Page 54 - Majalah Berita Indonesia Edisi 38
P. 54
54 BERITAINDONESIA, 24 Mei 2007BERITA HUKUMGiliran Adik TersayangKasus Impor Beras VietnamTersangka:Widjokongko Puspoyo dikenal sebagaipengusaha dan bankir. Namanya tercatatsebagai Presiden Direktur Bank Indotradedan pernah menjabat Direktur Keuangan PTJamsostek.antan DirekturUtama BulogWidjanarkoPuspoyo tampaknya kompak dengan sangadik, Widjokongko Puspoyo.Penyidik Kejaksaan Agungtelah menetapkan keduanyasebagai tersangka kasus dugaan korupsi gratifikasi ataupenerimaan hadiah oleh pejabat negara Perseroan UmumBadan Urusan Logistik (PerumBulog) per Rabu, 25 April2007.Widjanarko telah ditahandengan status tersangka kasuskorupsi impor sapi Australiatahun 2001, sementara Widjokongko menyusul ditahan Kejakgung pada 3 Mei lalu. Widjokongko Puspoyo dikenalsebagai pengusaha dan bankir.Namanya tercatat sebagai Presiden Direktur Bank Indotrade(1993-1999) dan pernah menjabat Direktur Keuangan PTJamsostek.Pengolahan hasil pemeriksaan yang terdiri atas keterangan saksi-saksi dan alatbukti telah memperjelas alirandana yang diterima para tersangka dari kegiatan pengadaan komoditas beras impor dariVietnam.Dalam kasus gratifikasi itu,penyidik telah memeriksa sejumlah anggota keluarga Widjanarko yaitu Widjokongko(adik), Endang Ernawati(istri), Winda Nindyati (putrisulung), Andre Juanda (menantu), serta Rinaldy Puspoyo(anak kedua) terkait pasal UUKorupsi tentang aliran danaatau aset yang diduga mempunyai hubungan dengan tindak pidana korupsi yang dilakukan pejabat negara.Kasus gratifikasi dari Vietnam Southern Food Corporation sebesar 1,5 juta dolar ASawalnya mengalir ke PT TuguDana Utama. Pihak PT Tugukemudian mengirimkan 1,2juta dolar AS ke PT ArdenBridge Investment (ABI) milikWidjokongko. Dari PT ABI,uang diduga mengalir ke Widjanarko dan anggota keluarganya seperti istri dan anakanaknya.Penyidik telah memeriksasejumlah saksi di antaranyadireksi dan karyawan perusahaan rekanan yang terkaitkerja sama Bulog yang menerima aliran dana dari Vietnam Southern Food Corporation, juga meminta keterangan langsung ke perusahaantersebut dengan menerbangkan lima penyidik ke Vietnam.Kejaksaan juga masih menunggu penghitungan dariBadan Pengawas Keuangandan Pembangunan (BPKP)untuk kepastian jumlah uangdalam kasus korupsi tersebut.Kasus dugaan korupsi penerimaan hadiah dalam pengadaan komoditas itu berawal darikerjasama Bulog dengan dariVietnam Southern Food Corporation dalam impor beras2001-2002.Pelaksana Tugas JaksaAgung Muda Pidana KhususHendarman Supandji juga mengatakan kejaksaan berencanamemanggil paksa wanita berinisial ERN yang disebut-sebutdekat dengan Widjanarko, karena dia juga menerima danagratifikasi. “Direktur Penyidikan sedang merencanakanitu,” kata Hendarman. RH1. Widjanarko Puspoyofl Posisi: Sebagai Dirut Perum Bulog, Widjanseharusnya tidak menerima hadiah (gratifikasi) dari rekanan.fl Tersangka: 25 Maret 20072. Widjokongko Puspoyofl Peran: Menerima dan mendistribusikan danagratifikasi lewat PT Arden miliknya.fl Tersangka: 25 Maret 2007 Belum ditahanKekayaan Widjokongko:Total: Rp 11,088 miliar (laporan ke KPK pada2004 saat menjadi Direktur Keuangan PTJamsostek)Rincian harta kekayaan yang dimiliki pria kelahiran Solo, 7 Oktober 1951, ini adalah sebagaiberikut:fl Properti: Rp. 1,133 miliar (empat tanah diTangerang).fl Kendaraan: Rp 296 juta (Mobil MercedesBenz tahun 2000, Mitsubishi 1994, Honda1989, dan motor Honda 1996).fl Logam mulia dan barang antik: Rp 277 juta.fl Surat berharga: Rp 9,2 miliar.fl Meubel: Rp 88 juta.MWidjokongko kini ditahan Kejaksaan Agung. foto: repro jurnal nasional

