Page 61 - Majalah Berita Indonesia Edisi 76
P. 61


                                    BERITAINDONESIA, Mei 2010 61BERITA OLAHRAGAtanbaru yang dibangun untuk Piala Dunia 2010 danselesai dibangun pada 2009. Stadion yangdidesain terinspirasi dari bendera Afrika Selatanini berada di jantung Kings Park Sporting Precinctdan sirkuit jalan Durban yang sering digunakanuntuk balapan A1GP. Untuk memanjakan penonton, stadion yang mirip dengan Stadion Wembleydi Inggris ini dilengkapi dengan lengkunganraksasa sepanjang 350 meter dan sebuah mobilkabel untuk membawa pengunjung naik ke balkondari sisi utara stadion ke titik tertinggi darilengkungan tersebut sehingga pengunjung dapatmelihat indahnya pemandangan kota dan lautan.Salah satu kenyamanannya, tutup atas stadionmenutupi 80 persen tempat duduk. Untuk PialaDunia 2010 nanti stadion ini akan menyelenggarakan lima pertandingan babak penyisihangrup, satu pertandingan babak ke-dua (babak 16besar), satu pertandingan perempat final, dan satupertandingan semi-final. Negara-negara yangakan bermain di stadion ini adalah Nigeria- Korsel,Jerman-Australia, Belanda-Jepang, Portugal-Brazil, Spanyol-Swiss.Nelson Mandela Bay StadiumPunya Ikatan SejarahStadion ini merupakan stadion baru yang sengajadibangun untuk Piala Dunia yang berada di tepiDanau North End Kota Port Elizabeth dan selesaidibangun pada 2009 dengan kapasitas 48.000penonton. Stadion sepakbola kelas internasionalini menjadi yang pertama dibangun di ProvinsiCape Eastern bagian dari Afrika Selatan yangberpenduduk miskin. Sempat dikhawatirkanpembangunan stadion ini tidak tepat waktu,namun sebaliknya stadion ini malah lebih cepatselesai. Karena yang pertama rampung, ujilapangan dan fasilitas dapat dilakukan jauhsebelum pertandingan PD dimulai. Untuk pembangunan stadion ini, diperkirakan menghabiskandana 1,1 miliar Rand atau sekitar US$ 150 juta.Pada saat Piala Konfederasi Afrika, stadion inisempat dipercaya menjadi tuan rumah, namunkapal pembawa balok penopang atap stadionkaram dalam perjalanan dari Kuwait akibat cuacaburuk sehingga pembangunannya terlambat danmemaksa panitia Piala Konfederasi mengalihkanhak tuan rumah ke stadion lain. Untuk Piala Dunia2010, stadion ini akan memainkan lima pertandingan babak pertama dan kedua, satu lagababak 16, satu pertandingan perempat final, danperebutan tempat ketiga. Negara yang bertandingdi stadion ini yakni Korsel-Yunani, SloveniaInggris, Jerman-Serbia, Pantai Gading-Portugal,Spanyol-Honduras.ini masih menjadi masalah krusial untukkesuksesan penyelenggaraan. Sepertiinsiden penembakan terhadap bis pemainTogo di Anggola dalam turnamen PialaAfrika (8/1/2010). Kecemasan itulah yangsempat menghantui tim kesebelasannegara-negara yang ingin bermain di PialaDunia. Belum lagi ancaman jaringanteroris Al-Qaeda yang akan menyerangstadion. Hal itu tergurat di benak KetuaBadan Sepak Bola Jerman Theo Zwanziger yang mengkhawatirkan soal keamanan agar tidak disepelekan. Meskidemikian, dia mengakui, Afrika Selatanbukan Angola. Menanggapi kecemasanitu, Danny Jordan memberikan pandangan berbeda seraya meyakinkan Afrika Selatan, aman. “Tidak adil menyamaratakansituasi keamanan di seluruh Afrika, “ kataJordan, sambil memberi bukti amannyaPiala Konfederasi 2009 di Afrika Selatan.Disamping adanya ancaman pecahnyakonflik ras di Afrika pasca tertembaknyaEugene Terreblanche seorang pemimpinpartai pendukung supremasi kulit putih,ada pula ancaman teroris yang akanmembom tempat pertandingan dan sejumlah penginapan yang disebut-sebutakan dilakukan jaringan Al-Qaeda. “Kamitidak akan menghentikan penyelenggaraan Piala Dunia hanya karena mendapatkan ancaman seperti itu,” kata sekretaris jenderal FIFA Jerome Valcke.Menurutnya itu tidak akan berpengaruhkarena pihaknya sudah bekerjasama dengan badan-badan keamanan (Interpoldan sukarelawan dari 25 negara) di seluruh dunia untuk memastikan bahwa tidakakan terjadi apa-apa. Untuk mendukungpengamanan, pemerintah setempat mengerahkan 40 ribu polisi untuk menjagapara pendatang dari negara lain. Sementara itu, Sepp Blatter Presiden FIFA mengatakan sepenuhnya percaya dan mendukung sistem keamanan yang dirancangpanitia, apalagi setelah Afrika Selatansukses menjadi penyelenggara PialaKonfederasi 2009. “Jadi inilah saatnya seluruh dunia menaruh kepercayaan mereka pada kemampuan Afrika Selatanmenjadi tuan rumah Piala Dunia 2010,”kata Blatter meyakinkan.Sementara tingginya biaya akomodasiselama Piala Dunia dan mahalnya tiketmenjadi salah satu kendala yang harussegera diselesaikan mengingat pertandingan tidak akan lama lagi. Piala Duniaterancam sepi bahkan target penontonyang direncanakan panitia tidak mencapaitarget. Bukan hanya itu, FIFA juga sempatmengkritik penyelenggara Piala Dunia2010 Afrika Selatan, karena panitiaterkesan pasif untuk mempromosikanajang tersebut.Panitia dan FIFA kemudian bekerjakeras berpromosi menarik penonton,menjual tiket melalui tempat publik diAfrika. Bahkan pemerintah Afrika untukpertama kalinya di dunia memberikan visagratis bagi penonton dan menjual ratusanribu tiket murah yang dikembalikan darisponsor dan yang membatalkan. Akibatpengembalian tersebut, jumlah targetpenonton menurun. Dilansir dari goal.com,Wall Street Journal dan firma GrantThornton merevisi prediksi kunjunganturis selama penyelanggaraan Piala Duniadari 483 ribu orang turis, menyusut 15persen menjadi sebesar 373 ribu.Sementara itu, pemerintah AfrikaSelatan mengharapkan Piala Dunia yangpertama kali diadakan di negara merekaini dapat menambah jutaan dolar pundipundi negara dan dapat mengangkat citranegara mereka. Diperkirakan perekonomian tuan rumah terdongkrak 2 hingga2,5 persen karena konsumsi turis selamaturnamen berlangsung. „ BSfoto-foto: reproSuporter tim nasional Afrika Selatan dengankostum khasnya
                                
   55   56   57   58   59   60   61   62   63   64   65