Lama Membaca: < 1menitSuryatati A Manan | Tokoh.ID
Data Singkat
Dra Hj Suryatati A Manan, Wali Kota Tanjung Pinang pilihan DPRD (2003-2008) dan melalui Pilkada (2008-2013) / Sang Perempuan Wali Kota | 14 Apr 1953 | Wiki-tokoh | S | Perempuan, Islam, Kepulauan Riau, Walikota, Perempuan, penulis, sastra
Nama:
Dra Hj Suryatati A Manan
Lahir:
Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, 14 April 1953
Pekerjaan:
Wali Kota Tanjung Pinang pilihan DPRD (2003-2008) dan melalui Pilkada (2008-2013)
Anak:
Empat anak,empat cucu
Pendidikan:
Institut Ilmu Pemerintahan di Jakarta (lulus, 1985)
Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (1976)
Karier:
Wali Kota Tanjung Pinang pilihan DPRD (2003-2008) dan melalui Pilkada (2008-2013)
Pejabat Wali Kota Tanjung Pinang (2001-2003)
Kepala Dispenda Kepulauan Riau (1995-1996), Wali Kota Administratif Tanjung Pinang (1996-2001)
PNS sejak tahun 1978, Camat Tanjung Pinang Barat (1993-1995)
Kegiatan lain:
Pembicara berbagai seminar, khususnya terkait dengan Bahasa Indonesia dan kebudayaan Melayu
Karya puisi dan pantun yang diterbitkan:
Perempuan Walikota (2008)
Surat untuk Suami (2009)
Perempuan dalam Makna (2009) bersama penulis Martha Sinaga
Penghargaan:
Pembina Bahasa dan Sastra di Daerah dari Departemen Pendidikan Nasional (2008), dan ‘Empu Pantun’ dari Museum Rekor Dunia Indonesia (2008)
2008: Indonesia menghapus subsidi BBM untuk kapal ikan dan nelayan besar.
1990: Nelson Mandela dibebaskan dari penjara setelah 27 tahun.
1979: Revolusi Iran mencapai puncaknya dengan jatuhnya kekuasaan Shah secara penuh.
11 Februari
Suku Karo di Sumatera Utara menamai anak-anak mereka berdasarkan benda apa yang pertama dilihat saat anaknya lahir. Ada yang diberi nama "Kursi" karena benda itu yang ada di depannya. Diberi nama "Surat" karena sang ayah bekerja sebagai tenaga administrasi di Kecamatan, yang setiap hari surat-menyurat. Diberi nama "Timbul" karena lahir bertepatan dengan matahari timbul (baca: terbit). Meskipun sekilas terdengar lucu, semua nama itu mengandung harapan orangtua pada anaknya.