Page 53 - Majalah Berita Indonesia Edisi 95
P. 53


                                    BERITAINDONESIA, Mei-Juni 2016 53YBERITA HUMANIORAmasa kini. Mereka lebih banyakberkutat dengan gadget dan inijuga ditiru oleh anak-anaknya.Anak-anak sekarang hanyut dalam jejaring sosial dan permainanlewat gadget itu.Budaya membaca buku jugatidak bisa dilepaskan dari faktoreksternal, salah satunya, keberadaan sarana dan prasarana perpustakaan. Saat ini, Indonesiamemiliki perpustakaan di duniacukup bagus dengan mendudukinomor 35 di atas negara Malaysia, Portugis, Singapore, Jerman,Australia dan Selandia Baru.Namun, pengunjung dan pemanfaatan perpustakaan sedikit sekalidibandingkan dengan negaranegara itu. Hal itu mungkin disebabkan oleh kurangnya tenagapengelola perpustakaan, terbatasnya bahan pustaka, sarana prasarana yang terbatas, dan kurangnya promosi untuk rajinmembaca.Faktor lain yang membuat rendahnya minat membaca bukuadalah kurangnya daya beli dankurangnya ketersediaan bukubuku bacaan umum dan pelajaran yang menarik untuk dibaca.Berbagai upaya sudah dilakukan untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Mulai daripameran buku murah, penyediaan sarana perpustakaan yangmemadai hingga peraturan menteri. Pada Peraturan Menteri(Permen) Nomor 23/2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti,diantaranya pelajar sebelum mulai belajar diwajibkan membacaselama 15 menit. Dengan harapan, membaca menjadi kebiasaansetiap hari.Sejumlah SMA di Jakarta sudahmenjalankan program 15 menitmembaca buku non-teks pelajaran sebelum pelajaran dimulaidiantaranya SMA Negeri 78 Jakarta Barat dan MAN 4 Jakarta.Namun usia program 15 menitmembaca ini masih muda danbelum bisa dilihat hasilnya. Apapun upaya yang dilakukan, carapaling efektif untuk meningkatkan minat baca mesti dimulaidari rumah/orang tua atau daridiri sendiri. „ RIESeputar BukuFakta- Tanggal 23 April dirayakan sebagai HariBuku Sedunia. Pada tanggal itu, WilliamShakespeare meninggal dunia.- Membaca itu menyehatkan. Ketika membaca,otak akan dirangsang dan stimulasi (rangsangan)secara teratur dapat membantu mencegahgangguan pada otak termasuk penyakit Alzheimer(kepikunan).- Membaca buku lebih manjur (68%) redakanstres daripada mendengarkan musik (61%).Temuan ini menurut Studi Psikolog Syaraf KognitifDavid Lewis.- Jenis buku yang paling banyak diminatiadalah buku percintaan. Kemudian disusul bukumotivasi dan sastra. Selanjutnya, buku dewasa,fiksi ilmiah, resep, sejarah dan agama.- Sebanyak 30% pembaca akan menyelesaikan bacaannya sebelum halaman 50. Sebanyak 87 persen pembaca menyelesaikan bukudengan jumlah 300 halaman, 74 persen 400halaman, dan 35 persen pembaca membaca bukusetebal 700 halaman. Ini artinya, semakin tebalsebuah buku, semakin rendah minat pembaca.- Mereka yang suka membaca cenderunglebih maju dalam hal karir, dan hidup secaraumum.- Di Amerika Serikat, orang membeli 57 buahbuku per detik! Bila dihitung maka akandiperlukan sebuah rak buku dengan panjang 78mil atau 125.53 kilometer untuk menampung bukubuku tersebut hanya untuk satu hari!Tips Menumbuhkan Minat Baca- Bacakan buku cerita saat anak masih balita.- Sisihkan uang untuk membeli buku dan ajakanak ke toko buku/perpustakaan.- Jangan biasakan anak menonton televisidan main playstation/gadget.- Buatlah perpustakaan di rumah. Jadikan halini sebagai proyek penting dalam hidup. Selainberguna bagi diri sendiri, juga akan berguna bagianak dan cucu kelak.- Mulailah membaca dari tema yang disukai.Sebagai tahap awal, hindari bacaan yang beratdan membosankan. Bisa dimulai dari buku ceritafiksi atau buku-buku praktis berisi kiat-kiat atau tips.- Temukan waktu yang nyaman dan tepatuntuk membaca. Apakah saat jam istirahat disekolah, saat dalam perjalanan, saat menunggu,atau sebelum tidur.- Minta saran teman atau cari di internet, bukubuku apa saja yang bagus.- Buat target bulanan/tahunan, berapa banyak bukuyang akan dibaca.Siswa SD membaca buku di perpustakaan
                                
   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57