Waspadai Pemilu 2014

TI 8/12/2011 | Mantan Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi mengingatkan Komisi Penyelenggaraan Pemilu (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) agar mewaspadai tiga hal yakni money politic, abuse of power dan intervensi asing dalam penyelenggaraan pemilu 2014 nanti.

Data Ketua Mahkamah Agung RI

Mahkamah Agung (disingkat MA) adalah lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Republik Indonesia yang merupakan pemegang kekuasaan kehakiman bersama-sama dengan Mahkamah Konstitusi.

Data Ketua MPR-RI

Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) adalah lembaga legislatif bikameral yang merupakan salah satu lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia (UUD 1945 hasil amandemen). Sebelumnya (sebelum reformasi), MPR merupakan lembaga tertinggi negara, sebagai pemegang (pelaksana) kedaulatan rakyat (Kedaulatan adalah di tangan rakyat, dan dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat). MPR bersidang sedikitnya sekali dalam lima tahun di ibukota negara.
Poros PKPI

Poros PKPI Targetkan 7,5% Suara

Tiga belas partai politik sepakat menandatangani nota kesepahaman (MOU) bergabung ke Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) di Jakarta, Senin (1/4/2013) dalam wadah aliansi Poros PKPI. Dengan terbentuknya Poros PKPI tersebut, Ketua Umum DPN PKPI Sutiyoso optimis partainya akan meraih suara pemilih sebanyak 7,5 persen pada Pemilu 2014.

Politik Bukan Pemegang Komando

Presiden Soeharto dalam awal pemerintahannya meminta pengertian bersama, bahwa terwujudnya demokrasi yang sehat tidak sama artinya dengan pengertian bahwa 'politik adalah pemegang komando'. Kehidupan demokrasi yang sehat tidak berarti semua golongan lalu hanya 'beramai-ramai' berbicara soal politik saja. Kita juga harus dapat menarik pelajaran jang pandai dalam hal ini.

Al-Zaytun yang Terbaik

Menteri Agama Suryadharma Ali: Luar biasa! Dari yang pernah saya kunjungi, lembaga-lembaga pendidikan di Indonesia maupun di luar negeri, Al-Zaytun yang terbaik. Terbaik, karena memadukan pendidikan dengan kenyataan hidup, realitas yang sesungguhnya.

Pancasila, di Mana Kini Berada?

TI 1/6/2011 | Pancasila seolah hilang dari memori kolektif bangsa. Pancasila semakin jarang diucapkan, dikutip dan dibahas, baik dalam konteks kehidupan ketatanegaraan, kebangsaan maupun kemasyarakatan. Pancasila seperti tersandar di sebuah lorong sunyi justru di tengah denyut kehidupan bangsa Indonesia yang semakin hiruk-pikuk dengan demokrasi dan kebebasan berpolitik. Mengapa hal itu terjadi? Mengapa seolah kita melupakan Pancasila? Di manakah Pancasila kini berada?

Pemerintah Jangan Jadi Penghimbau!

Pemerintah seharusnya berani memerintah, jangan jadi pengimbau. "Jika pemerintah kerjanya hanya mengimbau, maka hanya menumpuk masalah, karena tidak ada ketegasan untuk menyelesaikan berbagai masalah yang ada," kata mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kendari, Jumat 25 Mei 2012.

Rano Karno Dampingi Ratu Atut

Cilegon TI (5/7/2011) | Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)  Banten yang digelar di Hotel Grand Mangkuputra, Kota Cilegon (5/7/2011), meneguhkan keputusan DPP PDIP yang merekomendasikan Rano Karno sebagai Calon Wakil Gubernur Banten, mendampingi Ratu Atut Chosiyah pada Pilgub Banten, 22 Oktober 2011.

Isu NII dan Implementasi Pancasila

Hiruk-pikuk berita tentang beberapa mahasiswa yang menghilang dan diduga dicuci otaknya oleh NII (Negara Islam Indonesia) telah mendominasi berita media massa dalam sebulan terakhir. Beberapa orang yang mengaku mantan NII, bahkan juga mengaku ayah-ibunya NII, telah menjadi narasumber 'utama dan terpercaya' beberapa media televisi, cetak dan online. Mereka selalu mengaitkan NII KW9 dengan Ma'had Al-Zaytun. Bahkan beberapa media cenderung telah bernada menghakimi.

Terbaru

Adik Gus Dur, KH Hasyim Wahid Wafat

Jakarta - Adik bungsu almarhum Abdurrahman Wahid (Gus Dur), KH Hasyim Wahid, meninggal dunia, Sabtu, pukul 04.18 WIB di RS Mayapada, Jakarta. Wakil Ketua...
Advertisement

Follow Us on Facebook

26,934FansSuka