Page 46 - Majalah Berita Indonesia Edisi 27
P. 46


                                    46 BERITAINDONESIA, 21 Desember 2006BERITA EKONOMIInvestasi MenghadangPertumbuhan Ekonomi 2006Langkah-langkah pemerintah menghindari pembusukanperekonomian selama tahun 2006, tampaknya semakinjauh dari kata berhasil, kalau tidak bisa disebut hampirgagal. Hal ini dapat dilihat dari kinerja pertumbuhanekonomi yang diperkirakan tidak dapat mencapai targetsebagaimana yang diasumsikan dalam APBN-P 2006,sebesar 5,8%.Seperti diberitakan Harian Kompas, Senin (20/11), 31 Kantor Wilayah (Kanwil)Pajak tidak sanggup mencapai targetpenerimaan pajak tahun ini. Sehubungandengan ketidaksanggupan kanwil-kanwilpajak itu, Anggota Komisi XI Dradjad H.Wibowo, menengarainya sebagai dampakdari penurunan kegiatan usaha yangdilakukan wajib pajak.APBN-P 2006 sebelumnya menargetkan penerimaan pajak sebesar Rp 333,01triliun. Namun, Kanwil Pajak seluruh Indonesia diperkirakan hanya mampumemenuhi pengumpulan pajak hinggaakhir tahun 2006 sekitar Rp 304,28triliun atau kurang sebesar Rp 28,73triliun dari target. Ini merupakan indikator dari pembusukan ekonomi yangterjadi selama tahun 2006, yang ditengarai oleh penurunan kinerja duniausaha.Dampak yang ditimbulkan dari berkurangnya penerimaan sektor perpajakanini adalah berkurangnya pembiayaananggaran sebesar Rp 28,73 triliun. Artinya, pemerintah harus mengurangi jumegersangan perekonomianakibat ketiadaan investasi selama tahun 2006, terlihat semakin menunjukkan akumulasinya pada akhir tahun ini. Salah satuindikator dari pemburukan ekonomidapat dilihat dari berkurangnya penerimaan negara dari sektor perpajakan.K31 Kantor Wilayah (Kanwil) Pajak tidak sanggup mencapai target penerimaan pajak tahun ini. foto: berindo wilson
                                
   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50