Data Singkat
Hj. Fatmawati, Istri Presiden I RI (Ir. Soekarno) / Penjahit Bendera Pusaka | 15 Feb 1923 – 14 Mei 1980 | Pahlawan | F | Perempuan, Islam, Bengkulu, pahlawan nasional, Pahlawan, istri presiden, HIS
Nama:
Hj. Fatmawati
Lahir:
Pasar Padang, Bengkulu, 15 Februari 1923
Pekerjaan:
Istri Presiden I RI (Ir. Soekarno)
Meninggal:
Kuala Lumpur, 14 Mei 1980
Makam:
Taman Pemakaman Umum (TPU) Karet, Jakarta
Suami:
Ir. Soekarno (menikah tahun 1943)
Anak:
Muhammad Guntur Soekarno Putra, 1944
Dyah Permata Megawati Soekarno Puteri, 23 Januari 1946
Dyah Permana Rachmawati, 27 September 1951
Dyah Mutiara Sukmawati
Muhammad Guruh Irianto Sukarno Putra, 13 Januari 1953
Pendidikan:
HIS (Hollandsch Inlandsche School)
Sekolah kejuruan yang dikelola oleh sebuah organisasi Katolik
Organisasi:
Anggota pengurus Nasyiatul Aisyiah
Perjuangan:
Menjahit bendera merah putih yang pertama
Gelar kepahlawanan:
Pahlawan Nasional (SK Presiden Republik Indonesia No.118/TK/Tahun 2000, tanggal 4 November 2000)
Advertisement
Sumber:
Buku “Jejak-Jejak Pahlawan” edisi revisi II 2007 terbitan PT. Gramedia Widiasarana Indonesia
1946: Pemerintah Indonesia umumkan rencana nasionalisasi perusahaan Belanda.
1947: Christian Dior meluncurkan koleksi 'New Look' yang merevolusi dunia mode.
1993: Dua remaja Inggris menculik dan membunuh James Bulger, menggemparkan dunia.
12 Februari
Kota Pekanbaru boleh dibilang unik. Kota ini menyabet penghargaan Adipura di tahun 2010 ; mengukuhkan diri sebagai kota paling bersih lingkungannya se-Indonesia. Di tahun yang sama, kota ini menyandang gelar sebagai kota paling korup se-Indonesia. Sungguh kombinasi yang aneh. Bersih lingkungannya, kotor perilakunya.