Membaca karya sebagai disiplin batin, bukan panggung pembuktian
Karya-Only Philosophy tidak mengajak seseorang menghilang dari dunia. Ia mengajak seseorang menata arah sebelum tampil, bekerja dengan sunyi, dan membiarkan kualitas menjadi jejak yang berbicara.
Dalam Orbit III, karya menjadi ruang tempat luka, energi, kegelisahan, dan kehendak diarahkan menjadi bentuk yang lebih jernih.