Data Singkat
Ferdinand Alexander Sonneville, Pebulu Tangkis, Pendiri PBSI dan Pengusaha / Pahlawan Olahraga Indonesia | 3 Jan 1931 – 20 Nov 2003 | Ensiklopedi | F | Laki-laki, Kristen Protestan, DKI Jakarta, olahragawan, KONI
Nama:
Ferdinand Alexander Sonneville
Nama Populer:
Ferry Sonneville
Lahir:
Jakarta 3 Januari 1931
Meninggal:
Jakarta, 20 November 2003
Isteri:
Yvonne Theresia de Wit (Mebnikah September 1954)
Anak:
Ferdinand Rudy Jr. (meninggal usia 21 tahun)
Genia Theresia Sonneville
Cynthia Guedolyn Sonneville
Cucu:
Dua orang
Orangtua:
Dirk Jan Sonneville (tenis) dan Leonij Elisabeth Hubeek (Bulu tangkis)
Pendidikan:
Erasmus University, Belanda
Karir Olahraga:
Pemain/Pelatih Jiujitsu 1949-1955
Kapten bermain/Pelatih Indonesia merebut dan mempertahankan Piala Thomas tiga kali berturut-turut 1958, 1961 dan 1964.
Juara Belanda Terbuka (1955-1961), Glasgow (1957), Prancis Terbuka (1959-1960), Kanada (1962), serta runner up All England (1959)
1946: Tentara Inggris menyita senjata pejuang Indonesia di Surabaya.
1962: Penandatanganan perjanjian pertukaran tawanan Perang Vietnam antara AS dan Vietnam Utara.
1996: Komputer super IBM Deep Blue memainkan pertandingan pertama catur melawan Garry Kasparov.
10 Februari
Indonesia merupakan negara berpenduduk Islam terbesar di dunia. Tak heran jika masjid bertebaran di seluruh pelosok negeri. Namun uniknya, banyak tempat ibadah non muslim yang ada di Indonesia mencatatkan diri sebagai yang terbesar atau tertinggi se-Asia atau se-Asia Tenggara.