Hakim Konstitusi Termuda

[ I Dewa Gede Palguna ]
 
0
84
I Dewa Gede Palguna
I Dewa Gede Palguna | Tokoh.ID

[DIREKTORI] Pria kelahiran Bangil, Bali, 24 Desember 1961 ini merupakan hakim konstitusi termuda. Dosen hukum tata negara Fakultas Hukum Universitas Udayana ini sangat aktif ketika membahas amandemen UUD 1945 di Panitia Ad Hoc I badan Pekerja MPR. Ia menjadi hakim konstitusi pilihan DPR atas dukungan Fraksi PDIP.

1. 1988-sekarang, Dosen Tetap FH UNUD
2. 1987-1988, Dosen Luar Biasa pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra, Denpasar
3. 1997-sekarang, Asisten Dosen pada Program Magister Ilmu Hukum UNUD
4. 1997-1999, Dosen Luar Biasa pada FE UNUD untuk mata kuliah Sosiologi Politik dan Hak Atas Kekayaan Intelektual
5. 1995-1997, Sekretaris Bagian Hukum FH UNUD Internasional FH UNUD
6. 1997-1999, Ketua Bagian Hukum Internasional FH UNUD
7. 1998-1999, Anggota Badan Perencanaan dan Pengembangan UNUD
8. 1999-2001, Ketua Departemen Penelitian dan Pengembangan pada Pusat Studi Hukum dan HAM, FH UNUD
9. 1998, Anggota Pokja Otonomi Daerah, Harian Nusa dan LSM di Bali
10. 1998, Anggota Tim Penyusun Naskah Akademik RUU tentang Otonomi Daerah, FH UNUD
11. 1998, Instruktur pada Legal English Course bagi para hakim Pengadilan Tinggi Denpasar dan hakim Pengadilan Negeri se-Bali
12. 1999, Anggota Tim Penulisan Buku Ajar Hukum Humaniteir Internasional, kerjasama ICRC dengan Pusat Studi Hukum Humaniteir FH Universitas Trisakti dan Pengajar Hukum Humaniteir se-Indonesia
13. 1999, Anggota Panwas Pemilu Daerah Tk.I Bali
14. 1999-2004, Anggota MPR Utusan Daerah Bali, dan bergabung dengan FPDI Perjuangan
15. 1999-2004 Sekretaris Panitia Ad hoc II BP MPR
16. 2000-sekarang, Anggota Panitia Ad Hoc I BP MPR e-ti

I Dewa Gede Palguna was born in Bangli, Bali, 24 December 1961. This former member of the Indonesian People’s Consultative Assembly (1999-2003) finished his bachelor degree in the Faculty of Law, Udayana University, Bali in 1987. He, then, continued his master degree in Padjajaran University, Bandung in 1994. This lecturer in the Faculty of Law, Udayana University realizes that the duties of the Constitutional Court Justices are tough and therefore support and critics from others are very important.

He hopes that through its decisions, the Constitutional Court is able to fulfil the hopes of society in enforcing the rule of law and democracy in Indonesia. This father of three children considers the biggest challenge of the Constitutional Court is the fact that it is established in a condition in which the trust of the society in almost all public institution is very low. Therefore, the Constitutional Court has to show its ability in fulfilling the hopes of the society. mk

Data Singkat
I Dewa Gede Palguna, Hakim Mahkamah Konstitusi RI, 2003-2008 / Hakim Konstitusi Termuda | Direktori | MPR, Dosen, MK, Hakim Konstitusi

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here