Page 58 - Majalah Berita Indonesia Edisi 91
P. 58


                                    58 BERITAINDONESIA, Desember 2013BERITA KESEHATANZJanin Jadi Korbanangguan tiroid (kelenjar gondok)4-5 kali lebih banyak terjadi padawanita dibandingkan pada pria.Sebagian besar terjadi pada saatwanita hamil karena adanya perubahanhormonal dan metabolisme. Kelainan kelenjar tiroid yang harus diwaspadai olehwanita hamil adalah hipotiroid. Hipotiroidmerupakan kondisi di mana kelenjar tiroidtidak menghasilkan cukup banyak hormontiroid sesuai yang dibutuhkan tubuh.Wanita yang berisiko tinggi untukmengalami kekurangan tiroid selamakehamilan adalah yang memiliki riwayatkecenderungan kekurangan tiroid sebelum hamil, riwayat penyakit tiroid autoimun dalam keluarga, penderita diabetesmelitus tipe 1, pasien dengan penurunancadangan tiroid (kemungkinan disebabkan riwayat radiasi leher dan tiroidektomisebagian), kelainan autoimun lain sepertiarthritis rheumatoid.Hormon tiroid merupakan hormonutama dalam metabolisme tubuh manusia. Hormon inilah yang menghasilkanenergi dari zat gizi dan oksigen sehinggamampu memengaruhi fungsi seluruh sel,jaringan, dan organ dalam tubuh.Fungsi tiroid yang baik sangat pentinguntuk ibu dan janin yang dikandungnya.Wanita hamil dengan gangguan kelenjar tiroid sepertihipotiroid berisiko lebih tinggi mengalami abortus, lahirmati, dan hipertensi dalam kehamilan. Andai pun iamelahirkan, kemungkinan bayi kretin (cebol), mengalamiketerbelakangan mental, bahkan cacat fisik.Khususnya selama 3 bulan pertamakehamilan, pada saat itu hanya ibu yangmenjadi sumber hormon tiroid bagi janin.Iodine disuplai melalui plasenta yangberperan penting dalam perkembanganotak janin. Kelenjar tiroid janin barumulai terbentuk di minggu ke-14.Gejala hipotiroid yang dialami ibuselama dalam kehamilan khususnya ditrimester pertama, misalnya mudah lelah,mengantuk, kedinginan, penambahanberat badan walau pola makan wajar danolahraga teratur, depresi, nyeri otot dansendi, kulit kering bersisik, rambut dankuku menipis dan rapuh, penurunan libido, serta gangguan menstruasi.Guru Besar Universitas Padjajaran ProfSri Hartini KS Kariadi menjelaskan,hipotiroid umumnya akibat kekuranganyodium dan radiasi saat pengobatan padabagian leher, efek samping obat-obatandan faktor keturunan.\ asupan hormon tiroiddalam tubuh wanita hamil akan turutmengganggu proses tumbuh kembangjanin. Padahal, di usia dini hormon tiroidsangat bermanfaat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan. Wanita hamil yang mengalami kekurangan yodium berat dapat melahirkanbayi kretin (cebol),\diskusi kesehatan di Jakarta.Untuk itu, diperlukan skrining denganmelakukan pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium, ultrasonography (USG),dan scan-tiroid. Pemeriksaan laboratorium yaitu pengukuran kadar Thyroid Stimulating Hormone (TSH) dan ThyroidPeroxidase Antibodies (Anti TPO) membantu menentukan diagnosis yang tepat.Pemeriksaan Anti TPO untuk wanita hamil dilakukan pada minggu ke 12-20kehamilan.Ketua Kelompok Studi Tiroid Perkumpulan Endokrinologi Indonesia(PERKENI) Prof Johan S Masjhur mengatakan, diagnosis disfungsi tiroid, baikhipotiroid maupun hipertiroid (menghasilkan hormon tiroid berlebihan) perludilakukan sejak dini. Mengingat hormontiroid berperan penting dalam perkembangan saraf sejak awal kehamilan.Johan menjelaskan makanan yangmengandung yodium tinggi seperti ikanair laut, telur, roti, susu dianjurkan untukdikonsumsi ibu hamil. Jumlah yangdiperlukan adalah 250 mikrogram perhari. Jika makanannya kekurangan yodium, maka pemberian garam beryodiummerupakan tindakan paling murah danmudah. Namun, bila asupan yodium darimakanan tak cukup untuk mengatasihipotiroid, lakukan tindakan medis seperti terapi sulih hormon.Pengobatan penyakit ini pada ibu hamilditargetkan untuk mencapai keadaaneutyroidism (kadar hormon tiroid dalambatas normal) secepat mungkin denganmenggunakan seminimal tetapi seefektifmungkin obat-obatan antitiroid. Diberikan terapi sulih tiroksin dengan dosis 50-100 mg perhari. Kadar thyrotropin serumdiukur dengan interval 4-6 minggu danpenambahan dosis tiroksin sekitar 25-50mg. Pemberian levothyroxine (synthyroid), yang merupakan preparat T4murni, adalah terapi pilihan. Bila digunakan dengan dosis yang sesuai maka akanmenormalkan kadar T3, T4, dan TSH.Tujuan pengobatan untuk mempertahankan kadar thyrotropin pada kadar normalatau sedikit di bawah normal. Pada saathamil kadar thyrotropin diperiksa tiapsemester. Kehamilan meningkatkankebutuhan tiroksin sekitar 50 mg.Oleh karena itu, kelainan pada kelenjartiroid terutama hipotiroid, jangan dianggap sepele. Kondisi hipotiroid pada wanitahamil harus dikoreksi, sedapat mungkinsebelum kehamilan, dengan suplementasidan asupan makanan karena merupakanpenyebab kerusakan saraf utama. Selaindampak terburuk seperti kematian, hipotiroid yang tak segera ditangani juga dapatmembahayakan kesehatan sekaligus masadepan janin. „ dgrG
                                
   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61   62