Data Singkat
Liem Tiang Gwan, Kepala Departemen Radar Diversifications and Sensor Concept, 1995 / Ahli Radar Dunia, Putera Indonesia | 20 Jun 1930 | Direktori | L | Laki-laki, Katolik, Jawa Tengah, ITB, dunia, teknologi, peneliti, ahli radar
Kepala Departemen Radar Diversifications and Sensor Concept, 1995
Pendidikan:
Sekolah di Jakarta
Taman Siswa Yogyakarta
HBS (Hoogere Burgerschool) di Semarang, 1949
Institut Teknologi Bandung dan meraih sarjana muda, 1955
Technische Universiteit (TU) Delft, 1958
Karir:
Sebagai Communication Engineer di Standard Elektrik Lorenz yang sekarang dikenal dengan nama Alcatel, Stuttgart, Jerman
Sebagai Radar System Engineer di AEG-Telefunken, Stuttgart yang sekarang menjadi European Aeronautic Defence and Space (EADS)
Kepala Laboratorium Radarsystem-theory tahun 1969-1978
Kepala Seksi (bagian dari laboratorium),khusus menangani Systemtheory and Design, untuk sistem radar, pertahanan udara, dan Sistem C3 (Command Control Communication)
Kepala Departemen Radar Diversifications and Sensor Concep, 1995
Beberapa hasil karya beliau (konsep, pengembangan, dan hasil rancangan yg sdh dipatenkan):
MSSR (Manopulse Secondary Surveillance Radar), DABS (Discrete Address Beacon System
Military Passive Sensors
Tactical Datalinks
MSAM (Medium Surface to Air Missile) for HAWK replacement
Sistem Design dan Proyek
Military Radar : Army3D-Radar TRMS; Naval 3D Rada
Fire Control and Battlefield Radars; Naval Fire Control Radar
MSAM System; HAWK Succsessor
Airborne High Vision Radar (Milimeter Microwave Radar)
Sejumlah radar yg sudah dipatenkan, diantaranya sistem radar 3D dan 2D; sistem Antena dan desain sinyal radar
1946: Konferensi Inter-Indonesia pertama digelar di Yogyakarta.
1971: Idi Amin merebut kekuasaan di Uganda lewat kudeta.
2011: Aksi protes besar dimulai di Mesir, mengarah ke Revolusi 25 Januari.
25 Januari
Kantor pos pertama di Indonesia didirikan Gubernur Jenderal GW Baron van Imhoff pada 26 Agustus 1746. Kantor pos ini bertujuan untuk lebih menjamin keamanan surat-surat penduduk.