
Tridaya Rauf Purnama: Warisan untuk Berdiri Tegak adalah biografi yang menelusuri perjalanan hidup Ir. Rauf Purnama, seorang insinyur teknik kimia lulusan ITB yang dikenal sebagai tokoh penting dalam industri pupuk dan pemikiran hilirisasi sumber daya alam di Indonesia. Buku ini tidak hanya merekam perjalanan kariernya, tetapi juga memotret bagaimana gagasan, integritas, dan dedikasinya membentuk kontribusi nyata bagi ketahanan pangan dan kedaulatan ekonomi bangsa.
Melalui konsep Tridaya, Rauf Purnama dipahami sebagai sosok yang menjalankan tiga peran sekaligus: pemikir, pelaku, dan pengawas dalam pengelolaan sumber daya nasional. Ia tidak berhenti pada gagasan, tetapi juga mengeksekusinya dalam praktik industri, terutama di sektor pupuk dan petrokimia. Pemikirannya menempatkan hilirisasi sebagai strategi konstitusional untuk mengubah kekayaan alam menjadi kemakmuran rakyat, sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945.
Buku ini juga mengungkap perjalanan pribadi yang membentuk karakter Rauf Purnama—dari masa kecil, pembentukan jati diri, hingga kiprahnya memimpin industri strategis nasional. Salah satu warisan pentingnya adalah inovasi pupuk majemuk Phonska, yang berperan meningkatkan produktivitas pertanian dan menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian pangan Indonesia. Di balik capaian teknokratis tersebut, tersimpan visi besar tentang keberpihakan pada petani dan kedaulatan bangsa.
Lebih dari sekadar biografi, buku ini menghadirkan kerangka berpikir tentang kedaulatan ekonomi Indonesia melalui gagasan Tridaya dan Logika Sembilan yang dirumuskan Rauf Purnama. Warisan pemikiran tersebut menawarkan pandangan strategis tentang bagaimana teknologi, industri, dan kebijakan negara dapat bersinergi untuk mewujudkan Indonesia yang mandiri, berdaulat, dan berdiri tegak di tengah persaingan global.

