BerandaSistem SunyiSistem Sunyi Comics Vol. 03: Pulang ke Pusat
komik

Sistem Sunyi Comics Vol. 03: Pulang ke Pusat

Tulisan ini bagian dari sistem kesadaran reflektif RielNiro 📷Sistem Sunyi

✧ Orbit      

Lama Membaca: 3 menit

Sesudah cukup lama membaca apa yang terjadi di dalam diri, mulai terlihat bahwa satu pengalaman tidak pernah benar-benar berhenti pada satu ruang. Rasa memengaruhi cara melihat diri sendiri, jarak mengubah cara memahami relasi, dan energi yang selama berbulan-bulan berputar di dalam akhirnya ikut menentukan cara bekerja dan berkarya. Hidup ternyata menyimpan hubungan yang lebih luas daripada yang semula terlihat. Pulang ke Pusat bergerak dari kesadaran tersebut.

Pada tahap ini Sistem Sunyi mulai mempunyai peta yang lebih jelas melalui Orbit I – Psikospiritual, Orbit II – Relasional, Orbit III – Eksistensial-Kreatif, dan Orbit IV – Metafisik-Naratif. Empat Orbit itu tidak lahir sebagai klasifikasi yang dipasang di atas pengalaman. Polanya baru terlihat setelah cukup banyak bagian kehidupan dijalani dan dibaca kembali.

Orbit I – Psikospiritual membawa perhatian ke tempat yang paling dekat, yaitu batin sendiri. Ada perbedaan besar antara terus memikirkan Rasa dan sungguh-sungguh memberi ruang kepadanya. Pada bagian ini, tokoh mulai mampu berhenti tanpa merasa harus segera menghasilkan jawaban. Rasa yang datang tidak dikejar dan tidak pula diusir. Setelah cukup lama tidak dilawan, intensitasnya perlahan berubah. Pengalaman tersebut tidak menyelesaikan semuanya, tetapi membuat batin mempunyai ruang yang sebelumnya sulit ditemukan.

Orbit II – Relasional membuka pembacaan yang berbeda terhadap kedekatan dan jarak. Dulu kepergian mudah terasa seperti vonis terhadap diri sendiri. Pelan-pelan tafsir itu kehilangan kekuatannya. Tidak semua yang pergi merupakan hukuman dan tidak setiap kedekatan harus menjadi rumah agar kehadirannya dianggap berarti. Pada saat yang sama, perhatian mulai bergerak dari apa yang hilang menuju siapa yang tetap ada. Ada keluarga, teman, pesan sederhana, percakapan biasa, dan bentuk-bentuk kehadiran yang mungkin tidak dramatis tetapi justru bertahan.

Gerak yang paling intens muncul pada Orbit III – Eksistensial-Kreatif. Ada masa ketika hari dimulai sangat pagi dan kerja berlangsung sampai malam. Tulisan terus bertambah, narasi disusun, konsep-konsep pondasi mulai memperoleh bentuk, kemudian website dan berbagai ruang Sistem Sunyi dibangun sedikit demi sedikit. Empat bulan pertama berjalan hampir tanpa jeda, sementara periode berikutnya masih sangat fokus meskipun ritmenya mulai lebih bernapas.

Dari perjalanan itu lahir pula fragmen, lirik, dan musik. Ada pengalaman yang tidak selalu cukup ditampung oleh esai. Sebagian menemukan bentuk lain melalui Jejak Sunyi dalam Musik dan Peta Besar Fragmen. Kerja kreatif bukan cara untuk membuat luka terlihat berguna. Ia menjadi salah satu jalan agar energi yang sebelumnya berputar tanpa bentuk dapat bergerak menuju sesuatu yang bisa disentuh, dibaca, dan dipertanggungjawabkan. Yang penting untuk diingat, semua ini tidak dibangun setelah kehidupan benar-benar pulih. Sistem Sunyi tumbuh ketika proses Pulang itu sendiri masih berlangsung.

Orbit IV – Metafisik-Naratif memperlebar pandangan lebih jauh lagi. Hidup ternyata tidak berhenti pada satu cerita yang pernah terasa sangat besar. Dunia tetap mempunyai banyak kehidupan lain yang berjalan bersamaan, sementara beberapa hal yang dulu terasa harus dipastikan terus-menerus mulai dapat dilepaskan dari kebutuhan untuk digenggam.

Di wilayah ini tidak semua ketidakrapian kemudian memperoleh penjelasan. Ada bagian kehidupan yang tetap tidak mempunyai bentuk utuh, dan ada pengalaman yang tidak bisa diringkas menjadi salah atau benar secara sederhana. Sistem Sunyi tidak menuntut semuanya selesai sebagai cerita. Yang perlahan berubah adalah kedudukan pengalaman tersebut di dalam diri. Ia masih ada, tetapi tidak lagi mudah menggoyang Pusat.

Empat Orbit pada akhirnya bukan empat perjalanan yang berdiri sendiri. Batin, relasi, karya, dan pembacaan kehidupan terus saling menyentuh. Rasa yang tidak lagi ditinggalkan membuat seseorang dapat melihat relasi dengan lebih jernih. Relasi yang tidak terus dipaksa memberi ruang bagi energi untuk bergerak ke karya. Karya kemudian membuka horizon yang lebih luas daripada satu kisah personal. Pulang ke Pusat tumbuh dari hubungan-hubungan tersebut.

Pulang di sini tidak berarti kehidupan akhirnya menjadi tenang atau semua pertanyaan selesai. Ia lebih dekat kepada kemampuan mengenali tempat kembali ketika berbagai bagian hidup kembali menarik dari arah yang berbeda. Pada akhir Vol. 03, Pusat bukan sebuah tempat untuk bersembunyi dari dunia. Ia menjadi pijakan agar seseorang dapat kembali masuk ke dunia tanpa terus kehilangan dirinya di dalam satu cerita.

 

Kuis Kepribadian Presiden RI
🔥 Teratas: Habibie (23.5%), Jokowi (19.4%), Gusdur (16.3%), Megawati (10.3%), Soeharto (9.1%)

Ramai Dibaca

Pusat Orientasi Sistem Sunyi

Jelajahi ruang lain dalam ekosistem Sistem Sunyi.

Temukan gerbang utama, empat orbit, KBDS, glosarium, ruang praktik, peta fragmen, wallpaper, komik, dan infografik dalam satu halaman induk yang tertata.

Terbaru