Lama Membaca: < 1menitI Gusti Ketut Pudja | Tokoh.ID
Data Singkat
I Gusti Ketut Pudja, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan, sampai 1968 / Pahlawan dari Singaraja | 19 Mei 1908 – 4 Mei 1977 | Pahlawan | I | Laki-laki, Hindu, Bali, pahlawan nasional, Pahlawan, Gubernur, sarjana hukum, PPKI
Nama:
I Gusti Ketut Pudja
Lahir:
Singaraja, Bali, 19 Mei 1908
Meninggal:
4 Mei 1977
Agama:
Hindu
Orangtua:
I Gusti Nyoman Raka & Jero Ratna Kusuma
Istri:
I Gusti Ayu Made Mirah
Anak:
5 orang
Pendidikan:
Sarjana Hukum, Meester in de Rechten di Rechts Hoge School, Jakarta, 1934
Terlibat dalam rapat-rapat PPKI pada 16 Agustus 1945 untuk merumuskan naskah proklamasi yang akan dibacakan pada 17 Agustus 1945
Terlibat dalam rapat-rapat PPKI membahas Piagam Jakarta (Jakarta Charter), rancangan pembukaan UUD 1945 yang dibuat 22 Juni 1945. Atas saran darinya, kalimat “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” diganti menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa
Penghargaan:
Pahlawan Nasional berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 113/TK/2011, 2011
1942: Hindia Belanda resmi menyerah kepada Jepang di Kalijati, Subang.
1991: Rodney King dianiaya polisi di Los Angeles, memicu kerusuhan besar setahun kemudian.
1931: The Star-Spangled Banner resmi dijadikan lagu kebangsaan AS.
03 Maret
Candi Borobudur di Jawa Tengah merupakan Monumen Buddha (candi) terbesar di dunia dengan tinggi 42 meter (10 tingkat) dan panjang relief lebih dari 1 km. Diperkirakan dibuat selama 40 tahun oleh Dinasti Syailendra pada masa kerajaan Mataram Kuno (750-850).