Page 50 - Majalah Berita Indonesia Edisi 21
P. 50
50 BERITAINDONESIA, 21 September 2006BERITA IPTEKProsesor Berotak GandaSetahun terakhir ini, berbagai media kian gencar melansirberita seputar chip prosesor baru yang akrab disebut dualcore. Peningkatan kemampuan hingga implementasinyake berbagai PC seperti mobile, desktop, dan servermenjadi berita hangat yang tiada habis-habisnya. Chip inidiperkirakan akan menjadi perubahan terbesar dalamteknologi PC selama 10 tahun terakhir. Bahkan, di masadepan, sistem komputasi tidak hanya dual-core namunmulti-core.etelah hampir mencapai bataskecepatan chip tradisional, Inteldan AMD beralih untuk menggabungkan dua chip ke dalam satukeping silikon. Hasilnya adalah sebuahchip dengan dua core yang dapat beroperasi secara independen. Dengan teknologi ini diharapkan akan memperbaikikemampuan multitasking ketika pengguna komputer secara bersamaan menjalankan berbagai aplikasi, seperti membuka e-mail atau berselancar di internetdan sekaligus menjalankan berbagai aplikasi multimedia seperti ripping audio CDke format lain ataupun membakar datapada CDRW. Teknologi dual-core memang juga dirancang untuk mendukungplatform Viiv yang dikembangkan IntelCorp untuk menjadi sentra hiburan digital di rumah-rumah dengan menggunakan komputer.Pada prosesor dual core ini terjadipenggabungan dua prosesor besertacache, namun dalam satu kemasan chipatau integrated circuit (IC). Keuntungandual core terutama pada cache coherency.Dengan dual core, komunikasi antarakedua die dapat dilakukan pada clock rateyang lebih tinggi dibandingkan jikamemanfaatkan bus di luar chip.Namun, di balik kelebihannya tersebut,dual core bukan tanpa kekurangan. Di antara kekurangan itu misalnya membutuhkan operating system (OS) yang mampumengoptimalkan kinerjanya. Setidaknyakemampuan OS untuk mengoptimalkanSMP (symmetric multi-processing). Selain itu, dibutuhkan juga aplikasi yangsudah mendukung pengoptimalan prosesor ini.Sebenarnya, sebelum Intel dan AMDramai-ramai meluncurkan prosesor dualcore-nya, IBM lebih dahulu memproduksidual core CPU, yaitu IBM POWER4 padatahun 2000. Namun, para penggunakomputer kebanyakan, untuk urusanprosesor, lebih akrab dengan nama yangdikeluarkan oleh Intel dan AMD.Intel Core 2 DuoProsesor dual core dari Intel untuk desktop diluncurkan dengan nama kode Smithfield yang memiliki kecepatan 3.2 GHzdengan masing-masing core dilengkapidengan L2 cache sebesar 1 MB. Chip yangdinamai Pentium D tersebut memiliki kecepatan clock jauhlebih rendah dari CPU coretunggal 3.8 GHz, seperti seri570 dan 670.Untuk itu, pada Intel Pentium D juga dilakukan peningkatan branch predictionunit. Dengan memperbaikikinerja branch predictionunit, akan membuat prosesordapat bekerja secara optimal dan memperkecil kemungkinan kesalahan.Fungsi hyper-threading tidak ditinggalkan begitu saja untuk prosesor Smithfieldini. Namun, ini hanya akan tersedia untukprosesor desktop versi high end dari Inteldan tidak akan menemukannya padasetiap prosesor Smithfield, yakni IntelPentium D 840 (3,2 GHz), Intel PentiumD 830 (3,0 GHz), dan 820 (2,8 GHz).Chip generasi selanjutnya bernamaCore Duo kini sudah bisa dijumpai dalamkomputer Apple iMac, Mac mini, MacBook and MacBook Pro, begitu pula padaberbagai notebook bermerek Sony, Toshiba, ASUS, dan sebagainya. Chip yang paling terbaru adalah Core 2 Duo, dengannama kode Conroe, diluncurkan ke pasaran 27 Juli 2006.AMD AthlonUntuk prosesor berbasis desktop padamodel dual core ini, AMD pertama kalimeluncurkan prosesor dengan namaAthlon 64 X2 (31/5/05). Dengan masingmasing core diperkuat 64K L1 instructioncache dan 64 K L1 data cache.Untuk komunikasi, kedua core AMD X2tersebut akan berkomunikasi secaralangsung melalui system request queuedan crossbar yang akan menghubungkannya dengan onchip memory controller dan Hyper-Transport I/O. Dengandesain arsitektur seperti ini, lebih memungkinkan kedua prosesor pada masing-masing core dapat secara optimalmemanfaatkan resource yang tersedia.Tanpa terhambat oleh batasan, seperti katakanlah sistem bus. Ini juga akanmemperkecil latency karena semua yang disebut tadi masihterletak dalam satu chip.Varian dari jajaran AMDAthlon 64 X2 tersebut antaralain Athlon 64 X2 4200+(2,2GHz) dengan L2 cache512KB; Athlon 64 X24400+ (2,2GHz) dengan L2cache 1024KB; Athlon 64 X2 4600+(2,4 GHz) dengan L2 cache 512KB dan X24800+ (2,4 Ghz). Perbedaan dari masingmasing varian, selain pada clock speed, jugapada ukuran L2 cache yang tersedia.Sedangkan untuk dual core yang diperuntukkan untuk server, AMD mengeluarkan tiga model prosesor dual core Opteron ke pasaran (22/4/05). Tiga varian terbaru dari AMD itu adalah model 885, yangdirancang hingga 8 jalur dan 16 serverenterprise. Model 285 digunakan untuk 2jalur serta 4 workstation dan server.Sedangkan untuk model 185, digunakanuntuk 1 jalur, 2 server dan workstation.Belum PopulerHampir tiga tahun setelah AMD memperkenalkan Opteron, 48% pengguna PCtidak mengetahui tentang apa itu prosesordual-core, merujuk pada riset terbaruyang digelar oleh institusi Harris Interactive. Dalam riset yang difokuskan untukpengguna rumah tangga tersebut, hanya42% pemilik PC mengenal sedikit tentangS

