Page 37 - Majalah Berita Indonesia Edisi 95
P. 37
BERITAINDONESIA, Mei-Juni 2016 37LENTERApunya proyek ikan/udang tambak, tambakultraintensif. Tambaknya di dalam rumah,ada AC untuk mengatur suhu. Target panennya 1 hektar 1000 ton/tahun. Jauh lebihbesar dari tambak biasa yang hanya menghasilkan 200 kg per tahun. Tambak ultraintensif tersebut berlokasi di sungai Pamanukan, Losarang. Makanya, Kapolsek Losarang ikut diundang untuk menghadiri acaraslametan tersebut.Kapolsek, Koramil dan CamatAcara selamatan panen tersebut dihadiriratusan petani P3KPI, guru dan dosen sertapengurus YPI Al-Zaytun. Hadir juga besanSyaykh, KH Aah Fajar Munajat Qomar. Padaacara selamatan panen tersebut diundangMuspika dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Gantar (di mana Al-Zaytun berada),dan Kecamatan Kroya dan KecamatanLosarang. Sekmat Kroya Endi Yohendi, MSiyang hadir mewakili Camat Kroya menyatakan merasa sangat terhormat mendapatundangan tersebut. “Saya merasa terhormatdengan diundang ke sini, saya juga banggadan iri dengan keberhasilan Syaykh dalammembina para petani, ini akan saya bawasebagai oleh-oleh bagi para Kepala Desa diKroya, keberhasilan ini patut diadopsi olehseluruh lembaga,” tutur Endi.Hal senada juga dikemukakan DanramilKroya Kapten Infanteri Tama Haryono. Diamerasa kagum atas apa yang telah diperbuatAl-Zaytun. Kapten Tama mengungkapkanbahwa TNI juga saat ini sedang aktif dalamupaya pemberdayaan petani. Ada MoUantara Kasad dengan Kementerian Pertanian selama 3 tahun terkait pertanian. KamiTNI setiap hari ke sawah, dari mulai tanamhingga pascapanen. Sehingga undanganmenghadiri selamatan panen tersebut,menurutnya, sangat tepat dengan momenyang ada. Dia mengatakan para petani harusbersyukur karena telah difasilitasi oleh MAZ.“Hanya kelompok tani Al-Zaytun yang tidakpernah berharap bantuan dari pemerintah,karena sudah dicukupi oleh Al-Zaytun,” kataKapten Infanteri Tama Haryono.Kapolsek Gantar Iptu Gatot Kuncoromengungkapkan,” Alhamdulillah panensaya diundang ke MAZ, biasanya sayadiundang karena ada keributan, kali ini sayadiundang untuk selametan. Saya sudah 3tahun berpengalaman mengamankan Wilayah Gantar ini. Dulu pernah ada keributanantar penggarap sawah dengan warga yangiri, namun Alhamdulillah selalu dapatdiatasi. Semoga ke depan saya diundang lagiuntuk selametan panen di Al-Zaytun. AlZaytun ini sudah dikenal sedunia, santrisantri di sini banyak dari luar negeri,sehingga menjaga keamanan di sini harusbetul-betul ekstra,” katanya.Senada dengan Kapolsek Gantar, Kapolsek Kroya Iptu Elfian Ali juga menuturkan pengalamannya selama bertugas diKroya. “Pengalaman saya dengan Pak Gatotsama. Sama sudah 3 tahun di Kroya, Sayapernah dipanggil Provos Polda karena adainformasi akan ada kerusuhan di sawah yangdikelola Al-Zaytun. Kalau tentara turun kesawah untuk mengawal petani, kami Polisimelerai orang berkelahi, oleh karena itu,saya hanya berpesan, jika ada sontoloyosontoloyo yang berbuat onar, difoto saja,nanti kita tangkap. Jika Polsek tidak mampu,saya akan minta bantuan ke Polres. JikaPolres tidak mampu, saya akan turunkanBrimob dan bila perlu saya minta bantuanPolda. Namun Alhamdulillah selama 3tahun saya di sini, setiap gangguan kantibmas bisa diatasi,” tegasnya. mbi-rukmana rafli-crsSekmat Kroya EndiYohendi, MSi,Danramil KroyaKapten InfanteriTama Haryono,Kapolsek GantarIptu Gatot Kuncoro,dan KapolsekGantar, KapolsekKroya Iptu ElfianAli, memberi katasambutan padaacara dzikir danselamatan panenmusim tanam2015-2016 diMashiqoh, AlZaytun, Rabumalam 27 April2016.

