Thomas Trikasih Lembong atau yang akrab disapa Tom Lembong menjadi sorotan publik setelah nama Co-Captain Timnas Amin itu beberapa kali disebut dalam debat cawapres oleh cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka.

Tom Lembong dikenal sebagai tokoh yang memiliki pemahaman mendalam tentang ekonomi dan keuangan serta berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di Indonesia. Pada setiap tahap kariernya, ia telah berkontribusi secara signifikan dalam bidang keuangan dan perekonomian negara.

1. Latar Belakang Pendidikan: Tom Lembong lahir pada 10 Juni 1971. Ia mendapatkan pendidikan tinggi di luar negeri dan meraih gelar Sarjana Ekonomi dari University of California, Berkeley, Amerika Serikat. Pendidikan tingginya yang berfokus pada ekonomi memberikan landasan kuat bagi keterlibatannya di dunia keuangan.

2. Karier di Sektor Keuangan: Tom Lembong memiliki pengalaman yang luas di sektor keuangan. Ia pernah bekerja di Goldman Sachs, sebuah bank investasi global ternama. Pengalamannya di lembaga keuangan internasional ini memberinya pemahaman mendalam tentang dinamika ekonomi global.

3. Pengusaha dan Pemimpin Bisnis: Sebelum terjun ke dunia politik, Tom Lembong menjadi seorang pengusaha dan pemimpin bisnis. Ia mendirikan perusahaan ekuitas swasta dan manajemen aset di Indonesia, menunjukkan ketertarikannya pada sektor swasta dan pengembangan bisnis.

4. Menteri Perdagangan Indonesia: Tom Lembong masuk ke dunia politik ketika ia diangkat sebagai Menteri Perdagangan dalam Kabinet Kerja di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Sebagai Menteri Perdagangan, ia terlibat dalam merancang dan melaksanakan kebijakan perdagangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

5. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM): Juli 2016 sampai Oktober 2019, Tom Lembong menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Indonesia. Dalam peran ini, ia berfokus pada meningkatkan iklim investasi di Indonesia dan memfasilitasi penanaman modal baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here