BIOGRAFI TERBARU

Continue to the category
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
More
    24 C
    Jakarta
    Trending Hari Ini
    Populer Minggu Ini
    Populer (All Time)
    Ultah Minggu Ini
    Lama Membaca: 2 menit
    Lama Membaca: 2 menit
    Lama Membaca: 2 menit
    Lama Membaca: 2 menit
    Beranda Tokoh Ensiklopedi Sherly Tjoanda

    Sherly Tjoanda

    Ibu dari Tiga Anak, Ibu untuk Satu Provinsi
    0
    Sherly Tjoanda
    Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Utara 2025-2030 (@s_tjo)
    Lama Membaca: 2 menit

    Sherly Tjoanda bukan sekadar Gubernur Perempuan Pertama Maluku Utara – ia adalah seorang ibu dari tiga anak yang kini menjadi ibu bagi satu provinsi – seorang perempuan yang menjadikan luka sebagai lentera, cinta sebagai warisan perjuangan, dan kehilangan sebagai kekuatan untuk berdiri memimpin. Setelah kehilangan suami tercinta dalam tragedi memilukan, ia melangkah bukan karena merasa kuat, tetapi karena tahu: rakyatnya butuh pemimpin yang benar-benar mengerti arti terluka dan tetap memilih untuk melayani.

    BIODATA

    Nama:
    Sherly Tjoanda (juga dikenal sebagai Sherly Laos)

    Jabatan:
    Gubernur Maluku Utara 2025-2030

    Lahir:
    Ambon, 8 Agustus 1982

    Agama:
    Katolik

    Suami
    Benny Laos (meninggal, 12 Oktober 2024)

    Anak:

      • Bennett Edbert Laos (11 Maret 2006)
      • Benneisha Edelyn Laos (18 April 2007)
      • Benedictus Edrick Laos (8 Juli 2009)

    Pendidikan

    • SMA Petra Manyar, Surabaya
    • Swastiastu, Bali – Ijazah SMA
    • Universitas Kristen Petra, Surabaya – Sarjana International Business Management
    • Inholland University, Amsterdam, Belanda – Double Degree Program (Lulus 2004)
    • Magang di Ahold (supermarket chain), Amsterdam

    Karier dan Aktivitas:

    • Direktur PT Bela Group
      Perusahaan multibisnis bergerak di bidang properti, energi, dan perdagangan hasil bumi, didirikan dan dikelola bersama suaminya, Benny Laos.
    • Pembina & Ketua Yayasan Bela Peduli
      Yayasan sosial yang bergerak dalam pemberian bantuan bagi anak yatim, korban bencana, rumah ibadah, serta mendukung seni dan olahraga di Maluku Utara.
    • Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Morotai (2017–2022)
      Aktif menggerakkan pemberdayaan ekonomi perempuan, UMKM lokal, dan pendidikan usia dini.
    • Ketua DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Maluku Utara
      Mendorong pengembangan sektor pertanian, agrikultur, dan kesejahteraan petani lokal.

    Perjalanan Politik:

    Advertisement
    • 2024: Maju sebagai calon gubernur menggantikan suaminya, Benny Laos, yang wafat dalam kecelakaan speedboat di Taliabu saat kampanye (12 Oktober 2024).
    • Diusung oleh delapan partai politik: Partai NasDem, PKB, Demokrat, PAN, PPP, Gelora, PSI, dan Partai Buruh.
    • Berpasangan dengan Sarbin Sehe, meraih 50,69% suara dan memenangkan Pilkada.
    • Dilantik sebagai Gubernur Maluku Utara pada 20 Februari 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto bersama 961 kepala daerah lainnya.

    Program Prioritas sebagai Gubernur:

    • Pendidikan dan Kesehatan Gratis:
      Program sekolah gratis untuk SMA/SMK/SLB negeri, layanan kesehatan gratis dan berkualitas, serta pemeriksaan rutin untuk masyarakat.
    • Program Makanan Bergizi:
      Dana Rp2,2 triliun untuk penyediaan makanan bergizi bagi siswa, ibu hamil, dan balita, dengan suplai dari petani dan nelayan lokal.
    • Trans-Kieraha:
      Inisiatif konektivitas antarwilayah Maluku Utara melalui infrastruktur darat dan laut.
    • Reformasi Birokrasi:
      Penguatan sistem merit, penolakan terhadap “titip jabatanâ€, dan efisiensi anggaran.

    Harta Kekayaan (LHKPN 2024 – KPK):

    • Total Kekayaan: Rp709 miliar
    • Aset Tanah dan Bangunan: Rp201 miliar (di Manado, Ambon, Morotai)
    • Surat Berharga dan Investasi: Rp245 miliar
    • Kas dan Setara Kas: Rp146 miliar
    • Kendaraan dan Harta Bergerak: Rp44 miliar (termasuk Land Rover, Lexus, Hummer)
    • Aset Lain dan Harta Bergerak Lainnya: Rp134 miliar
    • Hutang: Rp24,4 miliar

    Filosofi dan Gaya Kepemimpinan:
    “Keikhlasan menentukan kebahagiaan dan masa depan.â€
    (Sherly Tjoanda, mengutip pesan mendiang suaminya, Benny Laos)

    • Gaya kepemimpinan empatik, kolaboratif, dan pro-rakyat.
    • Lebih memilih hadir dan melayani daripada memerintah.
    • Menjadikan pengalaman pribadi sebagai dasar untuk memahami penderitaan rakyat.

    Momen Bersejarah:

    • Salah satu dari enam kepala daerah yang berdiri di barisan depan saat pelantikan 961 kepala daerah di Istana Merdeka.
    • Mewakili seluruh kepala daerah beragama Kristen dalam prosesi nasional.
    • Menjadi Gubernur Perempuan Pertama di Provinsi Maluku Utara.

    Media Sosial:

    Pusat Data Tokoh Indonesia (updated 30 Maret 2025)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini