Search

The Journalistic Biography

✧ Orbit      

BerandaSistem SunyiKembali Menjadi Cahaya yang Menahan
fraktal

Kembali Menjadi Cahaya yang Menahan

Tentang diam yang menjaga seluruh arus tetap setia pada pusatnya.

Tulisan ini bagian dari sistem kesadaran reflektif RielNiro 📷Sistem Sunyi

✧ Orbit      

Lama Membaca: < 1 menit

Cahaya tidak memilih tempat jatuh. Ia sekadar menerangi, dan dalam diamnya dunia tetap ada.

Satu Napas
Cahaya yang menahan adalah simbol iman yang menjaga keseimbangan semesta. Ia tidak bersinar karena ingin dilihat, melainkan karena tak bisa tidak menjadi terang.

Ada saat ketika manusia berhenti membedakan antara memberi dan menjaga. Semua yang dilakukan menjadi bagian dari satu tugas: membiarkan terang tetap tinggal di dalam gelap.

Cahaya yang menahan bukan cahaya yang melawan kegelapan. Ia tidak berperang, tidak menyembunyikan diri. Ia hanya ada. Cukup lama untuk membuat segalanya kembali seimbang.

Di titik ini, iman tidak lagi terasa sebagai rasa percaya, tetapi sebagai daya yang meneguhkan keberadaan. Ia tidak bersuara, namun setiap yang hidup diam-diam menyesuaikan diri dengan orbitnya.

Yang diam bukan pasif, ia adalah keseimbangan yang bekerja tanpa gerak. Ia menjaga agar kehidupan tidak jatuh ke arah mana pun, tetapi tetap berputar di sekitar pusat yang tak terlihat.

Dan manusia yang telah sampai di sini, tidak lagi perlu menjadi cahaya. Cukup menjadi ruang yang memungkinkan cahaya bekerja melalui dirinya.

(Fraktal M- IV | Seri Fraktal Transendensi | Spiral Keempat – Menyatu dalam Iman)

Tulisan ini merupakan bagian dari Fraktal Sistem Sunyi: pecahan gagasan yang mengurai pola batin dan praktik kesunyian dalam bentuk pendek dan terfokus. Setiap fraktal memantulkan prinsip inti Sistem Sunyi dalam skala kecil, sebagai cara merawat kesadaran yang bertahap dan terus kembali ke pusat.

Peta Sunyi Terkait
Memuat tulisan…
geser →
Memuat istilah…

Pengutipan sebagian atau keseluruhan isi diperkenankan dengan mencantumkan sumber: RielNiro – TokohIndonesia.com (Sistem Sunyi)

Lorong Kata adalah ruang refleksi di TokohIndonesia.com tempat gagasan dan kesadaran saling menyeberang. Dari isu publik hingga perjalanan batin, dari hiruk opini hingga keheningan Sistem Sunyi — di sini kata mencari keseimbangannya sendiri.

Berpijak pada semangat merdeka roh, merdeka pikir, dan merdeka ilmu, setiap tulisan di Lorong Kata mengajak pembaca menatap lebih dalam, berjalan lebih pelan, dan mendengar yang tak lagi terdengar.

Atur Lorielcide berjalan di antara kata dan keheningan.

Ia menulis untuk menjaga gerak batin tetap terhubung dengan pusatnya.

Melalui Sistem Sunyi, ia mencoba memetakan cara pulang tanpa tergesa.

Lorong Kata adalah tempat ia belajar mendengar yang tak terlihat.

 

 

Kuis Kepribadian Presiden RI
🔥 Teratas: Habibie (25.5%), Gusdur (17%), Jokowi (16%), Megawati (11.8%), Soeharto (10.4%)

Sering Dibaca

Terbaru