Data Singkat
Armijn Pane, Sastrawan / Teguh Mencintai Sastra | 18 Agts 1908 – 16 Feb 1970 | Ensiklopedi | A | Laki-laki, Lainnya, Sumatera Utara, Wartawan, Guru, Sastrawan, penulis, puisi, Drama
Nama:
Armijn Pane
Nama Lain:
Ammak ; Ananta ; Anom Lengghana ; Antar Iras ; AR. ; A.R. ; Ara bin Ari ; Aria Indra ; Adinata ; A. Jiwa ; Empe ; A. Mada ; A. Panji ; dan Kartono
Lahir:
Muara Sipongi, Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, 18 Agustus 1908
Meninggal:
Jakarta, 16 Februari 1970
Makam:
TPU Karet, Jakarta
Pekerjaan:
Sastrawan
Orangtua:
Sutan Pangurabaan Pane
Adik:
Prof. Dr. Lafran Pane
Pendidikan:
Hollandsislandse School (HIS) Padang Sidempuan dan Tanjung Balai
Europese lagere School (ELS), Sibolga dan Bukittinggi
2008: Indonesia menghapus subsidi BBM untuk kapal ikan dan nelayan besar.
1990: Nelson Mandela dibebaskan dari penjara setelah 27 tahun.
1979: Revolusi Iran mencapai puncaknya dengan jatuhnya kekuasaan Shah secara penuh.
11 Februari
Suku Karo di Sumatera Utara menamai anak-anak mereka berdasarkan benda apa yang pertama dilihat saat anaknya lahir. Ada yang diberi nama "Kursi" karena benda itu yang ada di depannya. Diberi nama "Surat" karena sang ayah bekerja sebagai tenaga administrasi di Kecamatan, yang setiap hari surat-menyurat. Diberi nama "Timbul" karena lahir bertepatan dengan matahari timbul (baca: terbit). Meskipun sekilas terdengar lucu, semua nama itu mengandung harapan orangtua pada anaknya.