoh
Indonesia, Volume 02
karena NU, visi politiknya diyakini
rekan-rekan dekatnya sebagai melebihi
kepentingan organisasi tersebut,
bahkan kadang melampaui kepentingan
Indonesia. Hal ini tercermin dari
kesediaannya menerima kedudukan di
Shimon Peres Peace Center
dan saat dia
mengusulkan membuka hubungan
dengan Israel.
Di masa Orba, saat Soeharto amat
berkuasa, Gus Dur, dikenal sebagai
salah seorang tokoh yang licin untuk
dikuasai. Bahkan Gus Dur dapat
memanfaatkan Keluarga Cendana
dengan mengajak Mbak Tutut
berkeliling mengunjungi pondok-pondok
pesantren. Gus Dur juga beberapa kali
menyempatkan diri mengunjungi Pak
Harto setelah lengser.
Gus Dur dilahirkan 4 Agustus 1940
di Denanyar, Jombang, Jawa Timur,
keluarga Muslim berpengaruh di
Indonesia. Ayahnya, Wahid Hasyim,
adalah mantan Menteri Agama pada
1945. Kakeknya, Hasyim Ashari, adalah
satu dari pemimpin Muslim terbesar
pada pergantian abad 2000 lalu. Gus
Dur mengikuti tradisi keluarga dengan
belajar di banyak pesantren. Nama Gus
Dur diambil dari tradisi di daerahnya,
dimana penduduk setempat menyebut
seorang putra dari keluarga elit dengan
sebutan ‘Gus’.
Ia juga sempat mempelajari sastra
dan ilmu sosial di Fakultas Sastra
Universitas Baghdad, Irak. Hari-hari
kuliahnya bersamaan dengan timbulnya
kekuasaan partai Baath, partai
sosialisnya Saddam Hussein, yang
menarik banyak pengikut. Dengan
latarbelakang ini, ia juga sempat
digosipkan sebagai ‘sosok berbau kiri’
pada masa Orba.
Dari Baghdad, ia kembali ke
Indonesia 1974 dan mulai berkarir
sebagai ‘cendekiawan’ dengan menulis
sejumlah kolom di berbagai media
massa nasional. Pada akhir dasawarsa
Kisah Politik
Gus Dur
dan Matori
Adalah kenyataan bahwa Partai
Kebangkitan Bangsa (PKB) kini ada dua.
Yakni PKB Batutulis (Ketua Umum Matori
Abdul Djalil) dan PKB Kuningan (Ketua
Umum Alwi Shihab). Kedua PKB ini masih
berseteru memperebutkan posisi sebagai
PKB yang sah melalui proses peradilan.
Tapi di tengah adanya PKB kembar itu,
Matori dan Gus Dur (Ketua Dewan Syuro
PKB Kuningan) sama-sama mengatakan
bahwa PKB hanya ada satu.
Kisah timbulnya PKB
kembar dipicu
pemecatan Matori
dari jabatan Ketua
Umum PKB oleh Gus
Dur (KH Abdurrah-
man Wahid) selaku
Ketua Dewan Syuro
PKB. Ketika itu,
Matori yang menjabat Wakil Ketua MPR
mewakili PKB, teguh dalam prinsipnya
menghadiri Sidang Istimewa MPR 2001
yang memberhentikan KH Abdurrahman
Wahid dari kursi presiden. Padahal,
PKB sudah menyatakan sikap bahwa
SI-MPR itu tidak sah dan karena itu
semua anggota MPR dari PKB dilarang
menghadirinya. Tapi Matori yang sangat
D E P T H N E W S
K
ISAH
P
OLITIK
G
US
D
UR DAN
M
ATORI