Page 38 - Majalah Berita Indonesia Edisi 27
P. 38


                                    38 BERITAINDONESIA, 21 Desember 2006Karena itu setiappribadi atauinstitusi apapunyang bersentuhandengan Al-Zaytun,termasukpengusahaterkenal sekaliberAksa Mahmudharuslah dapatmemperolehmanfaat besardari manisnya rasa“gula” Al-Zaytun.Paling tidak,setelahberkunjung akanselalu adainspirasi baru yangtercetuskan.casing dan sebagainya dibuat sendiri.Pendidikan Sebagai “Gula”Syaykh AS Panji Gumilang, tuanrumah yang merupakan pimpinansekaligus personifikasi Al-Zaytun yangditemui Aksa Mahmud di Wisma TamuAl-Islah, memang sejak awal mendesainPonpes Al-Zaytun sebagai “gula”-nyapusat pendidikan dan pengembanganbudaya perdamaian dan pusat pengembangan budaya toleransi.Ponpes sebagai “gula” dibangundalam semangat pesantren namundikelola secara modern. Karena dia“gula”, maka “semut” berupa kegiatankegiatan ekonomis dipastikan akandatang dengan sendirinya.Karena itu setiap pribadi atau institusiapapun yang bersentuhan dengan AlZaytun, termasuk pengusaha terkenalsekaliber Aksa Mahmud haruslah dapatmemperoleh manfaat besar darimanisnya rasa “gula” Al-Zaytun. Palingtidak, setelah berkunjung akan selaluada inspirasi baru yang tercetuskan.Secara khusus lagi teknologi kulturjaringan dan transfer embrio, misalnya,Aksa sangat berharap sekali teknologiini hadir di setiap kabupaten demimenyediakan bibit-bibit dan varietasterunggul tanaman pangan dan hewanpeliharaan. Semua ide dicetuskanbersama oleh Syaykh dan Aksa untukmemberikan manfaat yang lebih besarkepada rakyat banyak.Memiliki Kesamaan Sudut PandangKunjungan H.M. Aksa Mahmud,Wakil Ketua MPR RI ke sebuah pusatpendidikan terpadu di kawasan pedesaan nan teduh dan damai di Desa MekarJaya, Kecamatan Gantar, KabupatenIndramayu, Jawa Barat adalah untukyang kedua kali.Aksa Mahmud pertama kali mengadakan kunjungan di bulan Agustus 2005,bersama rombongan Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo untukmeresmikan pendirian Universitas AlZaytun (UAZ) Indonesia.Aksa bersama rombongan, masingmaisng terdiri Sekretaris Wakil KetuaMPR RI RM Sumantri, Direktur BisnisBank Kesawan Etjik Jafar, dan stafpribadi bernama Salman, kali ini datangjuga masih dalam konteks UAZ Indonesia.Yakni mengadakan Silaturahim IdulFitri 1427 H di hadapan Keluarga BesarUniversitas Al-Zaytun Indonesia, sertamemberikan kuliah umum atauStadium General kepada seluruh civitasakademika UAZ Indonesia. Tema yangia bawakan adalah, “Membangun Jiwadan Perilaku Kewirausahaan (Enterpreneurship) di Kalangan MahasiswaUniversitas Al-Zaytun Indonesia.Aksa merasakan betul manfaatkehadirannya kali ini. “Orang terdekat”Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kallaini bisa bercengkerama mengenaibanyak hal dengan Syaykh PanjiGumilang. Keduanya bertukar-pikiranmengenai berbagai perkembangansosial politik dan kenegaraan terbaru ditanah air, membicarakan situasi globalyang semakin menunjukkan gejalakuatnya interdependensi antar umatmanusia dan antar bangsa, sertamencari peluang-peluang usaha baruyang masih memungkinkan untukmemberikan lebih banyak lagi kesejahteraan kepada masyarakat di berbagaidaerah secara merata.Kedua tokoh terlihat mempunyaikesamaan pandangan dalam banyak hal.Secara fisik pun keduanya ternyatamemiliki kesamaan pula sebab dalamdarahnya sama-sama mengalir darahBugis. Aksa Mahmud adalah orangBugis tulen, hingga ia digelari sebagai“Saudagar Bugis Yang Cerdas”. Sementara Syaykh AS Panji Gumilang, darigaris keturunan ayah yang orangMadura, bila silsilah diurut ke atasternyata masih ada pula titisan darahBugisnya.Khusus mengenai cita-cita Indonesiamasa depan yakni menciptakan Indonesia yang kuat, antara Aksa Mahmud danSyaykh juga sangat setuju sekali apabilasetiap pemimpin Indonesia berkesempatan menaikkan pendapatan perkapitaIndonesia hingga paling tidak mencapai3.500 dollar AS perkapita. Bila kondisiminimal itu sudah tercapai, katakeduanya, tak lagi masalah apabilaStadium General Universitas Al-Zaytun IndonesiaLENTERA38Syaykh AS Panji Gumilang dan H.M Aksa Mahmud mempunyai banyak kesamaan.foto: berindo amron
                                
   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42