Data Singkat
Dr. Umar S. Bakry, MA, Direktur Eksekutif Lembaga Survei Nasional (LSN) / Pandangannya Tajam Blak-Blakan | 7 Apr 1962 | Direktori | U | Laki-laki, Islam, , nasional, peneliti, lembaga, survei, LSN
Nama:
Dr. Umar S. Bakry, MA
Lahir:
7 April 1962
Pekerjaan:
Direktur Eksekutif Lembaga Survei Nasional (LSN)
Pendidikan:
Mahasiswa program doktor (Ph.D) di University Sains Malaysia (USM) Penang
S-2 di Universitas Indonesia
(S-1) di FISIP Universitas Padjadjaran Bandung
Pernah tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada dan IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Pengalaman Kerja:
Ketua Lembaga Penelitian Universitas Jayabaya selama dua periode
Peneliti di Lembaga Penelitian Universitas Jayabaya sejak 1989
Peneliti di Pusat Studi Demokrasi (PSD) bentukan Denny JA
Wartawan (Koordinator Reportase) Majalah Warta Ekonomi
Pendiri Yayasan Pusat Studi Hubungan Internasional (YAPSHI), Bandung
Pendiri Yayasan Merpati di Jakarta (bergerak dalam kajian masalah-masalah internasional
Menulis masalah-masalah politik dan hubungan internasional di berbagai media massa sejak masih menjadi mahasiswa di Bandung. Lebih dari 1.000 tulisannya dimuat berbagai media. Selain itu, ia juga menulis beberapa judul buku yang dipublikasikan secara nasional
Organisasi:
Sekretaris Jenderal Asosiasi Riset Opini Publik Indonesia (AROPI)
2008: Indonesia menghapus subsidi BBM untuk kapal ikan dan nelayan besar.
1990: Nelson Mandela dibebaskan dari penjara setelah 27 tahun.
1979: Revolusi Iran mencapai puncaknya dengan jatuhnya kekuasaan Shah secara penuh.
11 Februari
Suku Karo di Sumatera Utara menamai anak-anak mereka berdasarkan benda apa yang pertama dilihat saat anaknya lahir. Ada yang diberi nama "Kursi" karena benda itu yang ada di depannya. Diberi nama "Surat" karena sang ayah bekerja sebagai tenaga administrasi di Kecamatan, yang setiap hari surat-menyurat. Diberi nama "Timbul" karena lahir bertepatan dengan matahari timbul (baca: terbit). Meskipun sekilas terdengar lucu, semua nama itu mengandung harapan orangtua pada anaknya.