The Journalistic Biography

✧ Orbit      

BerandaSistem SunyiCinta yang Selesai di Saat yang Tepat
jejak-musik

Cinta yang Selesai di Saat yang Tepat

Jejak Sunyi dalam Musik. Fragmen Sistem Sunyi #01

Tulisan ini bagian dari sistem kesadaran reflektif RielNiro 📷Sistem Sunyi

✧ Orbit      

Litani Sunyi
Lama Membaca: < 1 menit

Tidak semua pertemuan dimaksudkan untuk dilanjutkan. Sebagian hadir untuk menenangkan sesuatu di dalam diri, lalu pergi tanpa perlu dirayakan.

Ada cinta yang tidak dituntut untuk tumbuh menjadi kepemilikan.
Ia cukup hadir sebentar, bekerja diam-diam, lalu mengubah cara seseorang memandang jarak, pulang, dan keutuhan.

Lagu ini lahir dari ruang seperti itu.
Bukan ruang kehilangan, melainkan ruang kejelasan.

Cinta yang Selesai di Saat yang Tepat

Cinta yang Selesai di Saat yang Tepat
@rielniro

[Verse 1]
Kita datang di musim yang sama
Tapi bukan untuk tinggal selamanya
Duduk berhadapan
Bercerita pelan
Luka-luka lama pelan ikut tenang

[Chorus]
Ini cinta yang selesai tepat waktu
Berhenti sebelum saling meluka
Bukan kurang dalam
Justru terlalu penuh
Sampai kita rela melepaskan
Tak semua yang cinta harus dimiliki
Ada yang cukup dikenang sepenuh hati
Kau kusimpan rapi di sudut paling sunyi
Dalam hening
Kita tetap berarti

[Verse 2]
Kita belajar tertawa apa adanya
Saling membuka ruang paling rahasia
Tak ada janji yang kita paksakan
Hanya tatap mata yang saling mengiyakan

[Chorus]

[Bridge]
Kau mengubah cara aku memandang pulang
Bahwa kehilangan tak selalu tentang hilang
Kadang berpisah adalah cara terbaik
Menjaga yang indah tetap utuh
Tetap bersih

[Chorus]


Ada perpisahan yang tidak meninggalkan sisa gaduh.
Ia tidak meminta untuk dimengerti, tidak memohon untuk dikenang, dan tidak menuntut penjelasan.

Yang tertinggal hanyalah ketenangan kecil:
bahwa sesuatu pernah hadir dengan jujur,
dan berhenti tanpa merusak apa pun.

Di situlah lagu ini memilih tinggal.
Sebagai pengingat bahwa tidak semua cinta perlu dijalani agar tetap bernilai.

Part of Sistem Sunyi.

Tulisan ini termasuk dalam Jejak Sunyi dalam Musik: ruang di mana karya musik diperlakukan sebagai fragmen kesadaran dalam ekosistem Sistem Sunyi.

Lagu dalam seri ini tidak berfungsi sebagai ilustrasi konsep atau media ekspresi emosional, melainkan sebagai artefak yang menyimpan jejak pengalaman batin yang telah ditata dan disadari.

Fragmen ini merupakan bagian dari arsip Sistem Sunyi dan ditempatkan sebagai penanda perjalanan kesadaran lintas medium.

Pengutipan sebagian atau keseluruhan isi diperkenankan dengan mencantumkan sumber: RielNiro – TokohIndonesia.com

Lorong Kata adalah ruang refleksi di TokohIndonesia.com tempat gagasan dan kesadaran saling menyeberang. Dari isu publik hingga perjalanan batin, dari hiruk opini hingga keheningan Sistem Sunyi — di sini kata mencari keseimbangannya sendiri.

Berpijak pada semangat merdeka roh, merdeka pikir, dan merdeka ilmu, setiap tulisan di Lorong Kata mengajak pembaca menatap lebih dalam, berjalan lebih pelan, dan mendengar yang tak lagi terdengar.

Atur Lorielcide berjalan di antara kata dan keheningan.

Ia menulis untuk menjaga gerak batin tetap terhubung dengan pusatnya.

Melalui Sistem Sunyi, ia mencoba memetakan cara pulang tanpa tergesa.

Lorong Kata adalah tempat ia belajar mendengar yang tak terlihat.

 

Kuis Kepribadian Presiden RI
🔥 Teratas: Habibie (24%), Gusdur (16.9%), Jokowi (16.9%), Megawati (11.6%), Soeharto (10.2%)

Ramai Dibaca

Terbaru