Page 54 - Majalah Berita Indonesia Edisi 39
P. 54


                                    54 BERITAINDONESIA, 07 Juni 2007BERITA DAERAHBuntut Demo ke Gedung Sate:Abubakar Siap Bertanggung JawabSiapa yang bakal menduduki kursi PejabatSementara (Pjs) Bupati KabupatenBandung Barat masih belum jelas.Abubakar membantah dirinya berada dibalik aksi demonstrasi ke Gedung Sate.enggat waktu sudahmakin mepet, tapirencana pelantikancaretaker Bupati Kabupaten Bandung Barat (KKB)yang sekaligus peresmian kabupaten baru ini, Juni nanti,masih belum jelas. Nama Drs.H. Abubakar, M.Si. yang direkomendasikan Bupati Bandung H. Obar Sobarna, S,Ipsesuai klausul, UU 12/2007,memang masih berkibar. Namun di sisi lain, munculnya sejumlah nama yang kabarnyaditunjuk Gubernur Jabar danberasal dari luar, juga santerberkembang. Karena itu, ratusan aparatur desa yang menamakan diri Tiga Pilar Desadan Pegawai Negeri Sipil(PNS) serta PGRI berunjukrasa ke Gedung Sate, di JalanDiponegoro, Bandung.Gelombang pertama, Senin (7/5) terdiri dari rombongan parakepala desa, BPD dan LKMD seKabupaten Bandung Barat. Kemudian Selasa (8/5) terdiri dariorganisasi Korpri dan PGRI.Mereka meminta Gubernur Jawa Barat merekomendasikanSekda Kab. Bandung, Abubakar,sebagai salah satu calon PjsBupati KBB. Mereka juga meminta beraudiensi dengan Gubernur Danny Setiawan atauWagub Nu’man Abdul Hakim. Menurut Koordinator Aksiyang juga menjabat sebagaiKetua Asosiasi LKMD se-Kabupaten Bandung Barat, Abubakar merupakan figur yangsangat memahami administrasi, budaya dan programprogram Bandung Barat.Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan telahmengajukan tiga nama untukPjs Bupati KBB kepada Mendagri. Mereka adalah AsistenPemerintahan Provinsi JawaBarat, Tjatja Kuswara, KepalaBiro Dekonsentrasi SyamsudinAbas dan Sekda Kab. Bandung,Drs. H. Abubakar, M.Si.Wagub Nu’man Abdul Hakim, yang menerima aspirasipara pengunjuk rasa itu takkuasa menahan kegusarannya.“Tulis saja, saya sangat kesaldengan upaya politisasi ini.Segera hentikan! Kalau aparatur pelayanan masyarakatsudah melakukan hal sepertiitu, berarti tidak punya disiplin,dan tidak punya etika!” kataNu’man dengan nada tinggi.Wagub juga menekankan PNStidak boleh memasuki ruang politik praktis. “Jika mau melakukanmanuver politik, lakukan saatpemilihan kepala daerah mendatang”, katanya. Sebagai KetuaKorpri Kab. Bandung, Abubakarseharusnya tidak membiarkanaksi tersebut terjadi.Gubernur Danny Setiawanjuga menghimbau agar jajaranKorpri tidak memasuki duniapolitik praktis. “Saat ini, pejabatbupati di KBB itu memimpinteknis, bukan jabatan politis.Setelah digelar pemilihan kepala daerah, baru menjadi kancah politik,” ujarnya.Ketua Umum DPD PKS KBB,Didik Agus, sangat menyesalkan sikap pegawai negeriyang terlibat politik praktis danmeninggalkan tugas pelayanan.Ia meminta kepada BupatiBandung memberikan sanksikepada aparatnya yang terlibataksi karena telah meninggalkantugas pelayanan publik.Namun pengamat politik lokal, Herman Y. Ibrahim menyarankan agar tindakan aparatdesa serta anggota Korpri danPGRI ini tidak perlu ditanggapisecara emosional. Semua pihakhendaknya lebih melihat padasubstansi tuntutan mereka, yangmeminta agar persiapan teknisadministrasi KBB dilakukanoleh figur yang memang memiliki pengetahuan dan mengenal karakteristik daerahotonom baru itu.Minta MaafSementara itu, SekretarisDaerah Kab. Bandung, Abubakar, baik secara pribadi maupun selaku pengurus Korpri,meminta maaf atas aksi massaitu yang tidak mencirikan etikaaparatur yang baik. “Saya bertanggung jawab,” katanya disela-sela Musyawarah ProvinsiLuar Biasa Korpri Jabar diBandung baru-baru ini.Atas kejadian itu, BupatiBandung Obar Sobarna belummenentukan sanksi yang mungkin diberikan. Pihaknya masihakan menelaah duduk persoalannya. “Kita juga belum tahu apakah mereka demo atauhanya menyampaikan aspirasi.Tidak bisa sembarangan mengambil keputusan,” kata Obar. Mengenai adanya desakansejumlah fraksi di DPRD Kab.Bandung agar mencopot Abubakar dari jabatan Sekda, Obarmenilai Abubakar tidak terlibat dalam pengerahan massauntuk unjuk rasa ke GedungSate. „ AW, SBR, SPTDemo PNS di Gedung SateKinerja Bank Jabar Terus MembaikDi tengah persaingan perbankan yangsemakin tajam, Bank Jabar yang dikomandoiAgus Ruswendi, terus berbenah. Agus jugabertekad mengantarkan bank ini menjadi yangterbesar di Bandung tahun 2010.Selain itu, ia juga ingin Bank Jabar selalu siap menghadapi dinamika dunia perbankan dengan terusmelakukan penyesuaian aturan. Antara lain di bidangekspor impor, yaitu dengan menerapkan uniform customs and practise for documentary credit (UCP).Penerapan UCP 600 menggantikan UCP 500di Bank Jabar pada tanggal 1 Juli nantimerupakan upaya Bank Jabar dalam mendukung berkembangnya para pengusaha yangmelakukan bisnis perdagangan luar negeri.Pada acara Sosialisasi UCP 600 yang dilangsungkan di Hotel Hyatt Bandung, dua pekan lalu,Agus mengungkapkan bahwa bank milik PemdaJabar hingga akhir April 2007 telah berhasil memperoleh laba operasional sebelum pajak sebesarRp. 192,76 miliar. Selain itu, volume usaha BankJabar mencapai Rp. 23,44 triliun, meningkat dariposisi akhir tahun lalu, sekitar Rp 21,29 triliun. Sedangkan penghimpunan dana masyarakat hinggaApril ini tercatat Rp. 18,41 triliun dibanding akhirtahun 2006 yang hanya sekitar Rp. 15,54 triliun.“Perkembangan kredit kami juga cukup menggembirakan. Sampai April ini telah mencapai Rp12,30 triliun dari posisi akhir tahun yang mencapaiRp. 11,76 triliun,” kata Agus. „ AW. SBR. SP
                                
   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57   58