Muhammad Asri Anas melenggang ke Senayan sebagai anggota DPD RI dapil Sulawesi Barat di usia yang relatif muda, 34 tahun (periode 2009-2014). Dia kembali terpilih pada periode 2014-2019 dan pernah menjadi sekretaris Fraksi DPD RI dan Ketua Badan Anggaran (Banggar) Majelis Permusyaratan Rakyat (MPR) RI. Setelah berkiprah selama dua periode di DPD RI, dia akan berlaga ke DPR RI pada Pemilu 2019. Selengkapnya >
Nama:
Muhammad Asri Anas
Lahir:
Pare-Pare, 12 Juli 1975
Agama:
Islam
Istri:
A. Ice Fadriani Nur, SE, AK (meninggal)
Andi Ricka Novianti
Anak:
3 orang (dari istri A. Ice Fadriani)
Ayah/Ibu:
Muhammad Anas/Hj. Hajinah
Pendidikan:
SDN 030 Tapango Polman Sulawesi Barat, 1986
SMP Tridarma Tapango Polman Sulbar, 1990
SMU 1 Polewali Polman Sulawesi Barat, 1993
S1 Fakultas Sastra Universitas Hasanuddin, 2001
Karier:
Staff pada FIK-LSM Sulawvesi Selatan, 1998-1999
Manajer Program YAPPIKA-FIK, 1999-2000
Manajer Program USAID FIK, 2000-2001
Direktur Marketing PT. Trikarsa Putra Buana-Perkasa, 2001-2002
Direktur HRD PT. Trisakti Putra Buana-Perkasa, 2002-2004
Direktur Utama PERUSDA Polman Sulbar, 2004-2006
Direktur Utama AZ Corp, 2003-2009
Komisaris PT. Global Komunikasi Indonesia 2009-sekarang
2008: Indonesia menghapus subsidi BBM untuk kapal ikan dan nelayan besar.
1990: Nelson Mandela dibebaskan dari penjara setelah 27 tahun.
1979: Revolusi Iran mencapai puncaknya dengan jatuhnya kekuasaan Shah secara penuh.
11 Februari
Suku Karo di Sumatera Utara menamai anak-anak mereka berdasarkan benda apa yang pertama dilihat saat anaknya lahir. Ada yang diberi nama "Kursi" karena benda itu yang ada di depannya. Diberi nama "Surat" karena sang ayah bekerja sebagai tenaga administrasi di Kecamatan, yang setiap hari surat-menyurat. Diberi nama "Timbul" karena lahir bertepatan dengan matahari timbul (baca: terbit). Meskipun sekilas terdengar lucu, semua nama itu mengandung harapan orangtua pada anaknya.