Peduli Masalah Sosial

[ Nelly Adam Malik ]
 
0
155
Nelly Adam Malik
Nelly Adam Malik | Tokoh.ID

[DIREKTORI] Ny Nelly Adam Malik, istri Wakil Presiden Republik Indonesia ketiga, Adam Malik, seorang puteri bangsa yang amat peduli pada masalah sosial. Sebagai isteri pejabat negara, dia aktif merintis dan mengeola sejumlah organisasi sosial bersama sejumlah istri pejabat lainnya. Penerima penghargaan Bintang Mahaputra, itu meninggal dunia Minggu 25 Maret 2007 pukul 22.20 di Rumah Sakit MMC Kuningan, Jakarta Selatan akibat serangan stroke.

Putri kedua Datuk Ilyas Gelar Rajo Mara dan Siti Zuleiha itu lahir di Jakarta, 15 Mei 1925, Dia meninggalkan seorang anak laki-laki, Otto Malik, dua anak perempuan, Antarini Malik dan Budisita Malik, serta 17 cucu. Jenazahnya disemayamkan di rumah duka di Jalan Diponegoro 29, Jakarta Pusat. Sejumlah pejabat dan kerabat datang melayat. Di antaranya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden M Jusuf Kalla, mantan Presiden BJ Habibie, dan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso.

Ny Nelly dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata dengan upacara militer yang dipimpin Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah. Bachtiar mengungkapkan, Nelly Adam Malik dikenal sebagai sosok yang memegang teguh prinsip dan setia kepada negara. Bersama Adam Malik, dia turut mengantarkan Indonesia menuju kemerdekaannya.

Menurut Antarini Malik, sebagaimana dikutip Kompas 27/3, sejak masuk RS kondisi kesehatan almarhumah terus menurun akibat lanjut usia. Ia pun menderita penurunan fungsi otot jantung. “Ibu sudah lama tak aktif di berbagai kegiatan sosial,” katanya.

Ibu yang setia mendampingi Adam Malik (1942-1984) itu ikut mendirikan Yayasan Kesejahteraan Anak Indonesia bersama Ny Tien Soeharto pada 1979. Menjadi Ketua Dewan Kerajinan Nasional pada 1980-1983. Kemudian, mendirikan dan memimpin Yayasan Adam Malik yang mengelola Museum Adam Malik. Jakarta, 15 Mei 1925.

Dia pendiri dan Ketua Umum Perwius di Moskow (1960-1964), pendiri Ikatan Keluarga Deperdag (1964), Ketua Umum Wanita Satya Praja (1965), Koordinator Umum Wanita Deplu dan Organisasi Wanita Indonesia (1966-1977), Presidium Organisasi RIA Pembangunan (1966-1978), Penasihat Dharma Wanita (1978-1979), Anggota Presidium Dharma Wanita (1974-1977) dan pendiri dan Ketua Museum Yayasan Adam Malik. Selain itu, Ny nelly juga menjabat Ketua Harian Gabungan Demokrasi Pancasila Sekber Golkar (1968-1971), Wakil Ketua I DPP Golkar (1973-1978), Anggota DPR/MPR (1971-1978) dan Presiden Komisaris PT Periscope Insurance.

Dia menikah dengan Adam Malik, Si Kancil, pendiri Kantor berita “Antara” (1937 bersama Sipahutar, Pandu Wiguna, Soemanang, Djohan Syahruzah). Kala itu sang gadis Nelly bekerja di Antara. Dia menikah dengan Bung Adam dan mengikuti jejak suami juga menjadi insan politik.

Setahun setelah Adam Malik meninggal dunia, dia mendirikan Yayasan Adam Malik, yang antara lain membangun museum, perpustakaan, dan rumah sakit. Rumah hadiah dari Presiden RI, Jalan Diponegoro 29, Jakarta, dijadikannya kantor pusat dan museum Yayasan Adam Malik. Rumah di atas tanah seluas 3.000 mu2 itu digunakan untuk menghimpunkan 5.000 lebih benda koleksi Adam Malik yang ditata rapi. Museum itu dibuka untuk umum.

Yayasan itu juga menganugerahkan Adam Malik Award kepada tokoh-tokoh yang berprestasi di berbagai bidang seperti kesusastraan, pendidikan, arkeologi, dan lain-lain. namun akibat kekurangan dana, penganugerahan Adam Malik Award itu dihentikan. Sama seperti Museum Adam Malik di Jalan Diponegoro, Jakarta, juga kekurangan pendanaan. e-ti | hbs

Data Singkat
Nelly Adam Malik, Pendiri dan Ketua Museum Adam Malik (Yayasan Adam Malik) / Peduli Masalah Sosial | Direktori | pendiri, komisaris, istri wakil presiden

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here