Page 61 - Majalah Berita Indonesia Edisi 51
P. 61
BERITAINDONESIA, 06 Desember 2007 61BERITA DAERAHBinangkit usung Lily - EndangDrs H Lily Hambali Hasan Msidan Drs Endang Koswara MScmenjadi calon Bupati dan WakilBupati Purwakarta. Incumbent inidiusung koalisi “Binangkit”, ikonbersama PBB, PDIP, dan PKB kePilkada Purwakarta awal tahun2008.Drs H Lily Hambali Hasan yangkini masih menjabat sebagai BupatiPurwakarta dan Drs Endang Koswara MSc, ASDA II Bagian Pemerintahan mendapat dukunganpenuh dari petinggi PDIP, PKB danPBB ditingkat pusat dan daerahuntuk maju ke Pilkada Purwakartaawal tahun depan.Pasangan dinilai layak meneruskan suksesi Purwakarta lima tahunke depan. Lily dan Endang, menurut Ketua DPC PKB PurwakrtaH.Agus Marjuki SH, dikenal sebagai pekerja keras yang mengutamakan kepentingan pembangunandaerah. Keduanya mampu bekerjasama tanpa terjadi tarik ulur kekuasaan sebagaimana yang seringmenjadi fenomena pascapilkada.PDIP, PBB maupun PKB, menurut Wakil Ketua DPD PDIP JabarRahadi Zahari yang juga anggotaDPRD Provinsi Jawa Barat , menilai duet Lily - Endang merupakankandidat harapan Purwakarta.Tidak hanya bagi partai politik yangmengusungnya, tetapi juga merupakan akumulasi aspirasi masyarakat secara luas.Pengalaman Lily - Endang dalambirokrasi merupakan aset Purwakarta yang tidak dimiliki kandidat lainyang merupakan syarat dasarpemerintahan yang efektif, ujar JubirPDIP Ir.Gatot Sriyoso yang diaminiKetua DPC PBB Yudi Sirojudin.Ketiga partai (PDIP, PKB danPBB) melihat performa duet ini merupakan ikon yang tepat danmampu mengakomodir kepentingan berbagai lapisan. Sosok kebapakan yang ditampilkan Lily dantokoh muda yang melekat pada diriEndang K mengibaratkan pasangan ini abang dengan adiknyayang memberikan simbol keharmonisan yang mampu berinteraksidan berimprovisasi satu denganyang lain dalam mengisi tugaskelak jika memenangkan pilkada.Ketua DPC KNPI Purwakarta MHolil mengingatkan para kandidatkonsisten membangun pemuda.Karena hanya kandidat yang memperhatikan pemuda lah yang mampu mendongkrak kemakmuranmasyarakat Purwakarta.Organisasi kepemudaaan yangbergabung dalam KNPI sepakatakan memberikan suara bagi tokohyang selalu tanggap dan memperhatikan kepemudaan secara luas.Endang MR Abdulah SH MH dosen fakultas hukum komunikasi Universitas Purwakarta menilai pasangan Lily - Endang K memiliki keunggulan meraih suara. Lily yangkini menjabat bupati memiliki popularitas bagi pemilih perkotaan dandi birokrasi. Sedangkan sosok Endang merupakan representasi tokoh muda Purwakarta yang mendapat tempat yang begitu fanatik dari para pemilih tradisional yangmencakup 70% jumlah pemilih.Endang K yang menjabat AsdaII, Ketua Pengda Percasi, KetuaPepadi (Persatuan PedalanganIndonesia) dan Wakil Ketua BadanMusyawarah Putra Daerah Purwakarta (Bamus - PDP) memiliki keunggulan tersendiri. Sehingga pasangan ini diperkirakan akan mampu meraih suara di atas 51 % pemilih. BND, SPPolres Bulungan, Tanjung Selorsejak pertengahan November (12/11) lalu.Keduanya terpaksa ditahan karena dikhawatirkan melarikan diri danmenghilangkan barang bukti. “Kedua tersangka diancam hukuman,minimal 4 tahun dan maksimum 20tahun,” papar Daniel.Keberadaan kantor Kajari diTanjung Selor baru sekitar duatahun, namun berhasil menyeretoknum-oknum tersangka koruptor kepengadilan berkat adanya laporanmasyarakat. “Kami berharap masyarakat memberi masukan dalammenegakkan supremasi hukum.Kejaksaan tidak bisa berjalan sendiri, dan perlu dukungan masyarakat,” kata Kajari Tanjung Selor, ketikamenerima laporan masyarakat yangdisampaikan Ketua DPRD Bulungandi Tanjung Selor, Oktober 2007 lalu.Beberapa tokoh masyarakatTanjung Selor, memuji kinerja Jaksadalam menangani kasus-kasuskorupsi yang disampaikan masyarakat untuk dijadikan awal penyelidikan. “Ini merupakan terobosansignifikan dalam membongkar kasus-kasus penyelewengan di Kabupaten Bulungan,” kata seorang tokohmasyarakat yang enggan disebutnamanya.Dia meminta pihak kejaksaanmemfokuskan diri dan mendalamimasalah-masalah di Dinas Pertanian. Karena banyak kasus-kasuslain, misalnya kasus pembukaanlahan persawahan yang setiap titikluasnya 200 hektare. Masing-masing di Transmigrasi Selimau 1 dan2, Teras Baru dan Teras Nawang,Desa Sekang, Sungai Bira (Antutan)Mara Satu, Long Pari, Sajau 1 dan2, dan terakhir di Tanah Merah Kecamatan Tanah Lia. Juga pembuatan irigasi, dan pengadaan mesin pompa air di 10 titik. Menurutnya, semua proyek itu amburaduldan tidak pernah dinikmati masyarakat. SLP, SPtidak terdapat perubahan.“Jika mau diperbaiki, gedungini harus dibongkar total,”tutur beberapa orang berseragam putih-putih kepada Asmuddin dari Berita Indonesia.Sebab keretakan dan kemiringan bangunan itu terjadikarena fondasinya turun.Ketua DPD Generasi MudaGerakan Karya Rakyat Indonesia (GM GAKARI) Kota Tarakan, Ikram Mahmud, S.Sosmenyayangkan belum adanyakeseriusan para penegak hukum dalam menyikapi kasuskasus korupsi di Tarakan. Dia,memberi contoh hasil pemeriksaan BPK atas belanja daerah Pemkot Tarakan anggarantahun 2006. “Jumlahnya mencapai belasan proyek dengannilai kerugian negara ratusanmilyar rupiah,” katanya.Namun yang membuatIkram Machmud, yang jugaKetua Bidang Sospol, MPCPemuda Pancasila Tarakan inigeram, selain temuan BPK,sebenarnya masih banyak kasus yang layak dipermasalahkan. Ia menunjuk pembangunan gedung Universitas Borneo.Universitas ini berada di bawah naungan Yayasan Penakindi atau dengan kata lain dikelola oleh swasta. Perlu dipertanyakan, karena semua biayapembebasan lahan, pembangunan gedung, laboratoriumdan sarana pendukung, yangnilainya ratusan milyar rupiahditanggung Pemkot Tarakan.Ikram yang juga duduk sebagai pengurus di Kamar Dagang dan Industri Daerah (Kadinda) Tarakan ini merasacuriga ketika Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)bolak-balik datang ke Tarakan.“Ini KPK asli atau palsu ?,”ujarnya dengan nada bertanya.Kasie Pidsus Kejaksaan Negeri Tarakan, Jefri Mangkapedua, SH mengakui banyak kasus dugaan korupsi di Tarakan.Namun, karena terbatasnyajumlah Jaksa, penanganannyaseperti jalan di tempat. Untuktahun ini, Kejaksaan NegeriTarakan baru dapat menangani kasus korupsi pengadaan tower di Radio Republik Indonesia (RRI) Tarakan. “Duaorang tersangka, direktur danbendaharanya sudah ditahan.Tinggal menunggu sidangnya,”kata Jefri.Kini tinggal menunggu, apakah berbagai kasus korupsi danhasil pemeriksaan atas belanjadaerah di Kota Tarakan akandibiarkan tanpa ada tindaklanjutnya?. Kalau masalah inidibiarkan, maka Tarakan yangdijuluki sebagai Kota New Singapore, merupakan surgabagi koruptor. ASM, SLP, SPDrs H Lily Hambali Hasan Msi Drs Endang Koswara MSc

