Page 27 - Majalah Tokoh Indonesia Edisi 02

Basic HTML Version

27
Tokoh
Indonesia, Volume 02
Wawancara
A
BDUL
K
HALIQ
A
HMAD
ISLAH PKB SETELAH PROSES HUKUM.
Sekretaris
Jenderal DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
Batutulis ini membenarkan antara Gus Dur dengan
Matori yang secara perorangn sudah bertemu berkali-
kali, bisa diartikan sebagai tanda-tanda ke arah rujuk
PKB. Bahkan secara kelembagaan dan formal dalam
muktamar luar biasa PKB di Jakarta menyatakan islah
atau rujuk sangat dimungkinkan. Tetapi catatan dari
muktamar itu menegaskan kalau islah terjadi maka
Ketua Umum PKB adalah Matori Abdul Jalil. Selain
itu, untuk lebih elegan, rekonsiliasi atau islah harus
setelah ada proses hukum yang final. Jadi, islah oke
tapi tunggu proses pengadilan.
A
nggota Komisi I DPR
dari PKB ini yakin dan
berharap bahwa
hakim-hakim yang
sedang menyidangkan
perkara ini adalah mereka
yang masih bernurani dan
komit dengan tegaknya
keadilan dan kebenaran.
“Saya percaya, hal-hal tadi
akan menjadi landasan
utama para hakim dalam
menyidangkan perkara ini.
Karena pertanggungjawaban
mereka bukan hanya kepada
bangsa dan negara, tetapi
juga kepada Tuhan,” kata
Drs Abdul Khaliq Ahmad,
mantan Sekretaris Fraksi
PKB DPR RI ini.
Ia tidak sepakat jika
moralitas penegak hukum
digeneralisasi bobrok semua.
Menutunya, masih ada
hakim-hakim kita yang
punya nurani dan masih
percaya pada kebenaran dan
takut pada Tuhan. Berikut
petikan wawancara Sekjen
PKB ini dengan Wartawan
Tokoh Indonesia DotCom:
M-TI:Melihat
perkembangan yang ada,
menurut Anda, masih
adakah peluang terciptanya
rujuk antara kedua pihak
yang bertikai?
Abdul Khaliq Ahmad
(AKA):
Saya kira rujuk atau
islah atau rekonsiliasi atau
apapun namanya memang
sesuatu yang mesti
dilakukan PKB. Karena,
sesuai dengan UU No.31/
2002 tentang Partai Politik
(Parpol) yang baru, tidak
dimungkinkan lagi adanya
satu partai dengan
kepemimpinan ganda,
apalagi dengan lambang dan
logo yang sama. Karena itu,
rujuk sangat dimungkinkan
dan harus terjadi.
Akan tetapi, bagaimana
proses islah atau rujuk itu
dilakukan sepenuhnya
didasarkan pada hasil
pengadilan nanti. Seperti
diketahui, hari-hari ini
sedang berlangsung proses
peradilan di Pengadilan
W A W A N C A R A
A
BDUL
K
HALIQ
A
HMAD
I
SLAH
P
KB
S
ETELAH
P
ROSES
H
UKUM