Page 56 - Majalah Berita Indonesia Edisi 39
P. 56


                                    56 BERITAINDONESIA, 07 Juni 2007tersebut hanya bisa digunakanselama 30 hari. Setelah itu,software tersebut tidak bisalagi digunakan.Bagi mereka yang ingin terusmenggunakan software tersebut, harus memiliki activation code. Biasanya, pesanuntuk melakukan aktivasimuncul setelah kita selesaimenginstal software tersebut.Proses aktivasi bisa banyakcara diantaranya lewat internet, e-mail, telepon atau faks.Aktivasi lewat internet relatifmudah karena setelah kitatekan menu aktivasi, softwaresegera berkomunikasi denganserver si pembuat software,mengecek keaslian softwaredan serial number, setelah itusoftware teraktivasi secaraotomatis.Aktivasi yang lumayan merepotkan adalah aktivasi viatelepon atau faks. Ini merupakan pilihan bagi mereka yangtidak mempunyai koneksi internet. Mau tidak mau, kitaharus menghubungi si pembuat software yang berada diluar negeri untuk meminta activation code tersebut. Iniberarti kita harus rela keluaruang lagi. Syukur, kalau sudahada kantor perwakilannya diIndonesia sehingga prosesnyabisa lebih mudah.Hal yang menarik, softwareasli buatan Indonesia justrusudah banyak menggunakanpengaman lebih dari dua lapis.Sayangnya, hampir semuasoftware lokal ini belum menyertakan pilihan untuk aktivasi via internet. Penggunaharus melakukan aktivasi viae-mail, telepon, sms, atau faks.Software penerjemah sepertiRekso Translator Release 2(RTR2), misalnya. Agar software ini bisa berfungsi penuh,pengguna harus memasukkanserial number, username, nomor telepon, dan e-mail. Dariinformasi yang dimasukkanoleh pengguna, software tersebut dengan algoritmanyatersendiri men-generate(membuat) Kode Password.Kode Password yang sangatpanjang ini harus kita kirimkan via sms atau telepon untukmeminta Password pembuka.Begitu Password pembuka inisudah kita masukkan, software baru bisa digunakansecara penuh.Berita Indonesia sempatberusaha‘mengakali’sistem pengaman ini dengan menginstal RTR2 dikomputerlain. Semuainformasi seperti serialnumber, username, nomortelepon, dan email dimasukkan sama seperti menginstal pertamakali di komputer sebelumnya. Agar lebih lancar,instalasi RTR2dilakukan di dalam komputerdengan sistem operasi yang sama. Sayang, RTR2 tidak bisadiaktivasi. Kode Passwordyang di-generate oleh software tersebut sedikit berbedapadahal informasi penggunadibuat sama. Iseng-iseng, Berita Indonesia meminta password via sms. SMS balasanyang diterima menyatakanbahwa RTR2 sudah diinstall dikomputer yang berbeda. Darimana mereka tahu kalau software tersebut diinstal di komputer yang berbeda? Kelihatannya ‘lapis keempat’ ada disistem algoritma Kode Password yang panjang sepertiular itu. Kode Password yangdihasilkan oleh software tersebut merupakan kode informasidari spesifikasi komputer dimana RTR2 diinstall. Ini yangsulit untuk dipecahkan sebabsemirip apapun spesifikasikomputer yang kita miliki,selalu saja ada yang berbeda diantara keduanya. Mau tidakmau, agar bisa menggunakanRTR2 di komputer lain, kitaharus membeli lisensitambahan.Model lapis pengaman lainnya yang sering digunakanadalah software bisa berfungsikalau CD software tersebut dimasukkan ke drive CD di komputer. Tanpa CD itu janganharap software bisa berjalan.Mau tidak mau, pengguna dipaksa menggunakan softwaretersebut di satu PC saja. Bukankah CD software tersebutbisa digandakan? Memang bisa digandakan tetapi janganharap bisa digunakan karenaCD ‘kopian’ itu gagal mengkopi utuh CD aslinya. CD aslitersebut sudah di-compile(diolah) dengan teknik tertentu agar tidak bisa dikopi.Teknik proteksi yang lazim digunakan misalnya teknik dummy files, overburn/oversize,discguard, secuROM, dan sebagainya. Namun, bagi hackeratau pengguna komputer yangsudah berpengalaman, menggandakan CD yang menggunakan teknik dummy files misalnya sudah sangat mudah.Tetap Bisa DijebolModel pengaman (registrasi,red) berlapis tebal sepertiapapun, selalu bisa dijebol olehpara komunitas hacker underground. Komunitas hacker‘hitam’ ini membuat banyaksitus (situs crack, red) yangmenawarkan serial number,keygen, dan crack/patch dariberbagai software agar bisabebas digunakan. Bisa jadi,berbagai software bajakanyang banyak kita jumpai dalam bentuk CD atau DVD ituadalah software hasil download dari situs-situs tersebut.Serial number biasanya terdiri dari kombinasi angka danhuruf dengan panjang yangberaneka ragam tergantungkehendak si pembuat softwaretersebut. Sedangkan keygen(key generator) adalah serialnumber yang di-randomize.Keygen karya hacker ‘hitam’ini melakukan kalkulasi serialnumber sesuai dengan kodedan sistem algoritma yangbiasa digunakan oleh si pembuat software tersebut. Dengan keygen, berapapun serialnumber yang kita perlukan,akan disediakan oleh tool yangsatu ini. Muncul satu pertanyaan yang membuat BeritaIndonesia berdecak kagum,darimana para hacker itu tahukode dan sistem algoritmayang pada dasarnya hanyadiketahui oleh si pembuat software tersebut? Padahal kodeyang harus dipecahkan bukancuma serial number namunjuga activation code-nya. Lihatsaja keygen untuk softwaresoftware keluaran Adobe atauSymantec.Cara lain yang sering digunakan untuk membuka pengaman sebuah software adalahdengan menggunakan crackdan patch. Software yang dicrack merupakan softwareBERITA IPTEKTampilan registrasi RTR2 (atas), dan settingInternet Explorer mematikan fungsi Java Script(bawah).
                                
   50   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60