Panglima Angkatan Laut ke-4

Salah satu pendiri Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) ini sudah dipercaya menjadi Pejabat Kepala Staf ALRI pada usia 38 tahun. Selama bertugas, ia banyak berkecimpung di dunia pendidikan dengan mendirikan sekolah Angkatan Laut (SAL) di Kalibakung, Tegal dan Kepala Pendidikan dan Latihan di Sarangan, Magetan. Ia pernah menjadi Wakil Kepala Staf AL Daerah Aceh, Kepala Staf Komando Daerah Maritim Surabaya, Komandan KRI Hang Tuah, dan Dubes RI untuk Pakistan. Jabatannya sebagai Menteri/Panglima Angkatan Laut dicopot karena sikapnya yang mengutuk keras pemberontakan G30S/PKI.

Nasionalis dari Bumi Lancang Kuning

Sultan terakhir kesultanan Siak ini dengan lantang menolak tunduk pada Belanda dan Jepang. Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia, dia sangat total dalam mendukung terbentuknya RI. Dia menyatakan Kerajaan Siak sebagai bagian dari wilayah RI dan menyumbang hampir seluruh harta kekayaannya untuk pemerintah RI. Sehingga di akhir hayatnya, sultan berdarah Melayu ini tidak lagi memiliki apa-apa untuk diwariskan.

Perjuangan Si Raja Pemogokan

Abang dari Ki Hajar Dewantara ini dikenang sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional yang gigih memperjuangkan nasib kaum yang lemah, terutama kaum petani dan buruh. Dia...

Gubernur Wilayah Sumatera Pertama

Kiprahnya dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia ditandai dengan keterlibatannya sebagai anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI), Gubernur Sumatera I, Wakil Ketua Pemerintah Darurat Republik Indonesia...
Tirto Adhi Soerjo

Tokoh Pers yang Terlupakan

Raden Mas Tirto Adhi Soerjo adalah pelopor di bidang pers pribumi di Hindia Belanda. Ia mendirikan Medan Prijaji, surat kabar nasional pertama yang menggunakan...

Pahlawan dari Singaraja

Ia ikut ambil bagian pada saat penyusunan naskah proklamasi dan memegang peranan sangat penting dalam memperbaiki butir pertama dari Piagam Jakarta yang kemudian menjadi Pancasila. Atas jasa-jasanya, pemerintah Indonesia menganugerahinya gelar Pahlawan Nasional pada 2011.

KASAD Pertama

Putra ke-23 dari Susuhunan Pakubuwono X ini dikenang sebagai figur yang produktif dan pernah mengemban sejumlah jabatan strategis di militer dan pemerintahan. Kepala Staf...
KH Noer Alie

Singa Karawang-Bekasi

Ulama, pendidik, pejuang, politisi dan negarawan ini memiliki peran penting dalam mempertahankan kedaulatan RI di kawasan Karawang-Bekasi sekitar tahun 1945-1950. Perjuangan Pahlawan Nasional yang...

Penggagas Budi Utomo

Kendati ia tidak termasuk pendiri Budi Utomo (20 Mei 1908), namanya selalu dikaitkan dengan organisasi kebangkitan nasional itu. Sebab, sesungguhnya dialah penggagas berdirinya organisasi yang didirikan para pelajar STOVIA Jakarta itu. Pahlawan Nasional ini lahir di desa Mlati, Yogyakarta, pada tanggal 7 Januari 1852. Ia wafat pada tanggal 26 Mei 1917 dan dimakamkan di desa Mlati, Yogyakarta.

Ulama Pejuang dari Tasikmalaya

Dia adalah simbol perlawanan masyarakat Tasikmalaya, Jawa Barat terhadap kekejaman penjajah Belanda dan Jepang. Puluhan santri tewas dan ratusan ditangkap dalam pertempuran yang dikenal...
Advertisement
Pre-Order Buku Hita Batak A Cultural Strategy

Terbaru

Pengaduan Kepada Gubernur DKI Jakarta

Petugas TPU Pondok Kelapa yang dikelola Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta membakar dan ‘membunuh’ pohon-pohon di Taman Pemakaman Umum tersebut. Puluhan pohon...
Advertisement

Follow Us on Facebook

26,568FansSuka