Page 56 - Majalah Berita Indonesia Edisi 07
P. 56


                                    BERITA MANCANEGARA56 BERITAINDONESIA, Januari 2006Demo Anti-ArabSydney: Australia pertengahan bulan laludiguncang kerusuhan rasial yang dipicuoleh berita bahwa dua relawan penjagapantai kulit putih yang bertugas di pantaiselatan Sydney dipukul oleh warga imigranLibanon. Kerusuhan yang menjalar dipantai Cronulla, merusak ketenangan parapengunjung pantai. Mereka melemparipengunjung, termasuk polisi dan petugaskesehatan, dengan kaleng-kaleng birsembari meneriakkan antiras.Warga Libanon dan Timur Tengahlainnya menjadi sasaran amukan mereka.Kepolisian New South Wales (NSW) menangkap 12 perusuh, empat di antaranyadijadikan tersangka.Berita-berita SMS bertebaran bahwa duawarga Australia dipukul oleh warga imigran Libanon dan Timur Tengah. BeritaSMS itu segera menyebar di seluruhpenjuru Sydney. Pesan itu menghasutpemuda-pemuda Australia untuk memukuli keturunan yang mereka sebut, Lebsand Wogs.Harian Indopos yang mengutip kantorkantor berita AFP, AP dan Reuters, melaporkan sejak munculnya SMS tersebut,polisi menyiagakan puluhan anggotanya.Tetapi mereka tidak menyangka parapenyerbu mencapai ribuan orang. Sasaranmereka para warga Arab kelahiran Australia yang sedang berlibur di pantaiCronulla. ■ SHIntegrasi ASEANKuala Lumpur: Tantangan ekonomipolitik dan kebangkitan ekonomi Chinamendorong negara-negara ASEAN untukmenggalang integrasi di antara mereka.Gagasan ini dipelopori oleh Indonesia.Presiden Susilo Bambang Yudhoyono,menurut wartawan Indopos, menyampaikan gagasan tersebut di depan pertemuan Forum Bisnis dan Investasi ketigaASEAN di Kuala Lumpur. IntegrasiASEAN, menurut Susilo, dibutuhkan untukmengimbangi kecendrungan yang meningkat pengelompokan di suatu kawasan,selain inisiatif menciptakan keamananbersama.Faktor pendorong utama integrasiASEAN adalah kebangkitan China, mengantisipasi kerjasama dengan negara tiraibambu tersebut. Susilo berbicara di depanforum dalam rangkaian KTT ke-11ASEAN. Di Kuala Lumpur SBY sempatbertemu PM Abdullah Badawi, membicarakan soal perbatasan Ambalat dan warganegara Indonesia yang akan kehilanganpeluang menetap di Malaysia. ■ SHPenerbangan Rahasia CIALondon: Badan Intelijen Amerika Serikat, CIA, diduga telah memindahkanteroris ke sejumlah penjara rahasia di Eropa lewat penerbangan misteriusnya.Dugaan ini muncul setelah surat kabar Inggris The Guardian membocorkandokumen tentang sekitar 300 penerbangan rahasia yang dilakukan CIA melaluisejumlah negara di Eropa.Dugaan penerbangan rahasia CIA semakin jelas. Surat kabar Perancis LeFigaro melaporkan pesawat CIA yang memindahkan terdakwa teroris singgahdua kali di Perancis. Pesawat pertama mendarat di Bandara Brest dari Keflavikdi Islandia (31/3-2002). Pesawat kedua CIA tiba di Bandara Paris Le Bourgetdari Oslo. Penerbangan rahasia CIA juga dilaporkan oleh pejabat Denmark, dimana CIA melakukan 20 penerbangan. Pemerintah Hongaria juga mengatakandua pesawat CIA mendarat di Budapest dalam dua tahun terakhir.Human Rights Watch, (31/11) menyiarkan nama 26 tahanan ‘siluman’ dariberbagai negara yang kemungkinan disiksa di penjara rahasia CIA di luar negeri.Dari 26 nama itu terdapat Hambali, WNI, yang ditangkap di Thailand (11/8-2003), lalu diterbangkan ke AS. ■ AFP, AP, REUTERS, KOMPAS, SHEropa PanikLondon: Apakah Eropa akanterpanggang—ataukah membeku?Para ilmuwan Inggris membenarkanpekan lalu bahwa pemanasan globalbisa saja menurunkan temperatur,karena es kutub utara yang mencair,mengalir ke samudra-samudra yangmemanaskan suhu Eropa. Tetapipengkajian mendalam dari studiyang dihasilkan oleh Pusat Oseanografi Nasional Inggris, mengungkapkan gambaran yang lebih rumit dantidak pasti.Para periset melihat kemungkinanpenurunan suhu sementara waktu, tetapibukanlah malapetaka yang terjadi secaratiba-tiba. Tim ilmuwan meneliti lima titikdi Atlantik. Penelitian dilakukan padakedalaman 4.000 meter di bawah permukaan laut yang mengumpulkan datatentang; suhu, tekanan, arus dan kadargaram. Angka-angka tersebut kemudiandibandingkan dengan angka-angka 1957dan 2004.Kesimpulannya; apa yang disebutsabuk pengisap—mengalirkan air hangatke utara dari samudra tropis sebagaibagian dari sirkulasi raksasa yang membuat suhu Antarktik menurun 30 persenselama 12 tahun. Ada kemungkinanpemanasan global bisa membuat buntusabuk pengisap tersebut. Namun kemungkinan terjadinya malapetaka kebekuan masih jauh. ■ Newsweek, SH
                                
   50   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60