Page 59 - Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42
P. 59


                                    PETUGAS PARTAI IDEOLOGIS SMegawati Soekarnoputri STokohINDONESIA.COM S 59Widodo untuk mengikuti perjuangandan kebijakan partai.Para pihak eksternal PDI Perjuangan amat ’galak’ mencibir penegasan petugas partai oleh Ketua UmumPDI Perjuangan itu. Mereka keberatan karena menganggap PresidenJokowi direndahkan dengan sebutanpetugas partai. Terutama cibirandari mereka yang sesungguhnyatidak menginginkan Jokowi jadiPresiden RI. Seolah-olah merekalebih bangga dan lebih menghormatiPresiden Jokowi, melebihi rasabangga dan rasa hormat Megawatidan kader/simpatisan PDI Perjuangan sendiri.SPetugas Partai IdeologisMegawati Soekarnoputri menegaskan bahwa semua kader PDI Perjuangan yangmenduduki jabatan di legislatif dan eksekutif maupun di struktur partai di semuatingkatan adalah petugas partai. “Ingat kalian adalah petugas partai. Petugaspartai itu adalah perpanjangan tangan dari partai. Kalau kalian tidak mau disebutsebagai petugas partai, silakan keluar dari partai,” tegas Ketua UmumPDI Perjuangan itu.1ontak penegasan Ketua UmumPDI Perjuangan tersebutditanggapi beragam oleh berbagai pihak. Para pihak yang tidak(berusaha) memahami maknapetugas partai tersebut menanggapinya amat negatif. Mereka menilaikata (frasa) petugas partai itu sangat merendahkan kader partaiyang menjabat di legislatif daneksekutif, terutama Presiden Jokowi. Karena sebelumnya, Megawatisudah mengingatkan Presiden Joko1 Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI Perjuanganmenegaskan hal itu pada pidato penutupan Kongres IVPartai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) di Sanur,Bali, Sabtu, 11 April 2015.Presiden Jokowi bersama Megawati sehati sepikir dalam Pancasila dan Trisakti yang dijabarkan Jokowi dalam Nawacita
                                
   53   54   55   56   57   58   59   60   61   62   63