Ditawar Berpasangan Marylin Monroe

[ Bambang Hermanto ]
 
0
143
Bambang Hermanto
Bambang Hermanto | Tokoh.ID

[DIREKTORI] Bambang Hermanto alias Herman Citrokusumo, peraih piala citra lewat film Ponirah Terpidana di Festival Film Indonesia (FFI), 1984, sebagai aktor sudah dikenal sejak 1950-an. Anak tunggal bekas kepala pabrik kopi di Jawa Tengah ini pada FFI 1955, sudah meraih gelar Pendukung Peran Pembantu Terbaik dalam film Lewat Jam Malam.

Pria kelahiran Sragen, Jawa Tengah, 11 Agustus 1929 ini juga telah mendapat pengakuan internasional sebagai Aktor Terbaik dalam Festival Film di Moskow, 1962.

Setelah itu, dia sempat mendapat tawaran bernilai 2,5 juta dolar Amerika dari Bill Palmer (perusahaan film 20th Century Fox) untuk bermain dalam dua film Hollywood. Di antaranya The King and I dengan lawan main Marylin Monroe. Tentu saja pers langsung memberitakan ramai penawaran itu. Tapi Bung Karno memanggilnya. ”Kamu ini pejuang keblinger,” bentak Bung Karno.

Aktor yang sudah memerankan lebih dari 20 film, ini semula bercita-cita menjadi insinyur, tapi ternyata jalan hidup membawanya latihan militer menjadi Polisi Militer, kemudian malah menjadi aktor film.

Awalnya pada 1950, dia menonton film di Bioskop Metropole (kini Megaria) Jakarta, seorang sutradara bernama Anjar Subiono, menawarinya main film. Spontan saja dia setuju. Lalu esoknya ia berboncengan sepeda datang ke studio Persari di Bidaracina, setelah mampir membeli dasi di Pasar Rumput. ‘Tapi dia tidak bisa mengenakan dasi itu dan akhirnya hanya menempelkannya di leher.

Dia pun akhirnya menjadi seorang aktor terkenal yang membintangi lebih 20 film. Di antaranya film Sepanjang Malioboro (1952), Harimau Campa (1953), Lewat Jam Malam (1955), Pejuang (1962) dan Ponirah Terpidana (Meraih Piala Citra sebagai pemeran pembantu pria terbaik dalam FFI di Yogyakarta, (1984).

Selain sebagai aktor, dia juga membuat skenario film, di antaranya: 1. Teror Sulawesi Selatan, (Westerling), 1963; 2. Jembatan Emas, 1971; 3. Mawar Rimba, 1972; 4. Sopir Taksi, 1973; 5. Menantang Maut, 1976; 6. Berandal Kebogiro, 1984; dan 7. Mengembara ke Neraka, 1985.

Pada 1964 dia pun mendirikan dan menjabat Dirut PT Bambang Hermanto Film, Yogyakarta (1964), kemudian Dirut PT Granadha Film, Jakarta (1972) dan Dirut PT Sapta Damar Jaya Film, Jakarta (1975).

Namun ayah 13 anak dari empat isteri (Dien, Rr. Murdiah, Detty Nafsiah, dan Emma Lasmi), ini lebih banyak hidup dari hasil pertanian. Dia bertanam sayur, palawija, dan beternak ikan di atas lahan seluas 200 hektar di Jampang Kulon, Sukabumi, Jawa Barat. e-ti | tsl

Data Singkat
Bambang Hermanto, Aktor / Ditawar Berpasangan Marylin Monroe | Direktori | sutradara, aktor, penulis skenario

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here