Sri Sultan HB IX
Sri Sultan HB IX | Tokoh.ID

Data Singkat
Sri Sultan Hamengku Buwono IX, Wakil Presiden RI (1973-1978) / Bangsawan yang Demokratis | 12 Apr 1912 – 1 Okt 1988 | Ensiklopedi | S | Member | Laki-laki, Islam, DI Yogyakarta, Sultan, Wapres, Menteri

Nama:

Sri Sultan Hamengku Buwono IX

Gelar kepahlawanan:

Pahlawan Nasional (SK Presiden No. 053/TK/Tahun 1990 tanggal 30 Juli 1990)

Nama Kecil:

Dorodjatun

Lahir:

Sompilan Ngasem, Jogjakarta, Sabtu Paing 12 April 1912 (tarikh Jawa Islam tanggal Rabingulakir tahun Jimakir 1842)

Meninggal:

RS George Washington University Amerika Serikat, 1 Oktober 1988

Dimakamkan:

Astana Saptarengga, Komplek Pemakaman Raja Mataram di Imogiri, Yogyakarta, 8 Oktober 1988

Agama:

Islam

Jabatan Terakhir:

Wakil Presiden RI (1973-1978)

Ayah:

Gusti Pangeran Haryo Puruboyo

Advertisement
Ibu:

Raden Ajeng Kustilah, puteri Pangeran Mangkubumi yang kemudian bergelar Raden Ayu Adipati Anom

Pendidikan:
  • Taman kanak-kanak atau Frobel School asuhan Juffrouw Willer di Bintaran Kidul
  • Eerste Europese Lagere School (1925)
  • Hogere Burger School (HBS, setingkat SMP dan SMU) di Semarang dan Bandung (1931)
  • Rijkuniversiteit Leiden, jurusan Indologie (ilmu tentang Indonesia) kemudian ekonomi
Karier:
  • Selepas Proklamasi 1945 Kepala Daerah Istimewa Yogyakarta dan Gubernur Militer DIY
  • Kabinet Syahrir (2 Oktober 1946 sampai 27 Juni 1947) Menteri Negara
  • Kabinet Amirsyarifuddin I & II (3 juli 1947 s.d. 11 November 1947 dan 11 November 1947 s.d. 28 Januari 1948) Menteri Negara
  • Kabinet Hatta I (29 Januari 1948 s/d 4 Agustus 1949) Menteri Negara
  • Kabinet Hatta II (4 Agustus 1949 s/d 20 Desember 1949) Menteri Pertahanan/Koordinator Keamanan Dalam Negeri
  • Pada masa RIS (20 Desember 1949 s.d. 6 September 1950) Menteri Pertahanan
  • Kabinet Natsir (6 September 1950 s.d. 27 April 1951) Wakil Perdana Menteri
  • Tahun 1951 Ketua Dewan Kurator UGM Yogyakarta
  • Tahun 1956 Ketua Dewan Pariwisata Indonesia
  • Tahun 1957 Ketua Sidang ke-4 ECAFE (Economic Commision for Asia and the Far East) dan menjadi Ketua Pertemuan Regional ke-11 Panitia Konsultatif Colombo Plan
  • Tahun 1958 Ketua Federasi Asean Games
  • 5 Juli 1959 Menteri/Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
  • Tahun 1963 Ketua Delegasi Indonesia dalam pertemuan PBB tentang Perjalanan dan Pariwisata
  • 21 Februari 1966 Menteri Koordinator Pembangunan
  • 11 Maret 1966 Wakil Perdana Menteri Bidang Ekonomi (Ekubang)
  • Tahun 1968 Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
  • Tahun 1968 Ketua Umum KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia)
  • Tahun 1968 Ketua Delegasi Indonesia ke Konferensi PATA (PAsific Area Travel Association) di California, Amerika Serikat
  • 25 Maret 1973 Wakil Presiden RI
  • 23 Maret 1978 Mengundurkan diri sebagai Wapres RI dengan alasan kesehatan
Perjuangan dan jasa-jasa:
  • Membantu perjuangan melawan Belanda selama Perang Kemerdekaan (1945-1949)
  • Membantu dan melindungi prajurit-prajurit TNI di dalam keraton saat kota Yogyakarta diduduki Belanda saat terjadi agresi militer kedua
  • Merebut kepercayaan masyarakat dari dalam dan luar neger
  • Memasyarakatkan program ekonomi dan pembangunan Orde Baru
  • Membina kembali kepercayaan luar negeri dengan melakukan misi ke berbagai negara untuk menyelesaikan utang-utang lama dan memperoleh kredit-kredit baru untuk mengalakkan investasi dan lalu lintas perdagangan
  • Memajukan olah raga
  • Membina Pramuka
  • Mengembangkan pariwisata
Pusat Data Tokoh Indonesia

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here