Page 48 - Majalah Berita Indonesia Edisi 32
P. 48
48 BERITAINDONESIA, 01 Maret 2007BERITA FEATUREPesona SeorangAkie AbeKemanapun Akie Abe melangkah, mediadan masyarakat Jepang selalumembicarakannya. Apa yang menarik dariistri Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abeini?kie Abe (44 th), istriperdana menteriJepang Shinzo Abe,melakukan sesuatuyang tidak biasa di Jepang,setidaknya sejak suaminyaterpilih menjadi perdana menteri Jepang pada akhir September 2006. Dia menciptakan suatu gaya baru seorangpublik figur yang sebelumnyabelum pernah dilihat olehmasyarakat Jepang.Akie Abe tidak takut untukmengatakan apa yang menurutnya harus ia katakan. Iamasih muda, berpenampilanmewah, dan sebagai istri perdana menteri, dirinya lantangberbicara. Akie Abe juga memiliki gaya berpakain yangmodern. Dirinya mudah ditemui oleh siapa saja. Suaminya,Shinzo Abe, yang berumur 52tahun adalah perdana menteritermuda yang pernah dimilikioleh Jepang sejak perang dunia ke 2. Jadi tidaklah mengherankan melihat Akie Abemengendarai sendiri mobilnyake gedung pemerintahan, menari tarian hula-hula, dan sesekali menjadi DJ di stasiunradio FM.“Dia orang yang modern dantidak memiliki masalah dalamberhubungan dengan orangorang dari berbagai tipe yangberbeda,” ujar seorang editormajalah wanita di Jepang. Jikakita berpikir mengenai paraistri perdana menteri sebelumnya maka kita akan memikirkan seorang wanita yangsudah tua. Akie Abe sungguhsangat berbeda dari para pendahulunya, para istri perdanamenteri Jepang. Newsweekpernah mewawancarai Kumiko Hashimoto, istri PerdanaMenteri Jepang satu dekadeyang lalu, yang mengaku bahwa dirinya ingin melakukansedikit tugas-tugas pemerintahan. Bahkan dirinya tidak terpikir untuk terlibat ke dalammasalah-masalah yang kontroversial. Tidak heran mengapa sedikit masyarakat Jepang yang mengingat namaKumiko Hashimoto.Memiliki Ibu Negara yangterkenal memang tidak umumterjadi di kebanyakan negaradi Asia, seperti di Jepang,Thailand, Korea Selatan, danTaiwan. Termasuk di negaranegara kawasan Asia yang memiliki ikatan sejarah yang kuatdengan kebudayaan Inggrisatau Amerika, seperti India(dimana Sonia Gandhi pernahberkuasa) dan Filipina (dimana ada tokoh wanita terkenal seperti Imelda Marcos).Tapi berbeda dengan AkieAbe yang tampaknya akan diingat oleh masyarakat Jepang.Akie Abe dapat menampilkandirinya dengan baik sehinggadiliput oleh banyak media.Akie Abe tidak hanya terkenaldi negerinya sendiri tetapi jugadi negara-negara yang memiliki hubungan kurang baikdengan Jepang. Pada saat diamengunjungi Seoul, Oktober2006, dia membuat mediamedia lokal terkagum-kagumketika dia membacakan sebuah puisi dalam bahasa Korea. Di Cina, masih dalam kunjungan yang sama, cara berpakaiannya dan spontanitasnya membuat sebuah koranterkemuka di Cina menyebutnya sebagai “Hillary ClintonJepang”. Dalam suatu sesiwawancara dengan Newsweek, Akie Abe berkata, “Sayatidak berpikir bahwa diri sayasepenuhnya terbuka. Tetapikarena saya adalah istri dariseorang perdana menteri yangmasih muda, hal itu membuatsaya banyak diliput oleh media. Dan beberapa orang melihat saya seperti itu.”Jika hendak dibandingkandengan first lady Amerika,maka tidak ada perbandinganyang sesuai. Tidak sepertiHillary di masa awalnya menjadi first lady, Abe tidak menunjukkan ketertarikannyapada isu kebijakan-kebijakan“keras” seperti asuransi kesehatan, dan tidak memiliki ambisi berkarir di bidang politik.Abe lebih mirip seperti LauraBush, menggunakan kekuatandan daya tariknya untuk menangani isu-isu seperti pendidikan bagi orang yang tidakmampu dan mempromosikanbudaya Jepang ke luar negeri.Yu Uchiyama, seorang profesor politik Jepang di Universitas Tokyo mengatakan, kedua wanita itu memiliki kesamaan dalam hal bagaimanacara mereka menghormatiAMendukung Suami: Akie Mendampingi Abe dalam suatu pertemuan denganKegiatan Sosial: Akie Abe menemui para pelajar Cina yang sedangstudi tour ke Jepang

