Page 36 - Majalah Berita Indonesia Edisi 95
P. 36
36 BERITAINDONESIA, Mei-Juni 2016LENTERALenterasaat ini istana beras kita sudah tidak muat,”kata Syaykh. Syaykh menjelaskan di AlZaytun adanya istana beras, bukan gudangberas, kalau gudang biasanya tempat rongsokan (barang bekas) jadi adanya istanaberas. Beras itu pantasnya disimpan diistana, bukan di gudang.250.000 Kelompok TaniAnggota P3KPI tidak hanya petani dariKecamatan Gantar, tapi juga dari GabusWetan, Gabus Kulon, Losarang dan Kroya.Menurut Syaykh, ini bentuk nyata partisipasi masyarakat Indramayu untuk menciptakan ketahanan pangan, yang dikoordiniroleh Ma’had Al-Zaytun. Menurut Syaykh,seandainya di Indonesia ada kelompokkelompok tani seperti ini yang bisa menghasilkan surplus 10 ribu ton per tahun makaIndonesia akan surplus beras dan menjadipenyedia beras dunia. Kelompok tani AlZaytun (P3KPI) yang hanya menggarap 404bahu bisa memberi makan 10.000 orang danmasih surplus. Jadi Indonesia hanya membutuhkan 250.000 kelompok saja untukmemberi makan 250 juta penduduk dan surplus lagi untuk keperluan pangan dunia.Rakyat akan sejahtera. Menurut Syaykh,standar kesejahteraan itu adalah sandang,pangan dan papan. “Kalau sudah punyaberas, beras saja, sudah cukup, kita tidakakan lapar lagi. Ambil nasi, colek ke sambal,itu namanya lauk curuk. Namun itu belumcukup gizi, maka kita butuh ikan, dan tahunini kita sudah punya punya ikan, ikan laut,ikan mas dan ayam daging.”Kita hanya butuh 10 x 200 meter wadukuntuk menampung air hujan, 3 kali panentidak akan habis. Simpan ikan di situ,ikannya yang mudah hidup. Lele ada di situ,ikan mas ada di situ. Airnya mengalir terus.“Indonesia itu kalau hujan bisa dipakaisepuluh kali panen. Kalau dua kali panen sajadalam setahun, hanya kolam 4 x 10 meter,tidak habis saking kayanya. Indonesia, kayaair, air sumber kehidupan.Petani P3KPI Bayar ZakatSyaykh Panji Gumilang juga mengungkapkan bahwa para petani yang tergabungdalam P3KPI selalu membayar zakat 10Úri pendapatan. Untuk membuktikannya,Syaykh bertanya kepada seorang petani:“Berapa jammasmu?” Yang dijawab spontanpetani tersebut: “Dua juta.”“Tuh 2 juta zakatnya, 10% dari pendapatan. Petani kan tidak ada yang bayarpajak, tapi nanti tahun depan, nanti zakatmudimasukan ke pajak, sudah ada undangundangnya, nanti harus buat NPWP, berartinanti petani yang punya NPWP adalahsaudara-saudara (P3KPI),” kata Syaykh. DiIndonesia, dari 250 juta penduduk yangsudah punya NPWP hanya 60%. MenurutSyaykh mereka yang punya NPWP adalahciri-ciri cinta negara dan bangsa.Sebagian petani P3KPI juga sudah mampumembeli traktor sendiri seharga Rp20 juta.Kendati yayasan menyediakan peralatanpertanian seperti traktor dan mesin panen,namun ada petani yang merasa lebih puasbila memilikinya sendiri. Harga traktorRp20 juta dibayar dua kali ke yayasan. “Inijuga perlu kita selametin,” kata Syaykh.Bahkan, Syaykh mengatakan jika parapetani ingin dibangun rumah, yayasan akanmengusahakannya. “Apabila para petaniingin dibuatkan rumah, bilang saja ke bagianpembangunan, kalau hanya harga 100 juta,gampang bayarnya, yarnen, (bayar panen),”kata Syaykh, yang disambut tepuk tanganpara petani.Hal lain yang juga patut diselametinadalah karena tahun ini Al-Zaytun sudahSyaykh PanjiGumilang jugamengungkapkanbahwa parapetani yangtergabung dalamP3KPI selalumembayar zakat10% daripendapatan.

