Pahlawan Nasional dari Maluku

Kapitan Pattimura yang bernama asli Thomas Matulessy, ini lahir di Negeri Haria, Saparua, Maluku tahun 1783. Perlawanannya terhadap penjajahan Belanda pada tahun 1817 sempat merebut benteng Belanda di Saparua selama tiga bulan setelah sebelumnya melumpuhkan semua tentara Belanda di benteng tersebut. Namun beliau akhirnya tertangkap. Pengadilan kolonial Belanda menjatuhkan hukuman gantung padanya. Eksekusi yang dilakukan pada tanggal 16 Desember 1817 akhirnya merenggut jiwanya.

Membawa Aceh ke Puncak Kejayaan

Ketika bangsa Portugis menjajah tanah Malaka, Iskandar Muda tampil sebagai Raja Aceh yang gigih menentang kehadiran kekuasaan asing. Iskandar Muda juga dikenal sebagai raja yang cakap mengembangkan sistem pemerintahan, pendidikan agama, adat, dan kesejahteraan rakyat Aceh.

Ayam Jantan dari Timur

Sebagai seorang pejuang yang gigih dan berpendirian teguh, ia tidak mau didikte oleh penjajah Belanda. Dalam beberapa kali kejadian, ia tidak hanya menahan serangan Belanda, tapi justru yang memulai perang.
KH Noer Alie

Singa Karawang-Bekasi

Ulama, pendidik, pejuang, politisi dan negarawan ini memiliki peran penting dalam mempertahankan kedaulatan RI di kawasan Karawang-Bekasi sekitar tahun 1945-1950. Perjuangan Pahlawan Nasional yang...

Pangeran yang Ditakuti Belanda

Bapak pendiri dinasti Mangkunagaran ini meninggalkan istana pada usia 16 tahun karena tidak betah dengan keadaan keraton yang tidak berdaulat bahkan patgulipat dengan penjajah...

Patih Pembela Kehormatan Bali

Benteng Jagaraga menjadi saksi sejarah perjuangan Patih dari kerajaan Buleleng Bali ini. Ia berperang melawan Belanda hingga titik darah penghabisan.

Bapak Gerilya Kalimantan

Gubernur Tentara Divisi IV ALRI Pertahanan Kalimantan ini dijuluki 'Bapak Gerilya Kalimantan' karena banyak berjasa dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, terutama di daerah Kalimantan Selatan....

Pahlawan Gigih dari Palembang

Raja Kerajaan Palembang yang anti campur tangan asing ini berulang kali memukul mundur pasukan Belanda dan Inggris. Karena perjuangannya melawan penjajah, ia hidup dalam pengasingan selama 31 tahun.

Panglima Perang Aceh

Dengan siasat pura-pura tunduk pada pemerintahan kolonial Belanda, ia menyusun perlawanan yang lebih besar.

Pejuang Berhati Bersih

Dilahirkan dari keluarga Kesultanan Yogyakarta, memiliki jiwa kepemimpinan dan kepahlawanan. Hatinya yang bersih dan sebagai seorang pangeran akhirnya menuntunnya menjadi seorang yang harus tampil di depan guna membela kehormatan keluarga, kerajaan, rakyat dan bangsanya dari penjajahan Belanda.

Terpopuler

Peroleh Hikmah dari Bui

Dalam memberikan dakwah, Ustadz ini selalu menekankan pentingnya berbagi dengan sesama. Karena dengan berbagi, seorang hamba Allah menurutnya pada hakikatnya telah menunjukkan rasa syukur.
Advertisement