Page 52 - Majalah Berita Indonesia Edisi 27
P. 52


                                    52 BERITAINDONESIA, 21 Desember 2006BERITA HANKAMTNI-ATM Terus TingkatkanKerja SamaKRI Dewa RuciTiba di Tanah AirKRI Dewaruci kembali mengukir sejarahpelayaran yang gemilang. Perjalanan panjang sekitar 4 bulan mengarungi ganasnyasamudera berhasil dijalankan dengan baikdan selamat. Pelayaran muhibah itu bersandi operasi Kartika Jala Krida (KJK) 2006.Pelayaran muhibat tersebut dimulai dariDermaga Madura, Koarmatim Ujung Surabaya pada tanggal 1 Agustus 2006 yangmenempuh rute : Surabaya – Tanjungpinang – Belawan – Malaysia – Thailand –Kamboja – Vietnam – Brunei Darussalam –Gorontalo – Hongkong – China - KoreaSelatan – Jepang – Philipina – Tarakan -Makasar dan berakhir di Surabaya.Kedatangan kapal latih Kadet AkademiAngkatan Laut (AAL) yang dibuat galanganHC Stulcher Danshon Hamburg JermanBarat pada tahun 1953 itu disambut denganupacara khusus yang dipimpin Pangarmatim Laksamana Muda TNI MoekhlasSidik, MPA di Dermaga Madura, Koarmatim,Ujung Surabaya, Jumat (1/12).Rasa bangga menyelimuti suasanapenyambutan saat kapal mulai merapat didermaga. Komandan KRI Dewaruci LetkolLaut (P) Soetarmono yang sekaligussebagai Komandan Satgas KJK 2006 dan88 anak buah kapal (ABK) serta 63 KadetAAL Tingkat II Angkatan ke-53 kemudianmendapatkan ucapan selamat dari Pangarmatim dan pejabat teras Koarmatim.Suasana pun berubah menjadi haru bercampur bahagia saat pelaut-pelaut ulung TNIAL tersebut bertemu dengan anak, isteri dansanak keluarga lainnya yang datang menyambut mereka. Mereka saling berpelukandiiringi tangis bahagia karena dapat bertemukembali setelah 4 bulan berpisah.Pelayaran muhibah ke luar negeri yangdiemban kapal layar kebanggaan TNI AL ituselain bertujuan untuk membina danmempererat hubungan persahabatandengan negara asing khususnya antaraAngkatan Laut, juga melaksanakan peransebagai Duta Bangsa dalam menyampaikanmisi pariwisata dan memperkenalkankekayaan budaya Indonesia di mata dunia.Ketika singgah di beberapa negara tujuanpara pelaut itu melaksanakan kunjungan kepejabat setempat baik sipil maupun militer.Mereka juga melakukan pertandingan olahraga, pertunjukan drum band GenderangSuling Gita Jala Taruna, dan Cocktail Party digeladak KRI Dewaruci dengan menampilkanberbagai tarian tradisional seperti RampakKendang dari Jawa Barat, Tari Saman dariSumatera Barat, Tari Reog Ponorogo dari JawaTimur dan tak kalah menarik Tari Poco-pocoyang sangat digemari warga asing di setiapnegara yang mereka singgahi. „ SB, SPTentara Nasional Indonesia dan Angkatan Tentara Malaysia menyelenggarakan sidang ke-2 High Level CommitteeMalaysia-Indonesia (HLC Malindo) 2006. Kegiatan tersebutberlangsung di Ball Room Hotel Ritz Carlton Jakarta Kamis(23/11) dipimpin oleh Panglima TNI Marsekal TNI DjokoSuyanto.LC Malindo merupakan Rapat Pertemuan Koordinasiantara Pimpinan TNI danATM, dan telah berlangsungdua kali. TNI mengutus 29 orang delegasi.Sedangkan delegasi Malaysia yang dipimpin Panglima ATM Laksamana Tan SriDato Mohd Anwar Bin HJ MD Nor beranggotakan 27 orang.Dalam pertemuan tersebut Panglimakedua Angkatan Bersenjata menerimalaporan tentang pelaksanaan ProgramKerja selama tahun 2006 dari badanbadan kerja yang telah dibentuk. Yaitu Badan Kerja Sama Latihan Operasi, BadanKerja Sama Latihan-Pendidikan, BadanKerja Sama Sharing Informasi Intelijen,Badan Kerja Sama Perbatasan dan BadanKerja Sama SAR, serta laporan pelaksanaan latihan Darsasa Malindo 2006yang dilaksanakan di Singkawang. Selainitu juga merencanakan program kerjasama untuk tahun 2007.Acara tersebut juga dimaksudkan untuklebih meningkatkan kerja sama pengamanan perbatasan Malaysia dan Indonesia, serta dapat lebih mempererat tali persahabatan antara kedua negara yang telahterbina selama ini, khususnya antarakedua Angkatan Bersenjata.Panglima TNI Marsekal Djoko Suyantomenyatakan, dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang telah dilakukanmungkin ada kesalahpahaman. Oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi yang sangat mendalam tentang penyelenggaraankegiatan-kegiatan yang dilakukan bersama ini secara obyektif. Dengan tetapmengedepankan semangat persahabatandan kerja sama yang telah dibina selamaini. “Hubungan antara pejabat yangsetingkat pada tingkat pimpinan stafsampai pada tingkat operasional sangatlah penting. Karena hubungan personeltersebut akan menjamin berlangsungnyakomunikasi yang intensif dan terbukadalam menyikapi setiap permasalahanyang timbul akibat dari kesalahpahamanyang dilakukan oleh anggota kita dilapangan,” jelas Panglima.Sementara itu, Panglima Tentara Malaysia meyakinkan, dengan semangatkerja sama Malindo, semua badan-badandi dalam HLC dapat melaksanakan tanggung jawab ini dengan sempurna danberkesan. „ SB, SPHPanglima TNI Marsekal TNI Djoko Suyanto foto: berindo wilson
                                
   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56