Page 52 - Majalah Berita Indonesia Edisi 21
P. 52
52 BERITAINDONESIA, 21 September 2006BERITA DAERAHSebuah HarapanMasa DepanKini, giliran pembangunan desa menempati urutanpertama. Lewat pemberdayaan masyarakat, tahun 2011semua desa di Malinau akan mampu mandiri.ebenarnya, jarum jam baru menunjukkan pukul lima sore waktusetempat tetapi pemandangansudah seperti jam tujuh sore.Bias sinar matahari terlidung oleh bukitditambah suara binatang shese membuatsuasana terasa damai dan syahdu. Itulahkeberadaan Long Pada, sebuah desa diKecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau Kalimantan Timur.Di desa ini belum ada kendaraan rodaempat atau roda dua, jangankan itu, listrikpun belum ada, kecuali lampu petromakyang pemiliknya bisa dihitung jari. Nyalanya pun tidak setiap malam, hanya padaacara-acara tertentu - bagi masyarakatyang tinggal di kota, ini seperti hal yangsangat mustahil. Perjalanan menuju desayang terletak di daerah aliran sungai(DAS) Sungai Tubu, anak cabang SungaiMentarang dari Kota Malinau, dapatditempuh sekitar satu hari jika menggunakan long boat atau dua hari kalaumenaiki perahu bermesin ketinting dansekitar seminggu bila naik perahu yangdidayung dengan tenaga manusia.Perjalanan harus menembus arus jeramyang cukup menantang menuju perkampungan yang dihuni suku Dayak Kenyah danDayak Punan dengan jumlah penduduksekitar 1000 jiwa. Di daerah ini terdapatlima desa yakni, Long Pada, Long Titi, RianTubu, Long Ranau, dan Desa Long Nyau.Sementara untuk memenuhi kebutuhansehari-hari, penduduk mempunyai ketergantungan yang tinggi terhadap keberadaanhutan, di mana beragam jenis kebutuhanpangan diperoleh dari dalam hutan dansungai. Sedang kebutuhan protein hewani,dipenuhi dengan berburu binatang di hutandan ikan dalam sungai.Fenomena inilah yang membuat Pemerintah Kabupaten Malinau mempunyaiperhatian khusus terhadap pendudukyang bermukim di sepanjang pinggirSungai Tabu ini dengan memekarkanKecamatan Mentarang menjadi tigawilayah pemerintahan kecamatan, yakni;Kecamatan Mentarang dengan ibukotaMentarang, Kecamatan Mentarang Huludi Long Berang dan Perwakilan Kecamatan Mentarang di Long Pada.Kabag Humas Pemkab Malinau, Johnson Lilit Wu, SE. MH kepada Berita Indonesia mengatakan, itulah gambaran dariseluruh Kabupaten Malinau. Di Kabupaten ini terdapat 12 kecamatan yangterdiri dari 106 desa, tersebar di wilayahseluas 42.620,70 Km2 atau 17,38 persendari luas wilayah Provinsi KalimantanTimur. Total penduduk hasil sensus tahun2005 lalu, berjumlah 50.623 jiwa. “Sebesar 64,06 persen diantaranya, atau sebanyak 32.429 jiwa penduduknya, hidupdi bawah garis kemiskinan. Minimnyasarana dan prasarana infrastruktur yangterbatas, kualitas SDM (Sumber DayaManusia) masih rendah, dengan kondisigeografis yang sulit,” katanya.Berdasarkan fakta-fakta inilah, lanjutputera asli Dayak Kenyah ini, PemerintahKabupaten Malinau yang dipimpin olehDR. Drs. Marthin Billa, MM melakukanpendekatan pembangunan melalui program Gerakan Pembangungan Desa Mandiri (Gerbang Dema) sebagai pola pembangunan menuju masyarakat sejahtera.“Target Bupati, semua desa di KabupatenMalinau tahun 2011 diharapkan sudahmampu mandiri,” ujarnya.Keinginan Pemerintah Kabupaten(Pemkab) hasil pemekaran dari Kabupaten Induk Bulungan berdasarkan UUNomor 47 Tahun 1999 ini untuk mensejahterakan seluruh penduduk secaramerata dan berkeadilan, jelas tertuangdalam Program Pembangunan LimaTahun (Pelita) tahap pertama “GerbangDema” yang telah dikenal luas olehmasyarakat.Melalui program tersebut, PemkabMalinau memiliki pilar-pilar utamapembangunan. Tiga pilar pertama, padatatanan substansi pembangunan meliputi,peningkatan SDM, pembangunan infrastruktur, dan pembangunan pertaniandalam arti luas. Tiga pilar kedua, padatatanan pemerintahan, yang meliputiPemerintahan Kabupaten, PemerintahanKecamatan dan Pemerintahan Desa. Dan,tiga pilar ketiga, pada tatanan operasionaldi lapangan, meliputi Pemerintah, Masyarakat dan Pengusaha/Investor.Perencanaan Gerbang Dema ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbang). BupatiMalinau sendiri saat melakukan penyerahan Dokumen Anggaran Satuan Kerja(DASK) di ruang Laga Feratu Kantor Bupati Malinau, belum lama ini menginstruksikan kepada semua bawahannya untukbekerja keras. “Penduduk Malinau bisahidup sejahtera, hanya bisa tercapai jikadidukung semua pihak,” tegasnya. SLPHewan. Kebutuhan masyarakat terhadap protein hewan terpenuhi dengan cara berburu didalam hutan.Pangan: Masyarakat tidak pernah kekurangan pangan dengan menanam padi di ladang.Foto: repro WWFFoto: repro WWFS

