Direktur Utama Pertamina

[ Ari H Soemarno ]
 
0
366
Ari H Soemarno
Ari H Soemarno | Tokoh.ID

[ENSIKLOPEDI] Pria kelahiran Yogyakarta, 14 Desember 1948, ini dilantik menjadi Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Rabu 8 Maret 2006, menggantikan Widya Purnama. Sebelumnya, lulusan Chemistry, Aachen University (Jerman) ini menjabat Direktur Pemasaran & Niaga. Ari H Soemarno didampingi Iin Arifin Takhyan (sebelumnya Dirjen ESDM) sebagai Wakil Dirut yang sebelumnya dijabat Mustiko Saleh.

Direktur Keuangan Ferederick S.T. Siahaan menggantikan Alfred Rohimone. Sedangkan Achmad Faisal menjabat Direktur Pemasaran & Niaga menggantikan Ari Soemarno. Direktur Hulu dijabat Sukusen Soemarinda menggantikan Hari Kustoro. Direktur Pengolahan dijabat Suroso Atmomartoyo. Sedangkan Direktur Umum dan SDM dijabat Sumarsono menggantikan Suprijanto.

Dirut Pertamina Ari H Soemarno mengatakan akan segera memecahkan kebuntuan mengenai operatorship blok Cepu. Dia juga menegaskan keinginan direksi baru, agar Pertamina tetap sebagai operator. Namun, katanya, pihaknya juga akan memerhatikan kepentingan yang lebih besar.

Menteri BUMN Sugiharto yang sebelumnya sering berseberangan dengan Direksi Pertamina di bawah kendali Widya Puenama, menambahkan, pemerintah lebih menginginkan penyelesaian blok Cepu secara business to business antara Pertamina dan ExxonMobil. Hanya jika benar-benar ada kebuntuan, pemerintah baru ikut campur.

Ari yang lulusan Studien Kolleg, Aachen University, Germany, itu adalah orang dalam Pertamina. Dia telah mengabdi kurang lebih 28 tahun di Pertamina. Dia memulai karir di Badak LNG plant di Bontang, Kalimantan Timur, pada 1978. Dia menghabiskan 16 tahun di Bontang, setelah itu baru ke pusat Pertamina di Jakarta pada 1994.

Di Kantor Pusat Pertamina, karirnya terus menanjak. Dia pernah menjabat Staf Khusus Direktur Hilir Pertamina (2001). Dua tahun kemudian, dia dipercaya sebagai Presdir Pertamina Trading Limited (Petral), anak perusahaan Pertamina yang bermarkas di Singapura dan Hongkong. Lalu pada era Presiden Megawati, Ari diangkat sebagai Direktur Pemasaran & Niaga, 11 Agustus 2004.

Namun dia pernah tersandung. Pada 2004, marak diberitakan bahwa Ari dihukum dengan pemotongan gaji karena melanggar berbagai regulasi tender. Diberitakan, menurut audit BPKP, saat dia menjadi pimpinan tim tender proyek LNG Bontang, Pertamina kehilangan Rp 1,2 miliar.

Tapi hal itu tak sampi membuat kepercayaan pemerintah kepadanya hilang. Ari yang merupakan anak Brigadir Jenderal Soemarno yang pernah menjabat gubernur Jakarta 1960-1964 adalah adik Rini Soewandi, Menteri Perindustrian dan Perdagangan di masa Presiden Megawati Soekarnoputri. Dia juga dekat dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro.

Men BUMN Sugiharto, juga berkeyakinan kemampuan manajemen yang dimiliki Ari Sumarno selama mempimpin Petral (anak perusahaan Pertamina) bisa diandalkan memperbaiki Pertamina. Ari diharapkan mampu meningkatkan produksi minyak Indonesia.

Sugiharto berharap, Ari mampu melakukan perbaikan di tubuh Pertamina yang belum diselesaikan pejabat sebelumnya. Misalnya, menjalankan RKAP (Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan) 2006 soal bahasan Blok Cepu, yakni menyiapkan USD 50-100 juta untuk pengeboran tahap awal.

Pergantian direksi Pertamina itu langsung dikaitkan dengan kepentingan terutama eksplorasi Blok Cepu. Proyek ini molor karena kengototan direksi sebelumnya yang dipimpin Widya Purnama. Namun, semua pejabat resmi membantah sinyalemen itu.

Sugiharto meminta direksi baru segera menuntaskan beberapa persoalan yang dihadapi Pertamina. “Terutama audit keuangan oleh auditor independen yang hingga kini masih belum selesai,” jelasnya.

Ari sendiri mengaku sanggup melaksanakan tugas yang dibebankan kepadanya. “Kami akan berusaha melaksanakan RKAP (Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan). Saya sebagai mantan direksi lama harus konsekuen,” tuturnya. e-ti | atur

Data Singkat
Ari H Soemarno, Direktur Utama Pertamina (2006-2009) / Direktur Utama Pertamina | Ensiklopedi | CEO, Pertamina, Dirut

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here