Page 64 - Majalah Berita Indonesia Edisi 75
P. 64
64 BERITAINDONESIA, April 2010BERITA OBITUARIDendy HendriasSelamat Pulang SobatRedaktur Senior yang merangkap tugas sebagai ilustratordan karikaturis Majalah Berita Indonesia, Dendy Hendriastelah berpulang ke hadirat Allah, pukul 6.30 Wib, Selasa,30 Maret 2010.engejutkan! Tidak mendugasobat kami, Dendy Hendrias,kelahiran Cirebon, 21 Oktober1950, yang kesehariannya bersahaja, berpulang sedemikian cepat.Berita itu kami terima dari puteri kesayangannya, Devi, sekitar pukul 9.00. Kendati, memang, sudah dua pekan, diaterbaring dalam perawatan akibat hepatoma, kami tidak menyangka penyakit itumembawanya menghembuskan nafasterakhir.Dua pekan sebelum meninggal, PakDendy, panggilan akrabnya, masih menyatakan tetap ikut terlibat dalam penulisan buku seorang tokoh serta tetapmenulis dan mengisi karikatur dan ilustrasi di Majalah Berita Indonesia. Dia jugamasih menyimpan sejuta cita-cita.Namun, manusia berencana, kehendakAllah jualah yang jadi. Persis saat MajalahBerita Indonesia di puncak deadline,berita duka itu masuk ke ruang redaksi.Serta merta kami menundukkan kepaladan bersujud kiranya Sobat kami diterimaAllah di sisinya dan keluarga yang ditinggalkan dilindungi dan diberi penghiburan.Kami ikhlaskan keberpulanganmu Sobat!Saat melayat di rumah duka Jl. MegahRaya Blok C4/1 Taman Narogong Indahkota Bekasi, kalimat itu juga yang kamihaturkan kepada Isteri dan puteraputerinya. Dia meninggalkan seorangisteri bernama Henny Nurdini (55 tahun)dan putera-puteri, Devi Andriani Wulansari (30, menikah), Eric Putera Nalendra(28), Yessy Hendriana Puspita (25), danGia Muhamad Agusta (20). Setelah disolatkan di masjid dekat rumahnya, sekitarpukul 13.00 wib, jenazahnya dimakamkandi TPU Kartini, Poncol-Bekasi.Devi Andriani Wulansari, puteri sulungnya yang juga pemilik situs devicollection.com ini mengutarakan sedikitkesan tentang ayahnya. “Papah itu seorang pekerja keras, idealis, memilikidarah seni yang kental, dan berwawasanluas. Beliau tempat bertanya, tempat bertukar pikiran, tempat berkeluh kesah danjuga bersenda gurau, karena pada dasarnya beliau sangat humoris. Beliau ayahsekaligus sahabat,” ucap Devi sambil terbata-bata.Sehari setelah kepergian Dendy, suasana deadline majalah ini diliputi duka.Terutama selama ini, dialah satu-satunyapengisi karikatur dan ilustrasi majalah ini.Memang, dia yang menginspirasi penampilan majalah ini sejak pertama kaliterbit, Juli 2005, dengan tampilan karikatur dan ilustrasi cover, Bung Warto danKarikatur Berita.Kreasinya di bidang karikatur danilustrasi telah menjadi andalan. Sebab,dialah peraih Trophy Adinegoro 1987bidang karikatur dan Juara I LombaKarikatur Hari Pers Nasional th 1985. Saatitu, dia masih bertugas sebagai reporterdan karikaturis di Harian Jayakarta(1982-1986).Ketidakhadiran Pak Dendy, saat deadline kali ini, terasa sekali ada sesuatu yanghilang. Siapa yang akan mengisi karikaturdan ilustrasi? Memang, Pemred sebelumnya sudah mengantisipasi dengan mengajak seorang sobat muda bergabung, tetapi rasa kehilangan tetap terasa tak tergantikan.Dendy bergabung dengan MajalahBerita Indonesia sejak awal (Juli 2005)bersama rekan-rekan yang sebelumnyasudah aktif di Majalah Tokoh Indonesiadan Website TokohIndonesia.com, sejakMei 2002. Sebelumnya, dia bertugassebagai Wakil Pemimpin Redaksi MajalahGarda (1998-2005), Redaktur MajalahDharmais (1995-1998). Pernah jugamenjadi Pemred Tabloid BebekMania,kontributor/wartawan di Majalah VIP,Majalah Infomas, Majalah Metropolitan,Legislatif Jaya dan Fokus.Setelah meniti karir jurnalistik diHarian Jayakarta (1982-1986), dia sempathampir tujuh tahun berkiprah sebagaimanager produksi Perusahaan Public Relations Ganesia PR (1985-1991) - mengantarnya ke beberapa kota seperti Tokyodan Seoul - dan Perusahaan PR PT PenaKencana (1993-1995).Selain kreatif di bidang karikatur danilustrasi, dia juga seorang reporter danpenulis produktif. Dia telah menulis buku“Perjalanan Garuda Indonesia”, bukubiografi Brigjen TNI (Purn) H. ZahidHusein (1995) dan buku biografi MayjenRyacudu.Selain itu, dia juga berkiprah di bidangbroadcasting dan video shooting. Bersama pengelola TokohIndonesia, telahmemproduksi Video Company Profile Terminal Petikemas Koja Tahun 2005, sebagai penulis skenario, sutradara/storyboard dan editor.Juga dalam posisi yang sama, dalamproduksi iklan layanan masyarakat Departemen Kelautan & Perikanan RI tentang sosialisasi Investasi Kelautan Tahun2005, sosialisasi Gemar Makan IkanTahun 2006, dan Manfaat Ikan BagiPertumbuhan & Kecerdasan Tahun 2007.Juga produksi Video Company profile PTPundi Farm dan PT Pama Persada. Selainitu, dia juga pernah menjadi presentersebuah dialog di TPI.Dendy, sebagaimana juga dikemukakanputerinya, Devi, masih menyimpan sejumlah cita-cita. Dia seorang jurnalisbersahaja, menikmati hidup ’tahan menderita’ dengan hasil keringatnya sendiri.Tidak pernah tergiur menerobos jalanpintas. Prinsipnya, lebih baik menikmatihidup seadanya daripada ikut dalamgerombolan garong, pemeras, makelarkasus dan koruptor. Prinsip inilah salahsatu peninggalan berharganya kepadagenerasi muda. Selamat berpulang, Sobat! Mangatur L. PaniroyMfoto: dok.berindo

